Prabowo Apresiasi Kinerja Badan Gizi Nasional dalam Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang Dimulai 6 Januari 2025, Target 6 Juta Penerima Manfaat Sampai Akhir Juli 2025

Avatar photo

Selasa, 18 Februari 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutannya pada HUT Partai Gerindra ke-17 di SICC Bogor, 15 Februari 2025, mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dimulai pada 6 Januari 2025. (Dok. Gerindra TV)

Foto: Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutannya pada HUT Partai Gerindra ke-17 di SICC Bogor, 15 Februari 2025, mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dimulai pada 6 Januari 2025. (Dok. Gerindra TV)

Metrosiar – Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diluncurkan pada 6 Januari 2025, adalah inisiatif dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang berada di bawah naungan pemerintah untuk memastikan pelaksanaannya.

Pernyataan Presiden Prabowo Mengenai Pembentukan BGN

Pada perayaan HUT Partai Gerindra ke-17 yang diselenggarakan di SICC Bogor pada 15 Februari 2025, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa BGN dibentuk selama kepemimpinan Presiden Jokowi. Menurut Prabowo, BGN telah bekerja cepat dalam menjalankan program MBG.

“Uangnya ada Bung, ada uangnya tapi siapa yang membentuk Badan Gizi Nasional, siapa yang tanda tangan sebelum Oktober 20? Yang bentuk Pak Joko Widodo,” ujar Prabowo.

Baca juga:  10 PTS Tawarkan Beasiswa Jalur Nilai UTBK SNBT 2025

Prabowo menekankan meskipun pelantikan dirinya baru terjadi setelah Oktober, BGN sudah mulai beroperasi jauh sebelumnya.

Target Penerima Manfaat MBG hingga Juli 2025

Prabowo mengungkapkan BGN menargetkan 6 juta orang untuk menerima manfaat MBG pada akhir Juli 2025. Hingga minggu ini, sudah ada 770 ribu penerima manfaat yang menikmati program tersebut.

“Saya diberitahu bahwa berapa hari ini sudah sampai 770 ribu anak dan akhir bulan Februari sudah sampai 1 juta dan seterusnya,” ujar Prabowo.

Perkembangan dan Target Program MBG

Program MBG direncanakan dalam dua periode. Pada periode pertama, dimulai Januari hingga April 2025, targetnya adalah 3 juta penerima manfaat.

Baca juga:  BPJPH dan Yayasan Mib-Indonesia Perkuat Sinergi untuk Percepatan Sertifikasi Halal Nasional

Pada periode kedua, dari April hingga Agustus 2025, targetnya meningkat menjadi 6 juta penerima manfaat.

Di akhir tahun, pemerintah menargetkan 15 juta orang akan menerima manfaat dengan anggaran BGN sebesar Rp71 triliun.

Anggaran dan Penyesuaian Keuangan

Meski awalnya pemerintah merencanakan tambahan anggaran sebesar Rp100 triliun untuk mencapai target 89 juta penerima manfaat, BGN mengalami pemotongan anggaran sebesar 0,28 persen, mengurangi anggaran sebesar Rp200,2 miliar.

Namun, meskipun terjadi pemotongan, Dadan Hindayana, Kepala BGN, memastikan program MBG tetap berjalan tanpa pengaruh signifikan.***

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet pencak silat Kota Semarang Ayudiah Rivana meninggal usai operasi cedera saat berlaga di Porprov Jateng 2026.
Tokoh Masyarakat Puas, Pelayanan Puskesmas Kutabumi Tuai Apresiasi
Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti
Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
Bukan Sekadar Ngopi, Alumni UI Banten Bakal Gelar Pertemuan Spesial
Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas
Stadion Benteng Reborn Makin Ramai, Sachrudin Dorong Tangerang Jadi Kota Sport Tourism
Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:58 WIB

Atlet pencak silat Kota Semarang Ayudiah Rivana meninggal usai operasi cedera saat berlaga di Porprov Jateng 2026.

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Tokoh Masyarakat Puas, Pelayanan Puskesmas Kutabumi Tuai Apresiasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Rabu, 30 September 2026 - 10:50 WIB

Bukan Sekadar Ngopi, Alumni UI Banten Bakal Gelar Pertemuan Spesial

Berita Terbaru