Metrosiar – Hari pertama Ramadan membawa dampak signifikan terhadap arus lalu lintas di Jalan Raya Kemiri, Pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa, kemacetan panjang terjadi dengan kondisi kendaraan yang bergerak merayap.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kepadatan lalu lintas mulai terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Banyak pengendara yang bergegas pulang atau mencari takjil di sepanjang jalan, menyebabkan antrean panjang kendaraan dari kedua arah.
Sejumlah pedagang kaki lima yang menjajakan makanan berbuka di tepi jalan turut mempersempit ruang bagi kendaraan yang melintas.
Salah satu pengendara, Farid mengaku harus menghabiskan waktu hampir satu jam untuk menempuh perjalanan yang biasanya hanya membutuhkan 15 menit.
“Macet banget sore ini, semua orang sepertinya buru-buru pulang atau beli makanan buat buka. Semoga besok lebih lancar,” ujarnya.
Sementara itu, petugas lalu lintas dari Ormas BPPKB Setempat Nurdin terlihat berupaya mengurai kemacetan dengan mengatur arus kendaraan.
Mereka juga mengimbau para pengguna jalan untuk lebih bersabar dan berhati-hati, mengingat kepadatan lalu lintas di bulan Ramadan cenderung meningkat terutama saat menjelang berbuka puasa.
Beberapa warga berharap adanya solusi dari pihak terkait untuk mengatasi kemacetan ini, seperti penertiban pedagang kaki lima atau pengaturan lalu lintas yang lebih optimal.
“Kalau begini terus setiap hari, pasti makin parah. Mungkin bisa ada jalur khusus atau pengaturan parkir bagi pembeli takjil,” kata Pengguna Jalan.
Kemacetan di Jalan Raya Kemiri ini diperkirakan akan terus terjadi selama bulan Ramadan, terutama pada jam-jam sibuk menjelang berbuka Puasa.
Oleh karena itu, pengguna jalan diimbau untuk mengatur perjalanan dengan lebih baik agar tidak terjebak dalam kepadatan lalu lintas.
Editor : Ahmad
Sumber Berita: Red









