Langit Mendung dan Peringatan BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Indonesia

Avatar photo

Rabu, 5 Maret 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat, petir, banjir rob, dan gelombang tinggi. (Ilustrasi: pexels.com/@hikaique)

BMKG mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat, petir, banjir rob, dan gelombang tinggi. (Ilustrasi: pexels.com/@hikaique)

Metrosiar – Pagi ini, suasana di berbagai penjuru Indonesia diselimuti oleh awan mendung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda beberapa wilayah pada Rabu ini.

Hujan deras, kilatan petir, hingga banjir rob menjadi ancaman yang perlu diantisipasi.

Hujan dan Petir Mengguyur Sejumlah Kota

Menurut pemantauan BMKG yang disampaikan oleh Prakirawan April Akbar, sejumlah kota besar diperkirakan akan diguyur hujan dengan intensitas berbeda-beda.

Kota-kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang, dan Makassar akan mengalami hujan ringan dengan curah hujan yang tidak melebihi 2,5 mm per jam.

Namun, di beberapa wilayah lain, hujan disertai petir diperkirakan akan terjadi, membawa suasana langit yang lebih dramatis.

Kota-kota seperti Padang, Jambi, Bengkulu, hingga Merauke termasuk dalam daftar wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap sambaran petir yang berbahaya.

Mendung, Kabut, dan Suhu Hangat

Tidak semua daerah akan diguyur hujan. Beberapa kota, seperti Banda Aceh, Surabaya, dan Denpasar, akan diselimuti awan tebal dan kabut, dengan suhu udara yang berkisar antara 24 hingga 31 derajat Celcius.

Baca juga:  Mudik Memuncak! Menhub hingga Kapolda Turun Langsung ke Merak, Ini Strategi Besarnya

Meski tampak lebih tenang, kondisi ini tetap perlu diperhatikan, terutama bagi para pengendara yang mungkin menghadapi jarak pandang terbatas akibat kabut.

Faktor Penyebab: Sirkulasi Siklonik dan Pertemuan Angin

Fenomena cuaca ekstrem ini terjadi akibat berbagai faktor atmosfer. BMKG mencatat adanya sirkulasi siklonik di Samudera Hindia sebelah barat daya Bengkulu serta perlambatan kecepatan angin di sepanjang wilayah Aceh hingga Laut Sulawesi.

Selain itu, daerah pertemuan angin di beberapa perairan strategis juga turut berkontribusi terhadap kondisi cuaca saat ini.

Ancaman Banjir Rob di Pesisir

Bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir, peringatan banjir rob juga perlu diperhatikan.

BMKG mengidentifikasi beberapa wilayah, termasuk Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Maluku, dan Papua, berpotensi mengalami kenaikan air laut yang dapat mengakibatkan genangan di daerah pesisir.

Gelombang Tinggi dan Risiko bagi Pelaut

Baca juga:  Ratusan OMK Bersatu di Boba, TOMKA Kevikepan Bajawa Resmi Dibuka, Kobarkan Semangat Iman dan Pelayanan

Selain ancaman hujan dan banjir rob, BMKG juga mengingatkan para nelayan dan pelaku pelayaran untuk mewaspadai gelombang tinggi.

Kecepatan angin yang meningkat hingga lebih dari 25 knots di Samudera Pasifik timur Filipina dan Samudera Hindia barat Sumatera berpotensi memicu ombak besar yang berbahaya bagi kapal kecil maupun kapal nelayan.

Prakiraan Cuaca di Berbagai Kota

Hujan Disertai Petir

  1. Padang
  2. Jambi
  3. Bengkulu
  4. Palembang
  5. Pangkal Pinang
  6. Bandar Lampung
  7. Palangka Raya
  8. Samarinda
  9. Manado
  10. Nabire
  11. Jayawijaya
  12. Merauke.

Hujan Ringan (≤2,5 mm/jam)

  1. Medan
  2. Pekanbaru
  3. Tanjung Pinang
  4. Serang
  5. Jakarta
  6. Bandung
  7. Semarang
  8. Yogyakarta
  9. Pontianak
  10. Tanjung Selor
  11. Banjarmasin
  12. Makassar
  13. Mamuju
  14. Palu
  15. Gorontalo
  16. Kendari
  17. Ternate
  18. Ambon
  19. Sorong
  20. Manokwari
  21. Jayapura.

Berawan atau Berkabut

  1. Banda Aceh
  2. Surabaya
  3. Denpasar
  4. Mataram
  5. Kupang.

Wilayah Berpotensi Mengalami Banjir Rob

  1. Sumatera Utara
  2. Kalimantan Selatan
  3. Sulawesi Utara
  4. Maluku
  5. Papua
  6. Papua Selatan.

Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi cuaca terkini dari BMKG guna mengantisipasi dampak yang ditimbulkan oleh kondisi ekstrem ini.(*)

Editor : Konrad Wodo

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong
PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional
FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 11:18 WIB

Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong

Kamis, 5 November 2026 - 11:51 WIB

PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Berita Terbaru