Emas Melemah Setelah Menyentuh Rekor Baru, Prediksi Harga Hingga Akhir 2025, Efek Ketegangan Tarif Trump

Avatar photo

Jumat, 4 April 2025 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas batangan dan koin tersimpan di dalam brankas Pro Aurum di Munich, Jerman, pada 14 Agustus 2019. (REUTERS/Michael Dalder)

Emas batangan dan koin tersimpan di dalam brankas Pro Aurum di Munich, Jerman, pada 14 Agustus 2019. (REUTERS/Michael Dalder)

 

Metrosiar – Harga emas hampir kembali ke level 2.900 dolar AS per troy ons. Harga tersebut akhirnya turun setelah mencatatkan rekor tertinggi baru, didorong oleh aksi jual para pelaku pasar.

Pada perdagangan Rabu (3/4/2025), harga emas di pasar spot turun 0,66%, mencapai 3.112,83 dolar AS per troy ons.

Penurunan ini terjadi setelah harga emas sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level 3.167,57 dolar AS per troy ons.

Selama perdagangan intraday, harga emas sempat turun hingga menyentuh level terendah di 3.053,87 dolar AS, dengan penurunan lebih dari 2%.

Pada perdagangan hari ini, Jumat (4/4/2025), hingga pukul 06.30 WIB, harga emas dunia di pasar spot sedikit melemah sebesar 0,01% menjadi 3.112,7 dolar AS per troy ons.

Penurunan harga emas pada Kamis terjadi setelah anjlok lebih dari 2% dari rekor tertinggi yang tercatat. Aksi jual pasar yang meningkat, dipicu oleh tarif impor yang dikenakan oleh Presiden AS, Donald Trump, turut memengaruhi harga emas.

Baca juga:  Rencana Kota Modern di Gaza Didanai Rp1.642 Triliun Tuai Kecaman

Banyak pelaku pasar yang mengaitkan penurunan ini dengan aksi ambil untung serta margin call di kelas aset lainnya, yang mungkin mendorong investor untuk menjual sebagian kepemilikan emas mereka guna menutupi kerugian.

Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di Zaner Metals, menjelaskan kepada Reuters, “Saat pasar melakukan aksi jual karena tekanan deleveraging, pasar mencari peluang pembelian saat terjadi penurunan.”

Harga emas mengalami penurunan setelah mencapai rekor tertinggi, dipicu aksi jual pasar dan dampak kebijakan tarif Presiden Trump, meskipun tren jangka panjang emas tetap menunjukkan arah positif.
Harga emas turun setelah mencapai rekor tertinggi, dipicu aksi jual pasar dan kekhawatiran tarif impor Trump, meski tren jangka panjang tetap positif. (Tangkapan Layar)

Dia juga menambahkan bahwa meskipun ada penjualan posisi yang menguntungkan untuk menutupi margin, investor cenderung terus mencari aset aman, dan emas tetap menjadi pilihan.

Tarif yang diterapkan oleh Trump menyebabkan penurunan tajam di pasar keuangan, karena kekhawatiran akan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi.

Baca juga:  Seru! Dreamville PIK 2 Jadi Arena Tinju Kampus Terbesar di Banten

Tetapi, secara keseluruhan, tren emas tetap menunjukkan arah positif, dengan harga emas naik lebih dari 500 dolar AS per troy ons sepanjang tahun ini.

David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, menyebut pergerakan harga emas ini sebagai retracement dalam tren naik yang lebih besar.

Para analis memperkirakan bank sentral akan terus mendukung reli harga emas tahun ini dengan melakukan pembelian untuk mendiversifikasi cadangan negara dari dolar, sebagai respons terhadap risiko kebijakan Trump.

Meski momentum reli diperkirakan akan terus mendorong harga lebih tinggi pada paruh pertama tahun ini, faktor-faktor pasar fisik dan finansial diperkirakan akan menekan harga emas pada akhir tahun 2025.

HSBC sendiri memproyeksikan harga emas rata-rata akan berada di sekitar 3.015 dolar AS per troy ons.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: cnbcindonesia

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pakons Prime Hotel Tangerang Gelar Wedding Showcase, Paket Pernikahan Mulai Rp32 Juta!
Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!
Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, WNI Diminta Waspada
Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Promo September Ceria Azka Motor hadir dengan DP motor Honda mulai Rp500 ribu dan pilihan tenor kredit menarik untuk wilayah Jabodetabek.
Markas Baru Ronaldinho di Italia: Stadio Bruno Benelli Siap Jadi Panggung Comeback R10
Ronaldinho Comeback di Usia 46 Tahun, Bidik Gol ke-300 Bersama Ravenna FC
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 09:23 WIB

Pakons Prime Hotel Tangerang Gelar Wedding Showcase, Paket Pernikahan Mulai Rp32 Juta!

Jumat, 25 September 2026 - 14:05 WIB

Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!

Selasa, 22 September 2026 - 10:32 WIB

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, WNI Diminta Waspada

Jumat, 18 September 2026 - 12:01 WIB

Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Berita Terbaru

Peristiwa & Bencana

11 Korban Ditemukan, 71 Masih Dicari: Operasi KM Virgo Diperpanjang

Minggu, 27 Sep 2026 - 16:47 WIB

Hukum & Kriminal

Tawuran dan Balap Liar Dibubarkan, Dua Pemuda Ditangkap di Jaktim

Minggu, 27 Sep 2026 - 12:06 WIB

Hukum & Kriminal

Lapas Cibinong Disorot, Temuan “Kluster Mewah” Picu Pertanyaan Besar

Minggu, 27 Sep 2026 - 10:27 WIB