Metrosiar – Sebanyak 7.000 mahasiswa baru Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 bertema “Kampus Damai, Bangsa Kuat: Strategi Pencegahan Paham Radikal di Lingkungan Perguruan Tinggi”.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Rektorat UNG ini menghadirkan narasumber dari jajaran kepolisian untuk memberikan edukasi proaktif mengenai ancaman radikalisme.
Dilansir dari Tribratanews, acara tersebut bertujuan memperkuat ketahanan mental dan ideologi mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa agar tidak mudah terpapar paham radikal.
Tiga narasumber utama hadir, yakni Dirbinmas Polda Gorontalo Kombes Pol. Imet Chairudin Tamsil, S.I.K., M.M.; perwakilan Direktorat Pencegahan Densus 88, Rian Rinaldi, M.H.; serta Katim Dai Polri, M. Atmal.
Dalam pemaparannya, Kombes Pol. Imet Chairudin Tamsil menegaskan pentingnya menanamkan wawasan kebangsaan sejak dini.
“Mahasiswa adalah tulang punggung bangsa. Rasa moderasi dalam kebhinekaan harus terus dipupuk agar tidak mudah terpengaruh ideologi yang memecah belah,” ujarnya.

Sementara itu, Rian Rinaldi memaparkan tips praktis mengenali indikasi radikalisme, mulai dari ciri situs dan forum hingga individu yang berpotensi menjadi pintu masuk paham tersebut.
“Mahasiswa harus kritis dan memeriksa sumber informasi sebelum mempercayainya. Hindari konten yang memprovokasi perpecahan,” tegasnya.
Sejalan dengan itu, M. Atmal mengajak mahasiswa menjadi counter-narrative atau penangkal propaganda radikal.
“Kita semua harus menjadi garda terdepan dalam mencegah penyebaran paham radikal dan IRET—Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme,” katanya.
PKKMB bertema khusus ini menjadi wujud sinergi strategis antara UNG dan kepolisian untuk mencegah tumbuhnya embrio radikalisme di lingkungan kampus.
Berdasarkan pemahaman yang diperoleh, ribuan mahasiswa baru UNG mampu menjadi agen perdamaian sekaligus penggerak terciptanya kampus yang aman, harmonis, dan berkontribusi positif bagi persatuan bangsa.*
Editor : Frans Dhena
Sumber Berita: Tribrata News









