Tukang Jahit Di Pekalongan Kaget Didatangi Petugas Pajak, Ditagih Tunggakan 2,8 Miliar

Avatar photo

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang tukang jahit sederhana di Desa Coprayan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mengalami kejadian yang mengejutkan pada Rabu (6/8/25). (Istimewa)

Seorang tukang jahit sederhana di Desa Coprayan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mengalami kejadian yang mengejutkan pada Rabu (6/8/25). (Istimewa)

Metrosiar – Seorang tukang jahit sederhana di Desa Coprayan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mengalami kejadian yang mengejutkan pada Rabu (6/8/25).

Pria berinisial IS yang sehari-hari bekerja sebagai tukang jahit mendadak di datangi 4 orang yang mengaku sebagai petugas pajak. Mereka membawa surat pemberitahuan tunggakan pajak dengan nilai fantastis: Rp2,8 miliar.

IS mengaku sangat terkejut dengan kunjungan tersebut. la merasa tidak pernah memiliki usaha besar ataupun penghasilan yang dapat menimbulkan kewajiban pajak sebesar itu.

Baca juga:  Rekor, Rupiah Jeblok ke Rp17.000 per Dolar AS di Pasar NDF, Imbas Perang Dagang Memanas

Saya benar-benar tidak percaya. Saya ini hanya tukang jahit kecil. Motor saja masih kredit, rumah pun tidak punya. Pendapatan saya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak,” ungkap IS dengan nada cemas.

Dalam pertemuan itu, para petugas meminta IS untuk datang ke kantor pajak terdekat guna melakukan klarifikasi. Mereka menjelaskan bahwa data yang tercatat di sistem DJP menunjukkan adanya kewajiban pajak atas nama dan NPWP miliknya.

Baca juga:  Dilema Uang Receh, Dari Kegunaan Tersembunyi Hingga Pandangan Masyarakat yang Terpinggirkan

Kasus ini di duga berkaitan dengan kemungkinan penyalahgunaan data pribadi atau identitas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. IS berharap ada penyelidikan lebih lanjut agar namanya tidak menjadi korban dari kekeliruan administrasi.*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Media Siber

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?
Pakons Prime Hotel Tangerang Gelar Wedding Showcase, Paket Pernikahan Mulai Rp32 Juta!
Mahasiswa Global Institut Ajarkan QRIS dan Canva di Desa Gempol Sari
Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu
Electrical Skill Competition Vol. 2 PNM Buka Kompetisi PLC untuk Mahasiswa, Pendaftaran Gelombang 2 Segera Berakhir
Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi
Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis
Omoda & Jaecoo Optimis raih target 4000 SPK di GIIAS 2026, antusiasme konsumen terus meningkat
Berita ini 72 kali dibaca
Seorang tukang jahit sederhana di Desa Coprayan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mengalami kejadian yang mengejutkan pada Rabu (6/8/25).

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?

Sabtu, 26 September 2026 - 09:23 WIB

Pakons Prime Hotel Tangerang Gelar Wedding Showcase, Paket Pernikahan Mulai Rp32 Juta!

Kamis, 17 September 2026 - 13:51 WIB

Mahasiswa Global Institut Ajarkan QRIS dan Canva di Desa Gempol Sari

Selasa, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Electrical Skill Competition Vol. 2 PNM Buka Kompetisi PLC untuk Mahasiswa, Pendaftaran Gelombang 2 Segera Berakhir

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, unsur pemerintah kelurahan, tokoh lingkungan, dan para pemuda RW 003 berfoto bersama usai kegiatan Deklarasi Damai Pemuda di halaman Kantor Kelurahan Kutabumi, Sabtu (31/10/2026).

Sosial Kemasyarakatan

Tak Ingin Pemuda Terjerumus Tawuran, Lurah Kutabumi Tegaskan Lima Komitmen Damai!

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:55 WIB

Pengurus dan anggota Laskar Merah Putih (LMP) MAC Rajeg bersama jajaran Mada Banten serta perwakilan UPTD Puskesmas Rajeg berfoto bersama usai kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka HUT ke-26 LMP di Balai Warga RW 10 Perumahan Pondok Permata Rajeg, Sabtu (31/10/2026).

Sosial Kemasyarakatan

HUT ke-26 LMP, Cek Kesehatan Gratis di Rajeg Diserbu Warga

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:01 WIB