Metrosiar – Dua unit rumah warga di Kampung Kemiri Pondok RT 005 RW 002, Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, dilalap api akibat dugaan korsleting listrik pada Kamis (26/6) siang.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.10 WIB dan langsung mendapat penanganan cepat dari unsur Kampung Siaga Bencana (KSB) dan aparat Satpol PP Kecamatan Kemiri.
Menurut Ketua KSB Kecamatan Kemiri, Masruri. SE, dua rumah yang terbakar diketahui berdempetan sehingga api dengan cepat menyebar dari satu bangunan ke bangunan lainnya.
“Kronologisnya sekitar jam 13.10 tadi siang terjadi korsleting listrik dan dua rumah terbakar. Itu terjadi di RT 005-002 Kampung Kemiri Pondok, Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri,” jelas Ketua KSB saat dikonfirmasi.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa penghuni salah satu rumah tidak berada di tempat saat insiden terjadi.
“Secara kebetulan, bapak Sana yang di belakang itu sedang tidak ada di rumah, sedangkan istrinya sedang berada di luar rumah, sedang berkumpul dengan tetangga,” ungkapnya.
Asap tebal berwarna hitam dan bau menyengat mulai tercium warga sekitar, yang kemudian segera melaporkan ke pihak terkait. Tim KSB bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kasie Tramtib Satpol PP Kecamatan Kemiri, Hilman, S.H., langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Tidak terlihat asap dari awal, asap itu tiba-tiba keluar, asap hitam dan bau menyengat,” tambah Ketua KSB.
Respons cepat dari tim gabungan berhasil mencegah api merembet lebih luas ke rumah warga lainnya.
Warga bersama petugas bahu membahu melakukan pemadaman darurat sebelum mobil pemadam tiba di lokasi.
Saat ini, penyebab pasti masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Namun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan cukup signifikan.
PLT Kasi Tramtib Hilman. SH dan Ketua KSB Kecamatan Kemiri Masruri. SE, menghimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak sesuai standar.
Pemeriksaan rutin dan perawatan kabel listrik menjadi langkah pencegahan utama.(*)
Editor : Ahmad
Sumber Berita: metrosiar.com









