Warga Cipondoh Makmur Ikut Aktif Membuat Biopori Cegah Banjir

Avatar photo

Senin, 20 Januari 2025 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrosiar – Tangerang. Kerja bakti yang di lakukan oleh Koalisi Informasi Masyarakat (KIM) Cipondoh Makmur. Aksi gotong royong ini dilaksanakan di lingkungan pemukiman RT 02 RW 08, Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. (20/01/2025)

Kegiatan tersebut membersihkan lingkungan, kerja bakti untuk saluran air dan dilengkapi dengan pembuatan puluhan lubang biopori di sekitar lingkungan pemukiman. Ini merupakan menjadi terobosan baru yang diinisiasi masyarakat secara langsung untuk mengantisipasi terjadinya genangan air terutama selama hujan lebat.

Baca juga:  Seru! Kids Coloring Competition Hadir di Pakons Prime Hotel, Total Hadiah Rp2 Juta
Pembuatan lubang biopori

Biopori merupakan lubang resapan air yang dibuat tegak lurus ke dalam tanah. Fungsi utama biopori adalah untuk menyerap air sebanyak-banyaknya sehingga mencegah terjadinya banjir.

Cara membuat Biopori yaitu dengan melubangi muka air tanah dangkal secara tegak lurus sedalam 1 meter dengan diameter 10-30 cm. Lubang tersebut kemudian diisi dengan sampah hasil dapur, sisa sayuran, dsb. sebagai makanan bagi makhluk hidup dalam tanah.

Baca juga:  IPB University Luncurkan Tiga Inovasi Teknologi Pertanian Modern
Ilustrasi Biopori

Henry Agus selaku ketua KIM Cipondoh Makmur berkata, “kami mengajak seluruh  lapisan masyarakat untuk membuat lubang biopori dan merawat pasca pemasangan ini, agar berfungsi secara optimal”.

“Kegiatan kerja bakti ini, harapannya menjadi dampak positif bagi lingkungan sekitar, serta merupakan gerakan swadaya untuk menjaga lingkungan kita”, Ujar pak Henry.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti
Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
Bukan Sekadar Ngopi, Alumni UI Banten Bakal Gelar Pertemuan Spesial
Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas
Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi
Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028
Tinggal di Pinggir Cisadane, Anak-anak Kampung Cacing Disorot! Ada Apa?
PSMTI Banten Bidik Kerja Sama Pendidikan hingga Pertukaran Mahasiswa dengan UT
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Rabu, 30 September 2026 - 10:50 WIB

Bukan Sekadar Ngopi, Alumni UI Banten Bakal Gelar Pertemuan Spesial

Selasa, 29 September 2026 - 13:10 WIB

Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas

Senin, 28 September 2026 - 09:59 WIB

Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, unsur pemerintah kelurahan, tokoh lingkungan, dan para pemuda RW 003 berfoto bersama usai kegiatan Deklarasi Damai Pemuda di halaman Kantor Kelurahan Kutabumi, Sabtu (31/10/2026).

Sosial Kemasyarakatan

Tak Ingin Pemuda Terjerumus Tawuran, Lurah Kutabumi Tegaskan Lima Komitmen Damai!

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:55 WIB

Pengurus dan anggota Laskar Merah Putih (LMP) MAC Rajeg bersama jajaran Mada Banten serta perwakilan UPTD Puskesmas Rajeg berfoto bersama usai kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka HUT ke-26 LMP di Balai Warga RW 10 Perumahan Pondok Permata Rajeg, Sabtu (31/10/2026).

Sosial Kemasyarakatan

HUT ke-26 LMP, Cek Kesehatan Gratis di Rajeg Diserbu Warga

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:01 WIB

Proses penggantian atap rumah warga dengan asbes serta perbaikan konstruksi kayu yang melibatkan Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.M. (kaos oranye), bersama warga setempat secara gotong royong.

Sosial Kemasyarakatan

Atap Rumah Warga Nyaris Ambruk, Pak Lurah Kutabumi Turun Tangan!

Minggu, 1 Nov 2026 - 08:41 WIB