Atasi Begal dan Kriminal Yang Merajalela Jadi Alasan Menhan Bentuk 750 Batalyon

Avatar photo

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Foto. Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Kabupaten Tangerang, Metrosiar – Ketiadaan pasukan militer di tingkat kabupaten hingga banyaknya begal dan kriminalitas di pelbagai tempat turut menjadi alasan pemerintah membentuk 750 batalyon baru sampai 2029.

“Saya ingin sedikit menyinggung, apa manfaat batalyon infanteri teritorial pembangunan. Apa yang kita lihat sebelum ada batalyon teritorial pembangunan. Tadinya di kabupaten tidak ada pasukan. Apa yang terjadi? Begal kriminal itu yang besar sekali,” ujar Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, dalam rapat Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026). 

Sjafrie menjelaskan, setelah TNI menempatkan batalyon dan membangun pangkalan di daerah yang diambilnya sebagai contoh itu, begal dan kriminal seketika hilang di atas 50 persen dari daerah itu. Sebab, kata dia, tugas batalyon teritorial pembangunan termasuk melakukan patroli keliling dengan kendaraan yang disiapkan oleh industri pertahanan.

Baca juga:  TNI Perketat Keamanan di Wilayah PT Freeport Indonesia Usai Gangguan KKB

“Membangun sistem keamanan lingkungan, siskamling, yang tadinya itu menurun kemudian hidup kembali. Ini yang yang berkaitan dengan kriminalitas,” 

Sjafrie mengungkit Indonesia yang memiliki 514 kabupaten/kota dengan 287 juta penduduk. Lalu, Indonesia juga berbatasan langsung dengan 11 negara. Sjafrie menekankan, pembentukan 750 batalyon bukan untuk mengantisipasi serangan dari negara yang berbatasan dengan RI.

“Kita ingin menjaga kedaulatan negara kita. Dan kita membangun kemampuan kita ini untuk mengawal ini semua. Akhirnya mereka bisa mengerti,” ucap Sjafrie.

Ikut memutar perekonomian di tingkat daerah.

Sementara itu, Sjafrie mengatakan, anggaran untuk prajurit juga dirasakan masyarakat dengan kehadiran batalyon ini, khususnya bagi para UKM.

Menurut Sjafrie, gaji prajurit kini berputar di desa dan kecamatan, karena dibelanjakan di UKM-UKM yang ada. “Gaji yang paling kecil untuk seorang prajurit itu Rp 6 juta satu orang. Kalau dia 1.000 orang dalam 1 batalyon, dan dia belanjakan Rp 1 juta setiap bulan, berarti dia Rp 1 miliar di desa dan di kecamatan tempat mereka,” paparnya.

“Saya lihat setiap saya datang ke batalyon-batalyon, banyak sekali bangunan namanya cafe-cafe, warung-warung yang muncul. Berarti UKM ini meningkat. Dan ini yang kita tingkatkan. Itu baru Rp 1 juta. Memang komandan batalyon-nya keras, tidak boleh lebih dari Rp 2 juta setiap bulan. Jadi kalau Rp 2 juta ya berarti Rp 2 miliar di kampung ataupun di kecamatan itu. Itu dampaknya di ekonomi,” imbuh Sjafrie.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rajeg Jadi Sorotan! SPPG Baru Resmi Dibuka, Ribuan Warga Siap Rasakan Manfaatnya
3 Pilar Turun Tangan, Warga Cilegon Diajak Jaga Kamtibmas
Truk Tambang Bikin Resah, Polda Banten Siapkan Langkah Tegas
Polda Banten Perketat Penertiban Kendaraan ODOL, Kapolda Tegaskan Angkutan Tambang Wajib Taat Aturan.
Pesan Tegas di Apel Pagi Polres Cilegon, Disiplin Personel Jadi Sorotan Utama
Tegang! Prajurit Kodim 0510 Jalani Tes Penentu Kenaikan Pangkat
Kapolda Banten Buka Suara: “Kami Tidak Anti Kritik”
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:25 WIB

Atasi Begal dan Kriminal Yang Merajalela Jadi Alasan Menhan Bentuk 750 Batalyon

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:03 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WIB

Rajeg Jadi Sorotan! SPPG Baru Resmi Dibuka, Ribuan Warga Siap Rasakan Manfaatnya

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:51 WIB

3 Pilar Turun Tangan, Warga Cilegon Diajak Jaga Kamtibmas

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:24 WIB

Truk Tambang Bikin Resah, Polda Banten Siapkan Langkah Tegas

Berita Terbaru

Botol berisi cairan berwarna dipasang warga Kalosi di sekitar teras rumah sebagai cara sederhana mengusir ayam dan melindungi tanaman bunga dari gangguan hama.

Tips & Trik

Misteri Botol Cairan Berwarna di Teras Rumah Warga Kalosi

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:33 WIB

Foto Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

TNI POLRI

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:03 WIB