Wabup Garut Berani Tegur Ormas yang Sweeping Warung Makan, Ternyata Bukan Wanita Sembarangan, Siapa Sebenarnya Putri Karlina?

Avatar photo

Rabu, 12 Maret 2025 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Putri Karlina Wakil Bupati Garut tegas menegur ormas yang lakukan sweeping warung makan, hingga bertindak anarkis, ia juga serukan perubahan positif untuk Garut. (Foto: instagram.com/putri.karlina14)

Potret Putri Karlina Wakil Bupati Garut tegas menegur ormas yang lakukan sweeping warung makan, hingga bertindak anarkis, ia juga serukan perubahan positif untuk Garut. (Foto: instagram.com/putri.karlina14)

 

Metrosiar – Putri Karlina, Wakil Bupati Garut, kini tengah menjadi sorotan publik setelah keberaniannya menegur oknum ormas yang melakukan sweeping warung makan dan bertindak anarkis.

Aksi Putri yang berani untuk menghentikan perilaku anarkis dari ormas tersebut menjadi viral di media sosial.

Momen ini terjadi dalam rapat Forkopimda pada Sabtu, 8 Maret 2025, di mana Putri Karlina bahkan menunjukkan emosi hingga menangis saat berbicara.

Tindakan sweeping yang dilakukan oknum ormas tersebut terjadi pada siang hari di bulan Ramadan, di mana mereka membubarkan warga yang sedang makan dengan cara yang sangat kasar.

Dalam video yang beredar, oknum-oknum tersebut terlihat membanting barang-barang, menumpahkan minuman, bahkan diduga melakukan kekerasan dengan menampar seorang warga.

Pada rapat tersebut, perwakilan ormas yang terlibat mengeluarkan pernyataan yang membuat Wakil Bupati Putri Karlina marah.

Seorang pria berbaju putih dengan peci putih menyampaikan umat Islam di Garut akan bereaksi jika terus diprovokasi, bahkan ia menegaskan pihaknya tidak memiliki masalah dengan warga non-Muslim.

Baca juga:  Lion Air Jambi - Jakarta Gagal Terbang, Landasan Pacu Melembek Akibat Cuaca Ekstrem

Putri Karlina pun langsung merespons tegas, dengan menyatakan kekerasan yang dilakukan oknum ormas adalah tindakan yang salah dan berpotensi merusak citra Kabupaten Garut.

Dalam pernyataannya, Putri Karlina menegaskan tindakan anarkis seperti yang dilakukan ormas tersebut justru akan merusak citra Garut.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang bijak dalam menyelesaikan masalah, meskipun ia merasa sangat marah dengan kejadian tersebut.

Putri bahkan menyebutkan jika dirinya ingin, ia bisa saja memerintahkan Satpol PP untuk turun tangan, tetapi ia menghindari tindakan yang bisa merusak citra dirinya sebagai Wakil Bupati.

Selain itu, Putri Karlina juga berpendapat jika ormas tersebut terus melakukan tindakan negatif, lebih baik mereka dibubarkan.

Menurutnya, keberadaan ormas harus bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan tidak digunakan untuk menyalahgunakan kekuatan untuk melakukan kekerasan.

Putri juga menyarankan agar ormas di Garut bisa lebih kreatif dan bekerja sama dengan anak muda untuk memberikan contoh teladan yang baik.

Ia mengingatkan Garut memiliki banyak pesantren, yang seharusnya menjadi tempat untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat, bukan justru melibatkan diri dalam aksi kekerasan.

Baca juga:  INFORMASI LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DAERAH (ILPPD) KABUPATEN NGADA TAHUN 2024

Di sii lain, Putri Karlina juga mengapresiasi ormas terkait obat-obatan yang ditemukan selama sweeping, dan ia berharap ormas dapat lebih berfokus pada peran mereka sebagai kontrol sosial, terutama untuk mereka yang perlu mendapat perhatian lebih.

Harapan Garut Lebih Baik

Di akhir rapat, Putri Karlina terlihat emosional dan bahkan meneteskan air mata, mengungkapkan ia ingin membawa perubahan positif untuk Kabupaten Garut.

“Kalau gak bikin perubahan untuk Garut, ngapain saya di sini,” ungkapnya.

Putri Karlina yang lahir pada 14 Maret 1993, merupakan seorang dokter gigi dan anak sulung dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto.

Selain itu, ia juga merupakan kekasih dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Maula Akbar Mulyadi Putra, yang merupakan anak sulung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Semoga Putri Karlina memiliki tekad untuk mewujudkan perubahan positif bagi Garut yang didukung dengan latar belakang keluarga yang baik.(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
My Medical My Adventure PMI Tak Sekadar Bawa Obat, Pulihkan Harapan Warga Turamuri yang Masih Trauma Gempa Flores
Jokowi Sebut “Sultan Majdzub Besuki”, Agus Flores Ungkap Jejak Spiritualnya
Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah
PLN UIP Nusra II Buktikan PLTP Mataloko Tak Hanya Soal Listrik, Air Bersih Kini Mengalir ke 5 Wilayah Golewa
MURNI KASIH Tutup Pemberangkatan 2026, 42 Anak Ngada Siap Menjemput Masa Depan di Bali
Peringatan Maulid Nabi di Kampung Pondok Lor Pakuhaji Berlangsung Meriah dan Khidmat
Jokersino Casino Canada: How to Claim Your Bonus
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:59 WIB

Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital

Jumat, 4 September 2026 - 19:59 WIB

My Medical My Adventure PMI Tak Sekadar Bawa Obat, Pulihkan Harapan Warga Turamuri yang Masih Trauma Gempa Flores

Jumat, 4 September 2026 - 16:19 WIB

Jokowi Sebut “Sultan Majdzub Besuki”, Agus Flores Ungkap Jejak Spiritualnya

Kamis, 3 September 2026 - 21:33 WIB

PLN UIP Nusra II Buktikan PLTP Mataloko Tak Hanya Soal Listrik, Air Bersih Kini Mengalir ke 5 Wilayah Golewa

Kamis, 3 September 2026 - 17:44 WIB

MURNI KASIH Tutup Pemberangkatan 2026, 42 Anak Ngada Siap Menjemput Masa Depan di Bali

Berita Terbaru

Personel Unit KBR Satuan Brimob Polda Banten melakukan pemeriksaan dan deteksi awal di lokasi dugaan limbah B3 di area persawahan Kampung Bayur, Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

Peristiwa & Bencana

Ada Limbah B3 di Sawah Cikande? Hasil Deteksi Brimob Terungkap

Jumat, 4 Sep 2026 - 13:50 WIB