Donald Trump Berduka, Aktivis Konservatif Charlie Kirk Tewas Ditembak saat Pidato

Avatar photo

Kamis, 11 September 2025 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Donald Trump dan pemimpin dunia berduka atas tewasnya Charlie Kirk (kiri), aktivis konservatif AS yang ditembak saat berpidato di Utah Valley University. (X.com/@Angelique)

Donald Trump dan pemimpin dunia berduka atas tewasnya Charlie Kirk (kiri), aktivis konservatif AS yang ditembak saat berpidato di Utah Valley University. (X.com/@Angelique)

Metrosiar – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan duka mendalam atas kematian Charlie Kirk, aktivis konservatif berusia 31 tahun yang juga dikenal sebagai sekutu dekatnya.

Kirk tewas setelah ditembak saat berbicara dalam sebuah acara di Utah Valley University, Rabu (10/9/25) waktu setempat.

Peristiwa tragis ini langsung mengguncang publik dan memicu kecaman internasional karena dinilai sebagai ancaman serius terhadap nilai-nilai demokrasi.

Trump menyebut kematian Kirk sebagai “momen gelap” bagi AS.

“Pemerintahan saya akan menemukan setiap orang yang berkontribusi dalam kekejaman ini,” tegas Trump melalui pernyataan video di platform Truth Social, Kamis (11/9/25).

Baca juga:  Trump Tegaskan Kesepakatan TikTok Masih Terbuka, Tenggat Waktu Diperpanjang Hingga 2025

Reaksi serupa juga datang dari sejumlah pemimpin dunia. Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyatakan politik tidak boleh diwarnai kekerasan.

“Tidak ada alasan untuk kekerasan politik, setiap tindakannya mengancam demokrasi,” ujarnya di X.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan pentingnya ruang kebebasan berpendapat tanpa intimidasi.

Sementara itu, PM Italia Giorgia Meloni menyebut kematian Kirk sebagai “pukulan mendalam bagi demokrasi dan kebebasan.”

Baca juga:  Pamela Bach-Hasselhoff Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya, Dugaan Bunuh Diri

Charlie Kirk dikenal sebagai pendiri organisasi konservatif Turning Point USA, yang berhasil merangkul generasi muda untuk mendukung kemenangan Trump pada Pemilu 2024.

Ia juga kerap tampil di kampus-kampus sebagai pembicara dalam debat terbuka mengenai isu-isu kontroversial seperti aborsi, imigrasi, hingga konflik internasional.

Meski populer di kalangan pendukung konservatif, gaya vokal Kirk sering menuai kritik keras dari lawan politiknya.

Kini, kematiannya menjadi alarm global tentang rapuhnya batas kebebasan berpolitik dalam demokrasi modern.*

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bentuk Penghormatan Terhadap Bendera Arab Saudi Pada Piala Dunia 2026
Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven
Pengamat Curigai Ada Upaya Destabilisasi Pasar Terkait Narasi Sell Indonesia Dari Singapore
Ditemukan di Dasar Samudra Atlantik Dunia Yang Hilang
Viral! Ribuan Jamaah Haji Jalan Kaki di Tengah Panas 42 Derajat
Viral! Kakek Jamaah Haji Asal Indonesia Hilang Misterius di Tanah Suci
Heboh! Pagi Hari di Makkah Berasa di Bogor, Jemaah Diingatkan Selalu Bawa Kartu Nusuk
Kacau di Terminal Ajyad! Jamaah Haji Saling Dorong demi Naik Bus Sholawat
Berita ini 34 kali dibaca
Charlie Kirk, aktivis konservatif sekaligus sekutu dekat Donald Trump, tewas ditembak saat berpidato di Utah Valley University. Kematian Kirk memicu reaksi keras dunia internasional. Trump menyebutnya momen gelap bagi AS, sementara sejumlah pemimpin dunia menegaskan pentingnya menjaga demokrasi dari kekerasan politik.

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:50 WIB

Bentuk Penghormatan Terhadap Bendera Arab Saudi Pada Piala Dunia 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 12:37 WIB

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:24 WIB

Pengamat Curigai Ada Upaya Destabilisasi Pasar Terkait Narasi Sell Indonesia Dari Singapore

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:16 WIB

Ditemukan di Dasar Samudra Atlantik Dunia Yang Hilang

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:19 WIB

Viral! Ribuan Jamaah Haji Jalan Kaki di Tengah Panas 42 Derajat

Berita Terbaru

Internasional

Bentuk Penghormatan Terhadap Bendera Arab Saudi Pada Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:50 WIB