Pemprov Banten Tegaskan Komitmen Dukung Kemandirian Energi Nasional dan Investasi

Avatar photo

Kamis, 22 Mei 2025 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tampak tiba di lokasi acara Konvensi dan Pameran Tahunan ke-49 Indonesian Petroleum Association (IPA). (Dok. Biro Adminprov Banten)

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tampak tiba di lokasi acara Konvensi dan Pameran Tahunan ke-49 Indonesian Petroleum Association (IPA). (Dok. Biro Adminprov Banten)

Metrosiar – Gubernur Banten Andra Soni, menegaskan Pemerintah Provinsi Banten sepenuhnya mendukung kebijakan Pemerintah Pusat dalam mewujudkan kemandirian energi nasional.

Selain itu, Pemprov Banten juga membuka peluang seluas-luasnya bagi investasi yang berkaitan dengan sektor energi mandiri di wilayahnya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Andra Soni usai menghadiri Peresmian Konvensi dan Pameran Tahunan ke-49 Indonesian Petroleum Association (IPA) yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Hall Nusantara, ICE BSD, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (21/5/2025).

“Wilayah kita Provinsi Banten menjadi tuan rumah kegiatan Indonesian Petroleum Association dalam rangka eksebisi dan konvensi,” ujar Andra Soni kepada awak media.

Ia menambahkan bahwa dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kedaulatan pangan dan energi sebagai pilar utama kedaulatan sebuah bangsa.

“Tadi disampaikan dalam sambutan oleh Bapak Presiden bahwa kedaulatan pangan dan kedaulatan energi merupakan hal yang sangat mendasar untuk sebuah kedaulatan bangsa,” imbuhnya.

Baca juga:  Mesti Jadi Pembeda, Asisten 2 Setda Ngada Minta KSP Kopdit Setiawan Pastikan Setiap Rupiah Yang Dipinjam Mampu Gerakkan Ekonomi Anggota

Andra Soni juga menyampaikan Provinsi Banten telah menjadi salah satu pusat hilirisasi industri petrokimia berbasis migas di Indonesia.

Oleh karena itu, Pemprov Banten terus memberikan dukungan konkret terhadap program kemandirian energi yang dicanangkan Pemerintah Pusat.

“Kita ini (Provinsi Banten, red) menjadi salah satu dari sentra hilirisasi. Pemerintah Provinsi Banten terus berupaya memberikan dukungan kepada program Pemerintah Pusat dan juga investasi yang berkaitan dengan kemandirian energi di Provinsi Banten,” ungkapnya.

Ia menambahkan, “Insya Allah kita akan selalu support.”

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tengah berupaya keras mencapai swasembada energi sebagai bagian dari agenda besar mewujudkan kedaulatan bangsa.

Ia menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian sektor pangan nasional yang telah melampaui target produksi dalam waktu enam bulan terakhir, serta menyebut cadangan beras dan jagung saat ini sebagai yang terbesar dalam sejarah Indonesia.

Baca juga:  Peduli Warga, Pemerintah Kecamatan Kemiri dan Desa Kemiri Lakukan Peninjauan Rumah Tidak Layak Huni

Menurut Presiden, keberhasilan tersebut bukanlah hal yang mustahil dicapai di sektor energi.

“Potensi energi kita sangat besar,” tegasnya.

Ia juga menyoroti potensi besar energi terbarukan di Indonesia, termasuk energi air (hydro), angin, dan ombak.

Dalam upaya mempercepat pemanfaatan energi tersebut, Presiden mendorong penyederhanaan regulasi di sektor energi.

“Sederhanakan regulasi. Pejabat yang tidak mau sederhanakan regulasi akan saya ganti. Banyak anak muda yang menunggu diberi kesempatan,” ungkapnya.

Presiden Prabowo menutup pernyataannya dengan penuh optimisme, “Kita sangat optimis sebentar lagi kita kembali mensuplai energi dunia.”

Ia pun menyampaikan keyakinannya pada tahun 2028, Indonesia akan mampu mencapai swasembada energi secara penuh.(*)

Sumber Berita: Siaran pers

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rp24,8 Miliar untuk Gempa Ngada, Banpres Rp20 Miliar Jadi Suntikan Terbesar
99 Persen Bantuan Gempa Ngada Sudah Tersalur, BPBD Kejar Tuntas 100 Persen Pekan Ini
Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata
Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau
RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan
Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri
Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:29 WIB

Rp24,8 Miliar untuk Gempa Ngada, Banpres Rp20 Miliar Jadi Suntikan Terbesar

Kamis, 10 September 2026 - 20:56 WIB

99 Persen Bantuan Gempa Ngada Sudah Tersalur, BPBD Kejar Tuntas 100 Persen Pekan Ini

Rabu, 9 September 2026 - 20:35 WIB

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata

Rabu, 9 September 2026 - 12:34 WIB

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 11:15 WIB

Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri

Berita Terbaru