Harga Karbon Inggris 2025 Naik Tajam, Penggabungan Pasar dengan UE Picu Dampak ke Industri dan Emisi CO2

Avatar photo

Minggu, 25 Mei 2025 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan batu bara terlihat di depan cerobong asap sebuah fasilitas industri dengan latar belakang langit biru cerah. (Sumber: Bloomberg – Waldo Swiegers)

Tumpukan batu bara terlihat di depan cerobong asap sebuah fasilitas industri dengan latar belakang langit biru cerah. (Sumber: Bloomberg – Waldo Swiegers)

Metrosiar – Harga karbon acuan di Inggris melonjak lebih dari 6% pada Senin (19/5/25), menyusul sinyal kuat dari pemerintah Inggris dan Uni Eropa (UE) terkait rencana penggabungan pasar karbon kedua entitas.

Langkah ini dipandang sebagai bagian dari strategi kolektif untuk memperkuat upaya pengurangan emisi karbon dan mengatasi perubahan iklim secara lebih terkoordinasi.

Baik Inggris maupun Uni Eropa sama-sama memberlakukan biaya atas setiap ton emisi karbon dioksida (CO₂) yang dihasilkan oleh sektor industri dan pembangkit listrik.

Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen masing-masing wilayah dalam mencapai target emisi karbon yang lebih rendah.

Mengutip laporan Reuters, kontrak karbon acuan Inggris tercatat melonjak sebesar 6,5 pound menjadi 51,50 pound per ton atau sekitar US$68,85 pada pukul 09.08 waktu setempat.

Lonjakan ini menunjukkan reaksi positif pasar terhadap prospek integrasi dua sistem perdagangan karbon yang selama ini terpisah.

Saat ini, harga karbon Inggris masih lebih rendah dibandingkan harga karbon di pasar Uni Eropa. Namun, para analis memprediksi penggabungan pasar akan mendorong harga karbon Inggris mendekati level Eropa.

Baca juga:  Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap

“Menghubungkan kedua pasar karbon akan menaikkan harga di Inggris, untuk menyamai harga Uni Eropa,” ujar analis dari Redshaw Advisers.

Sebagai perbandingan, harga karbon di Uni Eropa pada hari yang sama berada di level US$79,24 per ton.

Menurut dokumen yang dilihat Bloomberg, inisiatif penggabungan pasar karbon ini menjadi bagian dari agenda dalam KTT Inggris-UE yang digelar pada 19 Mei 2025.

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama pasca-Brexit, setelah Inggris resmi meninggalkan Uni Eropa pada tahun 2020.

Integrasi pasar karbon diharapkan membawa sejumlah manfaat ekonomi, termasuk mengurangi hambatan perdagangan komoditas intensif karbon seperti baja dan semen.

Di samping itu, peningkatan likuiditas dalam pasar izin karbon (carbon permit) juga menjadi keuntungan tambahan dari kebijakan ini.

“Ini akan menjadi langkah signifikan yang mengurangi gesekan perdagangan baja dengan UE, pasar ekspor terbesar kami. Langkah ini juga menghilangkan risiko biaya dari diterapkannya mekanisme penyesuaian perbatasan karbon (carbon border adjustment mechanism/CBAM] UE, yang terutama dirasakan UKM,” kata Frank Aaskov, Direktur Kebijakan Energi dan Perubahan Iklim di UK Steel.

Baca juga:  Jadwal Pemadaman Listrik PLN Banten Selatan 15–20 September 2025, Catat Wilayahnya!

Setelah Brexit, perbedaan harga karbon antara Inggris dan UE semakin melebar, terutama karena ambisi Eropa yang menetapkan target penurunan emisi hingga 55% pada 2030 dibandingkan level tahun 1990.

Pada awal tahun ini, selisih harga karbon bahkan sempat melampaui 40 euro (setara US$44,74) per ton CO₂.

Namun, dalam beberapa waktu terakhir, gap harga menyempit menjadi kurang dari 10 euro level terendah dalam dua tahun seiring penguatan harga izin karbon Inggris yang dipicu spekulasi soal integrasi pasar dengan UE.

Meski rencana ini menunjukkan arah yang jelas menuju integrasi, kesepakatan final diperkirakan masih membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Selain itu, dokumen rancangan yang beredar belum menetapkan tenggat waktu implementasi.

Proses negosiasi terkait aspek lain dalam hubungan Inggris dan Uni Eropa pun masih terus berlangsung.(*)

Editor : Wodo Ndaya Coya

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
Pengamat Curigai Ada Upaya Destabilisasi Pasar Terkait Narasi Sell Indonesia Dari Singapore
Ditemukan di Dasar Samudra Atlantik Dunia Yang Hilang
KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat
Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi
Viral! Ribuan Jamaah Haji Jalan Kaki di Tengah Panas 42 Derajat
Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli
Pasar Sentral Sudu: Ikon Masyarakat yang Kini Tampak Kumuh dan Semrawut
Berita ini 25 kali dibaca
Harga karbon Inggris melonjak lebih dari 6% pada Mei 2025 setelah muncul sinyal kuat dari Inggris dan Uni Eropa untuk menghubungkan pasar karbon kedua wilayah. Penggabungan ini diperkirakan akan menyamakan harga karbon Inggris dengan UE dan meningkatkan likuiditas pasar izin karbon. Langkah ini juga berpotensi mengurangi hambatan perdagangan untuk industri intensif karbon seperti baja dan semen. Meski belum final, rencana ini menjadi bagian penting dari agenda kerja sama pasca-Brexit antara Inggris dan Uni Eropa.

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:24 WIB

Pengamat Curigai Ada Upaya Destabilisasi Pasar Terkait Narasi Sell Indonesia Dari Singapore

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:16 WIB

Ditemukan di Dasar Samudra Atlantik Dunia Yang Hilang

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:03 WIB

KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:34 WIB

Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi

Berita Terbaru

Nusantara

Bulan Muharram Bulannya Allah Ini Amalan dan Keutamannya

Sabtu, 13 Jun 2026 - 10:58 WIB