Aksi Koboi di Jalan Raya Jadi Perhatian Publik, Siapa Hartono Soekwanto

Avatar photo

Selasa, 4 Maret 2025 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah video yang menampilkan seorang pria mengetuk kaca mobil dengan keras sambil memegang senjata api tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Kejadian ini berlangsung di kawasan Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. (Tangkapan layar video di akun Instagram Ahmad Sahroni)

Sebuah video yang menampilkan seorang pria mengetuk kaca mobil dengan keras sambil memegang senjata api tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Kejadian ini berlangsung di kawasan Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. (Tangkapan layar video di akun Instagram Ahmad Sahroni)

Metrosiar – Peristiwa yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial menunjukkan aksi seorang tokoh bisnis terkemuka di Kota Bandung, Jawa Barat.

Seorang pria berpostur tegap terlihat dalam rekaman sedang mengetuk pintu sebuah kendaraan dengan cukup intens sambil membawa sebuah benda yang menyerupai alat pertahanan diri.

Sosok tersebut kemudian diketahui bernama Hartono Soekwanto, seorang pengusaha sukses yang juga memiliki kecintaan mendalam terhadap ikan koi dan dikenal luas di komunitas kolektor ikan hias.

Langkah Kooperatif dan Klarifikasi di Kepolisian

Hartono kemudian secara proaktif mendatangi Mapolres Cimahi untuk memberikan penjelasan terkait insiden tersebut.

“Benar, yang bersangkutan telah menunjukkan itikad baik dengan datang ke Polres Cimahi dan saat ini sedang dalam proses klarifikasi,” ujar Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, Senin.

Pihak kepolisian tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memahami latar belakang kejadian yang melibatkan kendaraan berisi beberapa individu tersebut.

Baca juga:  Ahmad Luthfi Tegaskan Penanganan Siswa Nakal Harus Sesuai Aturan Hukum, Kenapa Harus Ngarang?

“Kami telah menerima laporan dari pihak yang bersangkutan dan saat ini masih dalam tahap pendalaman dengan mendengar keterangan kedua belah pihak,” tambah Tri.

Hartono Soekwanto: Pengusaha dan Pehobi Ikan Koi

Hartono Soekwanto dikenal sebagai seorang pebisnis asal Bandung yang memiliki reputasi tinggi dalam dunia perikanan hias, khususnya ikan koi.

Berdasarkan informasi dari situs muri.org, ia merupakan figur penting dalam perkembangan industri koi di Indonesia.

Namanya semakin dikenal setelah menjadi orang Indonesia pertama yang meraih Grand Champion pada ajang bergengsi Nishikigoi Off the World 2013 di Jepang dengan ikan koi jenis Kohaku bernama Mu-Lan Legend.

Prestasi tersebut mendorong peningkatan kualitas budidaya koi dalam negeri dan memperkuat eksistensi komunitas pencinta koi di Indonesia.

Baca juga:  Sigap 112: Layanan Darurat Cepat dan Responsif untuk Warga Kabupaten Tangerang

Tak hanya itu, Hartono juga aktif dalam organisasi koi, termasuk menjabat sebagai Presiden Zen Nippon Airinkai (ZNA) Bandung Chapter pada 2019.

Di bawah kepemimpinannya, organisasi ini mencetak rekor dunia dalam All Indonesia Koi Show 2019 dengan jumlah peserta ikan terbanyak yang pernah tercatat di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Peristiwa yang Menarik Perhatian Publik

Insiden yang menjadi sorotan ini terjadi di kawasan Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu siang.

Dalam rekaman video yang beredar, Hartono tampak melakukan gestur tertentu ke arah sebuah kendaraan yang ditumpangi beberapa perempuan.

Ia juga terlihat berusaha membuka pintu mobil di tengah antrean lalu lintas.

Pihak berwenang masih melakukan klarifikasi lebih lanjut terkait peristiwa ini guna mendapatkan gambaran yang lebih utuh.(*)

Editor : Konrad Wodo

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa
Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi
Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan
Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak
PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun
BNPB Puji Ngada Kompak Hadapi Gempa, Isroil: Ini Modal Besar Pemulihan
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 07:03 WIB

Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas

Minggu, 13 September 2026 - 06:21 WIB

Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa

Sabtu, 12 September 2026 - 12:13 WIB

Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada

Jumat, 11 September 2026 - 18:00 WIB

Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan

Berita Terbaru

Ucapan duka keluarga besar AW Salembun atas berpulangnya Almarhumah Maria E. A.A.A. Felnditi, S.H., ke pangkuan Bapa di Surga.

Nusantara

Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:13 WIB