Kisah Tragis Eks Pemain Sirkus: Dugaan Eksploitasi di Oriental Circus Indonesia, Kemenkum HAM Turun Tangan

Avatar photo

Rabu, 16 April 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kisah Kelam Mantan Penghibur OCI: Dugaan Eksploitasi dan Kekerasan Terungkap, Potret Logo Taman Safari (Facebook Taman Safari)

Kisah Kelam Mantan Penghibur OCI: Dugaan Eksploitasi dan Kekerasan Terungkap, Potret Logo Taman Safari (Facebook Taman Safari)

Metrosiar – Sejumlah perempuan yang merupakan mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) mengungkap pengalaman menyedihkan selama puluhan tahun bekerja di dunia pertunjukan. Mereka tampil di berbagai lokasi, termasuk Taman Safari Indonesia, dan mengaku mengalami berbagai bentuk kekerasan dan perlakuan tidak manusiawi.

Cerita tersebut disampaikan langsung kepada Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, pada Selasa, 15 April 2025. Salah satu mantan pemain, Butet, mengisahkan kekerasan fisik yang ia alami jika tampilnya dinilai buruk. Ia bahkan pernah dirantai menggunakan rantai gajah hingga kesulitan buang air. Dalam kondisi hamil, Butet tetap dipaksa tampil di atas panggung dan tidak diizinkan menyusui anaknya setelah melahirkan. Ia juga pernah dipaksa memakan kotoran gajah karena ketahuan mengambil makanan.

Baca juga:  Terungkap Penundaan Pengangkatan CASN dan PPPK: 207 Instansi Ajukan Permohonan

Butet mengaku tidak mengetahui identitas aslinya karena sejak kecil sudah dilatih untuk menjadi pemain sirkus. Hal serupa dialami oleh putrinya, Fifi, yang dibesarkan di lingkungan sirkus tanpa mengetahui siapa ibu kandungnya. Fifi baru mengetahui bahwa Butet adalah ibunya saat beranjak dewasa. Karena tidak kuat menahan perlakuan kasar, Fifi sempat melarikan diri melalui hutan dan dibantu warga sebelum akhirnya ditemukan kembali.

Baca juga:  Rakor Besar Jelang Lebaran, Kapolda Banten Beberkan Strategi Khusus Amankan Idul Fitri 1447 H

Menanggapi laporan ini, Kementerian Hak Asasi Manusia akan memanggil pihak Taman Safari Indonesia guna menindaklanjuti dugaan eksploitasi dan pelanggaran HAM yang dilaporkan para mantan pekerja OCI. Menurut Wakil Menteri HAM, pemanggilan akan dilakukan dalam waktu dekat, seiring dengan rekomendasi dari Komnas HAM.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Kompas tv

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi
Tanda Tanda Keruntuhan Israel Ungkap Wamenlu RI
Cara Polisi Puloampel Jaga Kamtibmas Ini Bikin Warga Makin Dekat
Terbongkar! WN Rusia Bawa 7,8 Kg Hashish ke Bali, Akhirnya Tertangkap
170 Paket Sembako Dibagikan, Aksi Sosial Polda Banten di Karian Curi Perhatian
Ribuan Tenaga Bersatu di Jalur Ekstrem, Ini Pesan Kapolda Banten!
Jembatan Vital di Ciomas Disulap, Aksi Ditsamapta Polda Banten Jadi Sorotan
Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan
Berita ini 30 kali dibaca
Sejumlah mantan pemain Oriental Circus Indonesia mengungkap pengalaman pahit selama puluhan tahun, termasuk kekerasan, eksploitasi, dan perlakuan tidak manusiawi. Kementerian HAM akan memanggil pihak terkait untuk menindaklanjuti laporan pelanggaran tersebut.

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:35 WIB

Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:38 WIB

Tanda Tanda Keruntuhan Israel Ungkap Wamenlu RI

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:03 WIB

Cara Polisi Puloampel Jaga Kamtibmas Ini Bikin Warga Makin Dekat

Senin, 8 Juni 2026 - 22:12 WIB

170 Paket Sembako Dibagikan, Aksi Sosial Polda Banten di Karian Curi Perhatian

Senin, 8 Juni 2026 - 21:04 WIB

Ribuan Tenaga Bersatu di Jalur Ekstrem, Ini Pesan Kapolda Banten!

Berita Terbaru

Foto : Mantan Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya

Hukum & Kriminal

Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi

Rabu, 10 Jun 2026 - 13:35 WIB

Foto : Wamenlu RI Anis Matta

Nusantara

Tanda Tanda Keruntuhan Israel Ungkap Wamenlu RI

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:38 WIB

Foto : Victor Lai

Olahraga

Menyenangkan Bertanding di Istora

Rabu, 10 Jun 2026 - 10:48 WIB