Kisah nyata Penuh haru, Dua Kakak Adik di Bogor Bergantian pakai Seragam Pramuka hingga Dapat Bantuan

Jumat, 19 September 2025 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kisah nyata dua kakak adik di Bogor bergantian pakai seragam Pramuka, viral dan akhirnya mendapat bantuan untuk sekolah. (Foto: Dok. Kompas.com)

Kisah nyata dua kakak adik di Bogor bergantian pakai seragam Pramuka, viral dan akhirnya mendapat bantuan untuk sekolah. (Foto: Dok. Kompas.com)

Metrosiar – Film keluarga populer tahun 1997 berjudul Children of Heaven yang disutradarai Majid Majidi, mengisahkan dua kakak beradik, Ali dan Zahra, dari keluarga miskin di Teheran, Iran.

Karena keterbatasan ekonomi, keduanya harus berbagi sepasang sepatu. Zahra memakainya di pagi hari, sementara Ali bergegas pulang agar bisa mengenakannya untuk sekolah siang.

Dilansir dari Kompas.com, kisah serupa ternyata benar-benar terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dua bersaudara, Haikal Al Farizi (18) dan Haezar Alzikri (15), terpaksa saling bergantian memakai seragam Pramuka setiap hari Kamis.

Haezar, siswa kelas 3 SMP, berbagi seragam dengan kakaknya Haikal yang duduk di kelas 3 SMK. Meski bersekolah di tempat yang sama, keduanya memiliki jadwal belajar berbeda.

Baca juga:  Kemenag Luncurkan Gerakan Wakaf Pendidikan Islam, Dorong Kemandirian Madrasah dan Pesantren

“Gantian memakai baju Pramuka setiap hari Kamis. Sepatu juga. Kemarin Aa (Haikal) masuk siang, Haezar pagi,” kata Haezar saat ditemui di kontrakan mereka di Desa Bojong Indah, Kecamatan Parung, Bogor, Kamis (18/9/25), dikutip dari Kompas.com.

Mereka tinggal di rumah kontrakan sederhana di kawasan padat penduduk, tak jauh dari Jalan Raya H Mawi.

Di sana, keduanya hidup bersama sang ibu, Nina Rahmadini (40), yang mengalami gangguan jiwa, nenek mereka Sumiati, serta adik bungsu bernama Calista (9). Sang ayah meninggal dunia pada 2020.

Hidup dari Bantuan dan Gotong Royong

Keluarga ini bertahan hidup berkat uluran tangan kerabat dan para relawan yang peduli.

“Kami kerja sama, abang saya, suami saya, nenek saya juga. Terus dari bantuan juga gitu,” tutur bibi Haikal, Dika Yuniasari.

Baca juga:  Mengenal Pasangan dengan Gangguan NPD: Kisah Nyata Seorang Ibu Bangkit dari Hubungan Toksik

Menurut Dika, Haikal dan Haezar sudah saling bergantian mengenakan seragam sejak mereka duduk di kelas 1 SMP dan SMK.

“Seragam Pramukanya cuma satu bergantian. Adiknya dulu, baru abangnya gitu,” ungkapnya.

Meski sempat khawatir dengan kondisi mental keponakannya setelah video keduanya viral, perhatian masyarakat justru membawa berkah.

“Alhamdulillah, udah dibantu dari seragam sekolah, sepatu, alat tulis sama biaya sekolah. Sudah dibantu, udah dibayar,” jelas Dika.

Berkat bantuan tersebut, Haikal dan Haezar kini tak perlu lagi berbagi seragam saat berangkat sekolah.

Mereka bisa melanjutkan pendidikan dengan lebih tenang, ditemani semangat gotong royong keluarga serta dukungan para dermawan.*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Tegas Polisi di SMPN 12 Cilegon: Stop Tawuran, Jauhi Narkoba!
Belajarlah Bersyukur Atas Siswa Yang Berprilaku Buruk Ini Pesan Dari Kepala Sekolah
Prabowo : Saya Lebih Hormat Ke Pemulung Tukang Becak Yang Bekerja Keras Dibandingkan Dengan Koruptor
Nadiem Jalankan Pengadaan Chromebook Semata Untuk Kepentingan Bisnis Pribadi
Halte Bus Sekolah Gratis Milik Pemkab Tangerang Telah di Resmikan oleh Bupati dan Wagub
Harlah Pagar Nusa ke-40: UKM UNIPDU Ziarah Makam Muassis NU Jombang
Dari Panggung Santri hingga Pesan Mendalam Orang Tua, Expo Madrasah Quraniyyah 2025 Penuh Makna
Yayasan MIB dan BPJPH Serahkan Sertifikat Halal kepada 23 UMKM Tempe dan Tahu di Cimone Jaya
Kisah nyata ala film Children of Heaven terjadi di Bogor. Dua bersaudara, Haikal Al Farizi dan Haezar Alzikri, terpaksa bergantian memakai seragam serta sepatu Pramuka setiap Kamis karena keterbatasan ekonomi. Kisah mereka viral hingga menarik perhatian publik dan bantuan, membuat keduanya kini bisa sekolah dengan lebih layak.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 01:18 WIB

Pesan Tegas Polisi di SMPN 12 Cilegon: Stop Tawuran, Jauhi Narkoba!

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:45 WIB

Belajarlah Bersyukur Atas Siswa Yang Berprilaku Buruk Ini Pesan Dari Kepala Sekolah

Senin, 12 Januari 2026 - 16:42 WIB

Prabowo : Saya Lebih Hormat Ke Pemulung Tukang Becak Yang Bekerja Keras Dibandingkan Dengan Koruptor

Selasa, 6 Januari 2026 - 16:02 WIB

Nadiem Jalankan Pengadaan Chromebook Semata Untuk Kepentingan Bisnis Pribadi

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:57 WIB

Halte Bus Sekolah Gratis Milik Pemkab Tangerang Telah di Resmikan oleh Bupati dan Wagub

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB