Maharani Kemala Buka Suara Soal Skincare Overclaim dan Isu Nikita Mirzani

Avatar photo

Rabu, 12 Maret 2025 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maharani Kemala klarifikasi soal skincare overclaim, tantang netizen uji kandungan produk, dan minta persaingan sehat tanpa sabotase di industri skincare. (Instagram/maharanikemala)

Maharani Kemala klarifikasi soal skincare overclaim, tantang netizen uji kandungan produk, dan minta persaingan sehat tanpa sabotase di industri skincare. (Instagram/maharanikemala)

 

Metrosiar – Di tengah maraknya perdebatan mengenai skincare overclaim, Maharani Kemala, yang sempat dikaitkan dengan penahanan Nikita Mirzani senilai Rp 10 miliar, akhirnya memberikan penjelasan mengenai masalah tersebut.

Maharani Kemala, pemilik MK Skin, menjelaskan kandungan bahan dalam produk skincare pasti akan menurun jika disimpan dalam kondisi yang tidak tepat, seperti terpapar sinar matahari langsung.

Dalam kesempatan live TikTok, ia menantang netizen untuk membeli produk skincare yang dijual bebas di supermarket, menyimpannya di tempat yang terpapar sinar matahari, dan menguji kandungannya di laboratorium.

“Coba sekarang kalian beli deh, misalnya merk-merk yang ada di supermarket. Beli aja gitu lho, taruh di dashboard kalian, di suhu ruangan atau di bawah sinar matahari tiga hari deh. Terus, kalian bawa ke lab, udah pasti ngedrop, terutama sunscreen ya,” ujar Maharani Kemala, seperti dilansir Metrosiar.com dari akun @apaaaaa.7, Rabu (12/3/2025).

Keyakinan Maharani Kemala tentang Penurunan Kualitas Skincare

Lebih lanjut, Maharani Kemala juga menantang para netizen untuk membeli produk dari brand ternama jika mereka tidak percaya dengan ujiannya.

Baca juga:  Tak Lagi Sekadar Alternatif: Dari Pistachio hingga Singkong Inovasi Susu Nabati Makin Beragam, Peluang Usaha Lokal Makin Terbuka

Ia meyakini bahwa semua jenis skincare, termasuk produk dari merek terkenal seperti Dior, pasti akan mengalami penurunan kualitas jika tidak disimpan dengan benar.

“Beli lah brand-brand terkenal, misalnya Dior deh ditaruh di dashboard kalau kalian nggak percaya sama brand Indonesia. Tiga hari kalian cek lab udah pasti ngedrop, aku pastikan,” jelasnya.

Klarifikasi Terkait Tuduhan Overclaim

Maharani Kemala merasa heran dengan tuduhan yang menyebut dirinya menjual produk skincare overclaim. Ia mengatakan sejak awal, ia tidak pernah berniat untuk menjual produk yang tidak berkualitas.

Menurutnya, tidak ada pengusaha yang ingin merugikan pelanggan dengan menjual produk skincare yang buruk.

“Makanya aneh dibilang jangan jual overclaim, siapa yang mau jual overclaim? Owner (pemilik) mana yang mau jual produk yang tidak bagus,” ujarnya.

Persaingan Sehat dalam Industri Skincare

Maharani Kemala juga mengingatkan pihak-pihak yang memfitnahnya untuk bersaing secara sehat. Ia meminta agar tidak ada produk yang mengandung bahan berbahaya seperti steroid, hydroquinone, atau merkuri.

Maharani menjelaskan, ia sengaja membeli produk orang lain dan mengubah isinya untuk diuji di laboratorium demi menjatuhkan nama baik produk tersebut adalah tindakan yang tidak etis.

Baca juga:  MRT Jakarta ke Tangerang Selatan Segera Dibangun, Harga Properti Bakal Meroket?

“Harus berpikir gitu lho, ayo move on gitu lho buat bos-bos buzzer. Ayo bersaing dengan sehat, jangan ada produk yang steroid, hydroquinone dan merkuri, jangan sabotase produk orang, jangan tiba-tiba beli produk orang terus diisiin dan diuji lab,” jelasnya.

Menanggapi Fitnah dan Berharap Bisa Hidup Tenang

Maharani Kemala juga menyebut bahwa bos buzzer yang memfitnahnya merupakan seorang pengusaha skincare.

Meskipun tidak menyebutkan ciri-ciri spesifik dari buzzer tersebut, ia menegaskan bahwa ia sudah cukup merasa tertekan dengan segala fitnah yang beredar.

Maharani pun berharap bisa hidup lebih tenang di Bali tanpa harus terus-menerus terganggu oleh serangan-serangan tersebut.

“Makanya, saya cukup kena mental untuk berkumpul sama artis-artis sekarang ini, karena takut dituding memihak pada siapapun,” tambahnya.

Maharani Kemala menutup percakapan dengan meminta agar bos buzzer berhenti menyerangnya dan mengganggu ketenangannya, karena ia berniat untuk menjalani kehidupan yang lebih damai di Bali.(*)

Editor : Kun

Sumber Berita: media sosial

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat
Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi
Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli
Pasar Sentral Sudu: Ikon Masyarakat yang Kini Tampak Kumuh dan Semrawut
Gubernur Andra Soni Dukung DOB Cilangkahan: Siap Mekar, Infrastruktur Dikebut
Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 12:37 WIB

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:03 WIB

KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:34 WIB

Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli

Berita Terbaru

Internasional

Bentuk Penghormatan Terhadap Bendera Arab Saudi Pada Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:50 WIB