Dari Jombang, Pagar Nusa Siapkan Pendekar Santri Berjiwa Pengusaha

Avatar photo

Senin, 29 Desember 2025 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lingpasraga dan PNIB gelar workshop kewirausahaan dan leadership di Jombang jelang Harlah ke-40 Pagar Nusa, dorong BUPN. (Foto: Nedu Wodo/Metrosiar)

Lingpasraga dan PNIB gelar workshop kewirausahaan dan leadership di Jombang jelang Harlah ke-40 Pagar Nusa, dorong BUPN. (Foto: Nedu Wodo/Metrosiar)

Jombang, Metrosiar – Menjelang peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-40 Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa, semangat kemandirian ekonomi mulai digaungkan dari Kota Santri, Jombang.

Padepokan Lingpasraga bersama PNIB Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB), di bawah bimbingan Kang Edy Riyanto dan AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), menggelar Workshop Kewirausahaan dan Leadership bagi pendekar santri Pagar Nusa, Minggu (28/12/25).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian refleksi menuju empat dekade khidmah Pagar Nusa.

Lingpasraga dan PNIB gelar workshop kewirausahaan dan leadership di Jombang jelang Harlah ke-40 Pagar Nusa, dorong BUPN. (Foto: Nedu Wodo/Metrosiar)

Tujuannya bukan hanya menguatkan peran pendekar dalam menjaga tradisi pencak silat dan membela ulama serta bangsa, tetapi juga membangun ketangguhan ekonomi kader di tengah tantangan zaman.

“Pendekar Pagar Nusa harus naik kelas. Tidak cukup kuat secara fisik dan ideologis, tetapi juga harus mandiri secara ekonomi,” ujar Kang Edy Riyanto dalam sambutannya.

Pendekar Santri Harus Berdikari Secara Ekonomi

Lingpasraga dan PNIB gelar workshop kewirausahaan dan leadership di Jombang jelang Harlah ke-40 Pagar Nusa, dorong BUPN. (Foto: Nedu Wodo/Metrosiar)

Ketua Umum PNIB sekaligus pembina Padepokan Lingpasraga, Gus Wal, menegaskan memasuki usia ke-40 tahun, Pagar Nusa dituntut untuk menjawab perubahan zaman dengan langkah konkret.

Baca juga:  Hujan Deras Guyur Kutabumi, Polisi Sigap Pantau Genangan dan Lalu Lintas

Menurutnya, ghiroh bela diri harus berjalan seiring dengan kemandirian finansial agar organisasi tetap kokoh, berdaya, digdaya, dan bermartabat.

“Di usia kematangan ini, kita ingin mencetak kader pendekar santri yang kaffah. Mentalitas ‘tangan di atas’ harus dimiliki. Kewirausahaan adalah ijtihad untuk menjaga kedaulatan ekonomi jamaah dan jam’iyah,” tegas Gus Wal, didampingi H. Abdul Rokhim, Pengurus PW Pagar Nusa Jawa Timur.

Bekal Leadership Berbasis Aswaja

Lingpasraga dan PNIB gelar workshop kewirausahaan dan leadership di Jombang jelang Harlah ke-40 Pagar Nusa, dorong BUPN. (Foto: Nedu Wodo/Metrosiar)

Selain kewirausahaan, workshop ini juga menitikberatkan pada penguatan kepemimpinan (leadership) yang berpijak pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Materi yang diberikan meliputi:

  • Tawazzun (keseimbangan) antara pengabdian organisasi dan profesionalisme usaha
  • Akselerasi UMKM, mendorong pendekar memiliki unit usaha mandiri
  • Networking lintas sektor, memperkuat ekosistem bisnis berbasis ta’awun antar-kader

Peserta yang mayoritas generasi muda pendekar santri tampak antusias mengikuti diskusi dan praktik kewirausahaan.

Baca juga:  Peran Perempuan Jadi Sorotan di Forum Kepolisian Dunia Bali

Workshop ini diawali dengan contoh usaha kreatif berupa pembuatan pigura dan meja rias dari limbah kayu sebagai model usaha berbasis kearifan lokal.

Menjaga Warisan Kiai dari Jombang

Lingpasraga dan PNIB gelar workshop kewirausahaan dan leadership di Jombang jelang Harlah ke-40 Pagar Nusa, dorong BUPN. (Foto: Nedu Wodo/Metrosiar)

Pemilihan Jombang sebagai lokasi kegiatan memiliki makna historis yang kuat. Sebagai tempat lahirnya Nahdlatul Ulama, Jombang menjadi simbol bahwa Pagar Nusa adalah pagar pesantren dan penjaga kiai.

“Inisiatif ini diharapkan menjadi pemantik bagi padepokan lain untuk memperkuat SDM, tidak hanya dari sisi teknis bela diri, tetapi juga ekonomi dan kepemimpinan,” terang Gus Wal.

Dorong Pembentukan BUPN

Menutup kegiatan, Padepokan Lingpasraga mengajak seluruh pimpinan cabang, wilayah, hingga pusat Pagar Nusa untuk menginisiasi pembentukan BUPN (Badan Usaha Pagar Nusa) sebagai wadah kreativitas dan pemberdayaan ekonomi santri pendekar.

“Melalui BUPN, kita ingin menghadirkan manfaat nyata bagi padepokan dan kader Pagar Nusa. Inilah wujud khidmah pendekar santri untuk NU, agama, dan bangsa,” pungkas Gus Wal.*

Editor : Nedu Wodo

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong
PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional
FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Berita ini 55 kali dibaca
Menjelang Harlah ke-40 Pagar Nusa, Padepokan Lingpasraga bersama PNIB menggelar Workshop Kewirausahaan dan Leadership di Jombang. Kegiatan ini membekali pendekar santri dengan jiwa kepemimpinan, kemandirian ekonomi, dan semangat Aswaja. Melalui inisiatif pembentukan BUPN, Pagar Nusa mendorong lahirnya unit usaha mandiri sebagai penguat organisasi, pesantren, dan kesejahteraan kader di tengah tantangan zaman.

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 11:51 WIB

PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Berita Terbaru