Sigap 112: Layanan Darurat Cepat dan Responsif untuk Warga Kabupaten Tangerang

Avatar photo

Rabu, 5 Maret 2025 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tangerang menjelaskan bahwa Sigap 112 beroperasi selama 24 jam penuh tanpa dipungut biaya. (Dok. Pribadi/Metrosiar)

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tangerang menjelaskan bahwa Sigap 112 beroperasi selama 24 jam penuh tanpa dipungut biaya. (Dok. Pribadi/Metrosiar)

Metrosiar – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan menghadirkan layanan darurat Sigap 112.

Layanan ini memungkinkan warga untuk melaporkan keadaan darurat seperti kebakaran, kecelakaan, tindak kriminal, atau keadaan gawat darurat lainnya secara cepat dan mudah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tangerang menjelaskan bahwa Sigap 112 beroperasi selama 24 jam penuh tanpa dipungut biaya.

Baca juga:  Desa Lontar Gelar Bakti Sosial: Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Pembagian 1000 Paket Beras bersama CSR ASG

Masyarakat yang membutuhkan bantuan hanya perlu menghubungi nomor 112, dan petugas akan segera merespons serta berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti kepolisian, pemadam kebakaran, dan tenaga medis.

“Layanan ini hadir untuk memberikan kemudahan bagi warga dalam mendapatkan bantuan saat situasi darurat. Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkannya dengan baik,” ujar Kepala Diskominfo.

Sejak dioperasikan, Sigap 112 telah menangani berbagai laporan dari masyarakat, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga bencana alam.

Baca juga:  Tips Persiapan Mudik Lebaran 2025: Pastikan Perjalanan Aman, Nyaman, dan Lancar

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga terus melakukan sosialisasi agar layanan ini lebih dikenal dan dimanfaatkan secara optimal oleh warga.

Masyarakat diimbau untuk menggunakan layanan Sigap 112 secara bertanggung jawab dan hanya untuk keadaan darurat guna memastikan bantuan dapat diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan.(*)

Sumber Berita: Red

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rp24,8 Miliar untuk Gempa Ngada, Banpres Rp20 Miliar Jadi Suntikan Terbesar
99 Persen Bantuan Gempa Ngada Sudah Tersalur, BPBD Kejar Tuntas 100 Persen Pekan Ini
Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata
Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau
RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan
Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri
Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:29 WIB

Rp24,8 Miliar untuk Gempa Ngada, Banpres Rp20 Miliar Jadi Suntikan Terbesar

Kamis, 10 September 2026 - 20:56 WIB

99 Persen Bantuan Gempa Ngada Sudah Tersalur, BPBD Kejar Tuntas 100 Persen Pekan Ini

Rabu, 9 September 2026 - 20:35 WIB

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata

Rabu, 9 September 2026 - 12:34 WIB

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 11:15 WIB

Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri

Berita Terbaru