IPB University Luncurkan Tiga Inovasi Teknologi Pertanian Modern

Avatar photo

Jumat, 16 Mei 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IPB University merilis tiga inovasi teknologi pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional. (Foto: Dok. IPB University)

IPB University merilis tiga inovasi teknologi pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional. (Foto: Dok. IPB University)

Metrosiar – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional dan menghadapi tantangan pertanian modern, IPB University memperkenalkan tiga inovasi teknologi pertanian terbaru.

Ketiga inovasi unggulan ini meliputi Automatic Weather Station Community (AWS-Community), robot pendeteksi penyakit tanaman cabai berbasis kecerdasan buatan (AI), serta empat varietas padi unggul: IPB 12S, IPB 13S, IPB 14S, dan IPB 15S.

Teknologi Pemantauan Cuaca dan AI untuk Petani

Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah AWS-Community.

Teknologi ini berupa sistem pemantauan cuaca otomatis yang terhubung dalam jaringan komunitas berbasis data.

AWS-Community mampu menyajikan informasi cuaca secara real-time, membantu petani mengatur pola tanam secara presisi dan responsif terhadap perubahan iklim.

Inovasi berikutnya adalah robot AI untuk mendeteksi penyakit pada tanaman cabai.

Dengan dukungan algoritma kecerdasan buatan, robot ini dapat mengenali gejala penyakit sejak dini dan memberikan rekomendasi penanganan yang tepat.

Baca juga:  Menkomdigi Ajak Masyarakat Beralih ke eSIM, Berikut Penjelasan dan Tata Cara Migrasinya

Solusi ini diharapkan mampu menekan kerugian akibat serangan hama dan penyakit pada lahan pertanian.

Varietas Padi IPB: Solusi untuk Produktivitas Tinggi

Dalam bidang genetika tanaman, IPB University mengembangkan empat varietas padi unggul: IPB 12S, IPB 13S, IPB 14S, dan IPB 15S.

Keempat varietas ini diseleksi melalui metode pemuliaan tanaman modern yang mampu beradaptasi dengan beragam agroekosistem di Indonesia.

Rektor IPB University, Prof. Arif Satria, menyampaikan varietas ini telah diuji di 26 provinsi dan menunjukkan hasil produktivitas yang tinggi.

“Melalui peluncuran yang semakin rutin, kami berharap hasil riset ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama para petani,” ujar Prof. Arif.

Komitmen IPB University dalam Transformasi Pertanian Nasional

Wakil Rektor bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Agromaritim IPB University, Prof. Ernan Rustiadi, menegaskan ketiga inovasi ini adalah bagian dari komitmen nyata IPB untuk mendorong transformasi pertanian Indonesia.

Baca juga:  Istilah Velocity Viral di Media Sosial: Apa Artinya?

“Kami ingin agar inovasi-inovasi ini tidak hanya menjadi capaian akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan pertanian nasional,” jelasnya.

Dukungan Pemerintah terhadap Inovasi Perguruan Tinggi

Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, menyampaikan apresiasi atas terobosan riset IPB University.

Ia menekankan pentingnya inovasi berbasis data dan teknologi agar benar-benar dapat digunakan oleh petani.

“Jangan sampai inovasi kalah dengan konten viral yang tidak berbasis data. Kita harus dorong teknologi dari perguruan tinggi agar benar-benar sampai ke tangan petani,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Sudaryono membeli dan menyumbangkan 10 unit AWS-Community serta sejumlah robot AI pendeteksi penyakit cabai.

Ia juga menyatakan kesiapan Kementerian Pertanian untuk membeli benih unggul hasil penelitian IPB guna memenuhi kebutuhan benih untuk 11 juta hektare lahan pertanian setiap tahun.***

Editor : Konradus Fedhu

Sumber Berita: IPB University

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti
Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!
Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur
Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi
Israel Ditantang Turki, Segini Teknologi Perangnya
Kunjungan PM. Modi, India Akan Pasok Rudal BrahMos ke Indonesia
Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi
Berita ini 35 kali dibaca
IPB University merilis tiga inovasi teknologi pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Inovasi tersebut meliputi AWS-Community sebagai sistem pemantauan cuaca real-time, robot pendeteksi penyakit tanaman cabai berbasis AI, serta varietas padi unggul IPB 12S, 13S, 14S, dan 15S. Teknologi ini dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi pertanian, mengurangi kerugian akibat hama, serta mendorong produktivitas tanaman pangan di berbagai wilayah Indonesia.

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti

Jumat, 25 September 2026 - 14:05 WIB

Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!

Jumat, 18 September 2026 - 12:01 WIB

Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur

Jumat, 4 September 2026 - 22:59 WIB

Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi

Berita Terbaru

Pemerintahan

Mantan Panglima TNI Widodo AS Dimakamkan, Sejumlah Tokoh Hadir

Senin, 26 Okt 2026 - 11:16 WIB

Hukum & Kriminal

BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim

Senin, 26 Okt 2026 - 11:01 WIB

Hukum & Kriminal

54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:28 WIB