Kota Tangerang, Metrosiar – Stadion Benteng Reborn di Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, Banten, kini semakin aktif dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan olahraga dan ruang publik masyarakat. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Tangerang Sachrudin bersama Wakil Wali Kota Maryono Hasan, stadion yang pernah terbengkalai tersebut terus menjadi bagian dari pengembangan olahraga dan sport tourism di Kota Tangerang.
Stadion yang menghabiskan anggaran renovasi sekitar Rp31 miliar itu kini tidak hanya menjadi markas sepak bola, tetapi juga digunakan untuk berbagai kompetisi olahraga tingkat daerah hingga kegiatan masyarakat.
Dari Stadion Terbengkalai Menjadi Pusat Olahraga
Bertahun-tahun sebelumnya, Stadion Benteng mengalami kondisi memprihatinkan. Area tribun dipenuhi rumput liar, sejumlah fasilitas rusak, dan lingkungan stadion tidak terawat.
Pemerintah Kota Tangerang kemudian melakukan renovasi besar-besaran hingga stadion tersebut kembali berfungsi dengan nama Stadion Benteng Reborn.
Perbaikan meliputi lapangan sepak bola, tribun penonton, lintasan lari, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya. Stadion ini memiliki kapasitas sekitar 7.500 penonton.
Renovasi tersebut diresmikan pada Februari 2022, saat Kota Tangerang masih dipimpin Wali Kota Arief R. Wismansyah bersama Wakil Wali Kota Sachrudin.
Kini, Sachrudin yang menjabat Wali Kota Tangerang periode 2025–2030 bersama Maryono Hasan melanjutkan kepemimpinan daerah dengan berbagai program pengembangan kota, termasuk penguatan kegiatan olahraga.

Jadi Tuan Rumah Liga 4 hingga Liga Santri 2026
Perkembangan Stadion Benteng Reborn terlihat dari penyelenggaraan berbagai kompetisi sepanjang 2026.
Pada Maret 2026, Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Banten menunjuk Stadion Benteng Reborn sebagai lokasi penyelenggaraan Liga 4 Piala Gubernur Banten 2026.
Kompetisi tersebut mempertemukan 15 tim semiprofesional dari Provinsi Banten. Pertandingan wilayah timur digelar di Stadion Benteng Reborn, sedangkan wilayah barat berlangsung di Stadion Kopassus Serang.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menyambut penunjukan tersebut sebagai bagian dari pengembangan sport city, sportainment, dan sport tourism.
Tak berhenti di situ, Stadion Benteng Reborn juga menjadi lokasi pembukaan Liga Santri Wali Kota Cup 2026 pada 4 September 2026.
Turnamen yang diikuti 32 tim tersebut berlangsung hingga 18 September 2026 di Stadion Benteng Reborn dan Stadion Mini Cipondoh.
Wali Kota Tangerang Sachrudin turut membuka kompetisi dan mengajak para peserta menjunjung sportivitas serta persaudaraan. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pembinaan dan pengembangan potensi olahraga di kalangan santri.
Parkir Digital Mulai Diterapkan, Pengelolaan Stadion Berubah
Selain kegiatan olahraga, pengelolaan kawasan Stadion Benteng Reborn juga mengalami pembaruan melalui penerapan sistem parkir digital.
Pada Juni 2026, PT Tangerang Nusantara Global (TNG) bersama Dispora Kota Tangerang mematangkan persiapan sistem parkir elektronik yang ditargetkan beroperasi mulai awal Juli 2026.
Sistem tersebut menggunakan palang pintu otomatis atau boom gate, dengan pembayaran nontunai melalui QRIS, kartu elektronik, dan metode pembayaran digital lainnya.
Berdasarkan pemberitaan ANTARA pada 8 Juni 2026, akses kendaraan direncanakan melalui pintu SMA Negeri 2 Tangerang dan pintu Sukun, sedangkan pintu keluar berada di area Lapangan Sukun.
Penerapan sistem tersebut ditujukan untuk meningkatkan ketertiban dan keamanan, sekaligus mengoptimalkan pendapatan daerah dari pengelolaan aset milik pemerintah.
Dengan berbagai pemanfaatan tersebut, Stadion Benteng Reborn kini menjadi salah satu fasilitas olahraga yang mendukung aktivitas masyarakat Kota Tangerang, mulai dari kompetisi sepak bola, pembinaan atlet, hingga kegiatan komunitas.
Pemerintah Kota Tangerang berharap pemanfaatan fasilitas olahraga dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kegiatan olahraga dan wisata olahraga.









