Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Cilacap, Getaran Terasa di Sejumlah Wilayah

Avatar photo

Jumat, 4 April 2025 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Episentrum gempa terletak sekitar 80 kilometer tenggara Cilacap dengan kedalaman 10 kilometer. (Istimewa)

Episentrum gempa terletak sekitar 80 kilometer tenggara Cilacap dengan kedalaman 10 kilometer. (Istimewa)

Metrosiar – Gempa berkekuatan Magnitudo (M) 5,0 mengguncang wilayah Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat (4/4/2025) pukul 13:59:48 WIB.

Getaran gempa ini juga dirasakan hingga ke beberapa daerah sekitarnya.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun resmi mereka di media sosial X (Twitter), pusat gempa berada di koordinat 8,43 derajat Lintang Selatan (LS) dan 109,18 derajat Bujur Timur (BT).

Episentrum gempa terletak sekitar 80 kilometer tenggara Cilacap dengan kedalaman 10 kilometer.

Baca juga:  Gubernur Andra Soni Dukung DOB Cilangkahan: Siap Mekar, Infrastruktur Dikebut

BMKG memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. “Tidak berpotensi tsunami,” demikian pernyataan resmi BMKG.

Sejumlah wilayah yang ikut merasakan getaran gempa di antaranya adalah Yogyakarta, Purwokerto, Kebumen, Cilacap, Bantul, dan Pacitan.

Meskipun guncangan cukup terasa di beberapa daerah, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.

Baca juga:  Lahan 1 Hektare Digarap! Polda Banten Tancap Gas Tanam Jagung

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG guna mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

BMKG juga mengingatkan agar warga tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Pihak berwenang setempat saat ini masih melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan situasi tetap terkendali pasca-gempa.

Jika terdapat informasi lebih lanjut mengenai dampak gempa ini, akan segera disampaikan kepada masyarakat.

Editor : Ahmad

Sumber Berita: kompas.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif
147 CPNS Ngada Resmi Lulus, Bupati Ray: Jangan Terjebak Rutinitas, Hadir untuk Masyarakat
Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”
Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif
Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria
15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September
Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital
Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:49 WIB

3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif

Selasa, 22 September 2026 - 16:42 WIB

Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”

Minggu, 20 September 2026 - 00:36 WIB

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif

Sabtu, 19 September 2026 - 06:59 WIB

Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria

Jumat, 18 September 2026 - 11:51 WIB

15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September

Berita Terbaru

Peserta Parade IAWP 2026 dari berbagai negara berjalan dalam iring-iringan dengan membawa papan nama negara dan mengenakan seragam serta pakaian tradisional masing-masing. Parade berlangsung di kawasan Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Bali.

TNI POLRI

450 Polwan dari 43 Negara Semarakkan Parade IAWP 2026 di Bali

Selasa, 22 Sep 2026 - 20:49 WIB