Jakarta, Metrosiar – Bangkok Bank dan Permata Bank mempertemukan pelaku usaha Thailand dan Indonesia melalui program business matching di Jakarta, Senin-Selasa, 28–29 September 2026. Langkah ini membuka peluang baru bagi investasi, perdagangan dua arah, kemitraan bisnis, serta ekspansi perusahaan Thailand ke pasar Indonesia.
Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian Bangkok Bank Indonesia Exclusive Trip yang berlangsung pada 27–30 September 2026 dan diikuti 37 pengusaha serta investor Thailand. Para peserta dipertemukan dengan calon mitra dari jaringan nasabah Permata Bank untuk menjajaki kerja sama investasi, pengembangan rantai pasok, distribusi, hingga akses pasar Indonesia.
Kolaborasi Bangkok Bank dan Permata Bank tidak hanya diarahkan untuk mempertemukan perusahaan, tetapi juga membantu pelaku usaha memahami kondisi pasar lokal, menemukan mitra yang kredibel, serta memperoleh akses terhadap solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan ekspansi bisnis.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya Thailand dan Indonesia meningkatkan nilai perdagangan bilateral dari sekitar US$19,5 miliar pada 2025 menjadi US$23 miliar pada 2030. Kerja sama kedua negara mencakup sejumlah sektor, antara lain ketahanan pangan, industri halal, energi, ekonomi digital, logistik, serta penguatan rantai pasok regional.
Presiden Bangkok Bank, Chartsiri Sophonpanich mengatakan, “Thailand dan Indonesia merupakan mitra dengan hubungan perdagangan yang erat dan terus berkembang serta senantiasa membuka peluang untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang, mulai dari pertanian, produk halal, perikanan berkelanjutan, dan energi hijau hingga pengembangan ekosistem terintegrasi untuk kendaraan listrik dan papan sirkuit cetak. Dengan mempertemukan pelaku usaha secara langsung dengan mitra lokal Permata Bank, kami membantu nasabah memahami pasar, terhubung dengan mitra kredibel, dan membangun bisnis yang mengubah peluang regional menjadi nilai jangka panjang bagi perusahaan, masyarakat, serta perekonomian Thailand dan Indonesia.”
Menurut Bangkok Bank, Indonesia memiliki daya tarik bagi perusahaan Thailand karena besarnya pasar domestik, perkembangan industri, pembangunan infrastruktur, serta peluang pertumbuhan di berbagai sektor. Sementara bagi perusahaan Indonesia, koneksi dengan pelaku usaha Thailand dapat membuka peluang kerja sama manufaktur, distribusi, investasi, serta jaringan bisnis yang lebih luas di kawasan ASEAN.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Thailand, Hari Prabowo mengatakan, “Kami memandangnya lebih dari sekedar transaksi jual-beli. Indonesia dan Thailand memiliki kekuatan yang saling melengkapi, dan kini saatnya untuk mewujudkan kekuatan tersebut menjadi kemitraan nyata, yang memberikan nilai nyata, sekaligus memperkuat rantai nilai ASEAN.”
Sementara itu, Duta Besar Kerajaan Thailand untuk Republik Indonesia, Prapan Disyatat, mengapresiasi inisiatif kedua bank dalam mempererat hubungan ekonomi dan bisnis kedua negara. Inisiatif tersebut dinilai melengkapi Peta Jalan Kemitraan Strategis Thailand-Indonesia 2026–2030 yang telah disepakati kedua negara.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para pengusaha Thailand mengikuti berbagai agenda, mulai dari seminar, paparan mengenai pasar Indonesia, sesi jejaring bisnis, business matching, hingga kunjungan lapangan. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan gambaran langsung mengenai kondisi perekonomian, regulasi, budaya bisnis, serta peluang pasar di Indonesia.
Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli mengatakan, “Indonesia terus menjadi tujuan menarik bagi pelaku usaha yang ingin memperluas bisnis mereka di kawasan ini serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih besar. Kami juga melihat peluang yang signifikan dalam mendukung lebih banyak lagi perusahaan Indonesia untuk berekspansi ke Thailand dan kawasan Asia Tenggara. Dengan memadukan kekuatan jaringan regional Bangkok Bank dengan keahlian lokal Permata Bank, kami dapat memperkuat konektivitas lintas batas, memfasilitasi peningkatan perdagangan dan investasi, serta mendukung nasabah kami dalam mengembangkan usahanya di kawasan ini.”
Dalam agenda tersebut, turut hadir Santo Darmosumarto, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, bersama perwakilan Bangkok Bank, Permata Bank, serta para pelaku usaha dan investor dari Thailand dan Indonesia.
Program business matching ini melanjutkan rangkaian kerja sama Bangkok Bank dan Permata Bank dalam memperkuat koridor perdagangan Thailand-Indonesia. Sebelumnya, kedua bank juga menyelenggarakan Indonesia Investment & Trade Forum 2026 pada Juli 2026 dengan tema “Driving Growth and Creating Opportunities: Unlocking Thailand & Indonesia Trade Corridor”.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Bangkok Bank dan Permata Bank berupaya memperkuat konektivitas bisnis lintas negara dengan menghubungkan perusahaan, investor, pasar, serta solusi keuangan di kawasan ASEAN.









