7.000 Mahasiswa Baru UNG Dibekali Strategi Tangguh Cegah Radikalisme di PKKMB 2025

Avatar photo

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKKMB UNG 2025 bekali 7.000 mahasiswa baru strategi cegah radikalisme, wujudkan kampus damai dan persatuan bangsa. (Tribratanews)

PKKMB UNG 2025 bekali 7.000 mahasiswa baru strategi cegah radikalisme, wujudkan kampus damai dan persatuan bangsa. (Tribratanews)

Metrosiar – Sebanyak 7.000 mahasiswa baru Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 bertema “Kampus Damai, Bangsa Kuat: Strategi Pencegahan Paham Radikal di Lingkungan Perguruan Tinggi”.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Rektorat UNG ini menghadirkan narasumber dari jajaran kepolisian untuk memberikan edukasi proaktif mengenai ancaman radikalisme.

Dilansir dari Tribratanews, acara tersebut bertujuan memperkuat ketahanan mental dan ideologi mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa agar tidak mudah terpapar paham radikal.

Tiga narasumber utama hadir, yakni Dirbinmas Polda Gorontalo Kombes Pol. Imet Chairudin Tamsil, S.I.K., M.M.; perwakilan Direktorat Pencegahan Densus 88, Rian Rinaldi, M.H.; serta Katim Dai Polri, M. Atmal.

Baca juga:  Polres Metro Bekasi Bongkar Kasus Penggelapan Dana Sekolah Ratusan Juta Rupiah

Dalam pemaparannya, Kombes Pol. Imet Chairudin Tamsil menegaskan pentingnya menanamkan wawasan kebangsaan sejak dini.

“Mahasiswa adalah tulang punggung bangsa. Rasa moderasi dalam kebhinekaan harus terus dipupuk agar tidak mudah terpengaruh ideologi yang memecah belah,” ujarnya.

PKKMB UNG 2025 bekali 7.000 mahasiswa baru strategi cegah radikalisme, wujudkan kampus damai dan persatuan bangsa.
PKKMB UNG 2025 bekali 7.000 mahasiswa baru strategi cegah radikalisme, wujudkan kampus damai dan persatuan bangsa. (Tribratanews)

Sementara itu, Rian Rinaldi memaparkan tips praktis mengenali indikasi radikalisme, mulai dari ciri situs dan forum hingga individu yang berpotensi menjadi pintu masuk paham tersebut.

“Mahasiswa harus kritis dan memeriksa sumber informasi sebelum mempercayainya. Hindari konten yang memprovokasi perpecahan,” tegasnya.

Baca juga:  Pesan Penting Lurah Kutabumi di Ajang PMR Pasar Kemis, Apa Isinya?

Sejalan dengan itu, M. Atmal mengajak mahasiswa menjadi counter-narrative atau penangkal propaganda radikal.

“Kita semua harus menjadi garda terdepan dalam mencegah penyebaran paham radikal dan IRET—Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme,” katanya.

PKKMB bertema khusus ini menjadi wujud sinergi strategis antara UNG dan kepolisian untuk mencegah tumbuhnya embrio radikalisme di lingkungan kampus.

Berdasarkan pemahaman yang diperoleh, ribuan mahasiswa baru UNG mampu menjadi agen perdamaian sekaligus penggerak terciptanya kampus yang aman, harmonis, dan berkontribusi positif bagi persatuan bangsa.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Tribrata News

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah
Penggiat Lingkungan Tangsel Soroti Sampah: “Masalah Sampah Bukan Soal Anggaran!”
Plafon SDN Kutajaya 2 Nyaris Ambruk, Kepsek Minta Segera Direhab
Electrical Skill Competition Vol. 2 PNM Buka Kompetisi PLC untuk Mahasiswa, Pendaftaran Gelombang 2 Segera Berakhir
Pengawas Sekolah Pakuhaji H. Nanang Kusnadi Kobarkan Semangat Pramuka di Sekolah
Lingkungan SDN Buaran Mangga 4 Pakuhaji Makin Asri Bersih dan Nyaman
Sambut HUT ke 81 RI, Spanduk Kemerdekaan di UPT Pakuhaji Curi Perhatian Warga
Berita ini 18 kali dibaca
PKKMB UNG 2025 bekali 7.000 mahasiswa baru strategi cegah radikalisme, wujudkan kampus damai dan persatuan bangsa.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:59 WIB

Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital

Jumat, 4 September 2026 - 04:34 WIB

Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Penggiat Lingkungan Tangsel Soroti Sampah: “Masalah Sampah Bukan Soal Anggaran!”

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Plafon SDN Kutajaya 2 Nyaris Ambruk, Kepsek Minta Segera Direhab

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Electrical Skill Competition Vol. 2 PNM Buka Kompetisi PLC untuk Mahasiswa, Pendaftaran Gelombang 2 Segera Berakhir

Berita Terbaru

Mahfuz Sidik, Sekretaris Jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, memaparkan analisis mengenai skenario persaingan geopolitik Amerika Serikat dan Tiongkok.

Internasional

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:21 WIB