Harga Emas Mendekati 2 juta Per Gram, Prediksi Semakin Menguat Hari ini Mencapai Rekor Tertinggi

Avatar photo

Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas Antam kembali pecahkan rekor mendekati 2 juta per gram hari ini. (Istimewa)

Harga emas Antam kembali pecahkan rekor mendekati 2 juta per gram hari ini. (Istimewa)

Metrosiar – Harga emas keluaran Logam Mulia Antam kembali memecahkan rekor termahal sepanjang sejarah.

Harga emas sudah menyentuh Rp 1,8 juta per gram, atau tepatnya Rp 1.806.000 per gram pada Sabtu (29/3/2025).

Menjelang Idulfitri, emas mencapai harga tertinggi, yang belum pernah tercapai sebelumnya, Investor berlomba-lomba mengamankan asetnya sebagai Safe Haven.

Pengamat Pasar Keuangan Ariston Tjendra mengatakan potensi harga emas tembus Rp 2 juta per gram sangat terbuka.

Hal itu melihat kenaikan dari awal tahun yang sudah tembus Rp 268.000 per gram.

Baca juga:  Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven

“Potensi (harga emas) ke Rp 2 juta masih terbuka,” kata Ariston, dikutip Jumat (28/3/2025).

Ariston menyebut kenaikan harga emas ini didorong oleh kekhawatiran pasar atas ketidakpastian ekonomi. Terlebih adanya potensi perang dagang akibat tarif yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

“Sentimen negatif masih besar di market karena dipicu oleh potensi perang dagang akibat kebijakan tarif AS yang baru bisa berujung pada kenaikan harga-harga dan pelambatan ekonomi, meningkatnya ekskalasi di Timur Tengah dan perdamaian yang tidak kunjung terjadi antara Rusia dan Ukraina,” beber Ariston.

Baca juga:  Saham TOBA Naik 212%, Transformasi Bisnis ke Waste-to-Energy dan Energi Hijau

Senada, Analis Mata Uang dan Komoditas Lukman Leong juga memprediksi harga emas bisa tembus Rp 2 juta per gram akibat kekhawatiran atas ketidakpastian ekonomi.

Potensi ini terbuka karena harga emas internasional terus mengalami kenaikan.

“Bisa banget, harga emas internasional naik terus oleh kekhawatiran resesi terutama di AS oleh kebijakan tarif Trump. Juga keinginan Trump mengambil alih Kanal Panama dan menganekasai Kanada serta Greenland yang belum surut,” beber Lukman.(*)

Editor : Konrad

Sumber Berita: detikcom

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangkok Bank Bawa 37 Investor Thailand, Ada Apa dengan Indonesia?
Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar
Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas
Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW
AMDAL Jadi Kunci Proyek Aman, Ini Risiko Jika Diabaikan!
Pakons Prime Hotel Tangerang Gelar Wedding Showcase, Paket Pernikahan Mulai Rp32 Juta!
Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!
Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur
Berita ini 215 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Bangkok Bank Bawa 37 Investor Thailand, Ada Apa dengan Indonesia?

Selasa, 29 September 2026 - 13:19 WIB

Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar

Selasa, 29 September 2026 - 13:10 WIB

Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW

Senin, 28 September 2026 - 08:29 WIB

AMDAL Jadi Kunci Proyek Aman, Ini Risiko Jika Diabaikan!

Berita Terbaru