Viral Isu Penagihan Royalti LMKN ke Hotel di Mataram, Warganet Ramai Protes

Avatar photo

Jumat, 15 Agustus 2025 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar unggahan viral di media sosial mengenai dugaan LMKN mengirimkan surat penagihan royalti kepada pengusaha hotel di Mataram, NTB. (Threads.com/@satya.dharma77)

Tangkapan layar unggahan viral di media sosial mengenai dugaan LMKN mengirimkan surat penagihan royalti kepada pengusaha hotel di Mataram, NTB. (Threads.com/@satya.dharma77)

Metrosiar – Media sosial diramaikan dengan kabar dugaan penagihan royalti oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) terhadap sejumlah pengusaha hotel di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Isu ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun Threads @satya.dharma77 pada Selasa (12/8/25) lalu.

Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa sejumlah hotel di Mataram menerima surat tagihan royalti dari LMKN.

“Hotel-hotel di Mataram kaget dapat surat tagihan Royalti, padahal tidak menyetel musik berlisensi,” tulis akun tersebut.

Selain itu, LMKN juga disebut telah mengirimkan surat serupa ke berbagai hotel di Indonesia dengan alasan fasilitas televisi di kamar tamu dapat digunakan untuk memutar musik.

Baca juga:  Panas! Semifinal Bowali Cup Siap Meledak — Golewa Raya Tebar Ancaman, Marsela Langa Bawa Teror “Langa Boys”

“(Kata) LMKN, memang semua hotel kita surati karena di kamar pasti ada TV,” lanjut unggahan itu.

Hingga Jumat (15/8/25), postingan ini sudah dilihat lebih dari 59,1 ribu kali di Threads. Kabar tersebut memicu reaksi publik, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang merasa khawatir beban biaya tambahan akan mengganggu kenyamanan wisatawan dan keberlangsungan usaha.

Baca juga:  Panen Raya di Trimurjo Lampung Hasilkan 28.700 Ton Gabah
Postingan Threads akun @satya.dharma77 yang menyoroti dugaan penagihan royalti musik oleh LMKN kepada pengusaha hotel di Mataram, NTB.
Unggahan Threads terkait LMKN yang diduga menyurati pajak royalti ke pengusaha hotel di Mataram, NTB. (Threads.com/@satya.dharma77)

Beberapa warganet menyampaikan kritik tajam di kolom komentar.

“Makin aneh, logikanya kita menyediakan TV. Sedangkan apa yang dipertontonkan TV kita tidak bisa mengatur. Sebaiknya stop mendengarkan musik video, agar menghilang sekalian,” tulis akun @atep_minato.

“Untuk royalti TV, HP dan perangkat elektronik lainnya yang mengeluarkan suara di rumah pejabat LMKN siapa yang menagih?” sindir akun @vandri.putra.

Meski kabar ini telah viral dan menuai protes, hingga kini pihak LMKN belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan penagihan royalti tersebut.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako
Stadion Lebijaga Dilirik untuk PON 2028, KONI Pusat Soroti Fasilitas yang Masih Perlu Dibenahi
Wabup BDN Lepas 60 Atlet Pelajar Ngada ke POPDA VIII 2026, Targetkan Prestasi dan Nama Besar Daerah
Kalemdiklat Polri Beri Penghargaan kepada Kapolres Ngada, Dedikasi Tangani Pascagempa Flores Jadi Sorotan
Kemarau Panjang Buka Jejak Kampung yang Tenggelam di WGM
Prabowo Pilih Kepala BPGMN, Sosoknya Terungkap
Bukan Saat Pasien Kritis Baru Mencari Darah, PMI Ngada Gandeng Kampus STKIP Citra Bakti Bangun Kesiapsiagaan
Fotografer dan Penghulu Memanas Usai Akad, Gara-Gara Posisi Mempelai
Berita ini 20 kali dibaca
Isu dugaan penagihan royalti musik oleh LMKN kepada pengusaha hotel di Mataram, NTB, viral di media sosial dan menuai protes dari warganet. LMKN belum memberikan klarifikasi resmi.

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:21 WIB

Stadion Lebijaga Dilirik untuk PON 2028, KONI Pusat Soroti Fasilitas yang Masih Perlu Dibenahi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Kalemdiklat Polri Beri Penghargaan kepada Kapolres Ngada, Dedikasi Tangani Pascagempa Flores Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kemarau Panjang Buka Jejak Kampung yang Tenggelam di WGM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Prabowo Pilih Kepala BPGMN, Sosoknya Terungkap

Berita Terbaru