Kolom Abu Erupsi Semeru Setinggi 1.200 Meter Mengarah ke Utara dan Timur Laut

Sabtu, 15 Maret 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, dengan kolom abu setinggi 1.200 meter, Sabtu (15/3/2025). //Dok. CCTV Semeru//

Potret erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, dengan kolom abu setinggi 1.200 meter, Sabtu (15/3/2025). //Dok. CCTV Semeru//

Metrosiar – Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (15/3/2025) pukul 16.02 WIB. Kolom abu yang terpantau mencapai ketinggian 1.200 meter, dengan arah angin ke utara dan timur laut.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Sabtu, 15 Maret 2025 pukul 16.02 WIB dengan tinggi kolom abu teramati 1.200 meter di atas puncak,” ungkap petugas Pos Pemantauan Gunung Api (PPGA) Semeru, Mukdas Sofian, dalam keterangan resmi.

Baca juga:  Pempus Dorong Peran Jawa Timur pada Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pertanian

PPGA Semeru mencatatkan lima kali letusan sejak pukul 00.00 hingga 17.00 WIB, meskipun beberapa erupsi tidak dapat terpantau secara visual akibat kabut tebal.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono, aktivitas Gunung Semeru saat ini masih berada pada status level II atau waspada.

BPBD mengimbau agar warga tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 8 kilometer dari puncak.

Selain itu, masyarakat juga dilarang berada dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, mengingat potensi perluasan awan panas dan aliran lahar yang bisa menjangkau hingga 13 kilometer dari puncak.

Baca juga:  Walau Pernah Berseteru, Razman Nasution Siap Bantu Nikita Mirzani Dalam Kasusnya

“Waspada terhadap potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru,” tambah Yudhi.

Curah hujan tinggi yang sering melanda kawasan sekitar Semeru juga menambah risiko banjir lahar.(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:26 WIB

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB