Syarikah Perketat Pengawasan Jemaah Haji Indonesia 2025, Ini Penyebabnya Menurut Kemenag

Avatar photo

Rabu, 21 Mei 2025 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hilman Latief Beberkan Penyebab Jemaah Haji Indonesia Dikenakan Aturan Lebih Ketat di 2025. Foto ilustrasi jemaah di dalam Masjidil Haram. (Unsplash/hardiman hardiman)

Hilman Latief Beberkan Penyebab Jemaah Haji Indonesia Dikenakan Aturan Lebih Ketat di 2025. Foto ilustrasi jemaah di dalam Masjidil Haram. (Unsplash/hardiman hardiman)

Metrosiar – Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Agama (Kemenag) mengadakan rapat koordinasi membahas persiapan dan tantangan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 atau 1446 H.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini diikuti oleh perwakilan dari Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag.

Dalam pertemuan tersebut, Kemenag menyampaikan bahwa calon jemaah haji asal Indonesia akan dikenakan aturan lebih ketat oleh syarikah (perusahaan penyedia layanan haji di Arab Saudi).

Langkah ini diambil menyusul sejumlah kasus penangkapan jemaah Indonesia oleh otoritas keamanan Arab Saudi.

“Kenapa untuk Indonesia potensi lebih ketatnya banyak, karena sudah terinfo beberapa penangkapan jemaah,” ungkap Dirjen PHU Kemenag, Hilman Latief, dalam rapat di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/25).

Baca juga:  Mandi Sebelum Puasa Ramadan: Tradisi dan Panduan Niat Mandi

Hilman menjelaskan jemaah yang ditangkap umumnya menggunakan prosedur ilegal, seperti memanfaatkan visa ziarah untuk melaksanakan haji.

“Bukan jemaah haji, tidak menggunakan visa haji, di Madinah ada yang ditangkap, di bandara ada yang ditangkap, di beberapa tempat ada yang ditangkap,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihak keamanan Arab Saudi kini lebih waspada terhadap warga Indonesia.

“Saya diinfomasikan karena ada kasus-kasus begitu, jadi pihak keamanan menjadi lebih hati-hati kalau orang Indonesia datang karena ada banyak, memang benar mereka pakai ziarah,” jelas Hilman.

Oleh karena itu, Kemenag menerapkan pengawasan lebih ketat guna memastikan jemaah dapat memasuki Makkah dengan aman.

Baca juga:  Aturan Haji 2025 Diperketat: Arab Saudi Gunakan Drone Tangkap Jemaah Ilegal

“Ini kenapa kami kemarin agak ketat, bukan tega ya tapi agak ketat agar jangan sampai masuk ke Makkah tidak dalam pengawalan syarikahnya yang bisa menembusnya (Makkah),” imbuhnya.

Sebagai informasi, syarikah merupakan perusahaan yang ditunjuk Pemerintah Arab Saudi untuk menyediakan layanan pendukung ibadah haji, meliputi logistik, kesehatan, akomodasi, dan fasilitas lainnya.

Tahun 2025, terdapat 8 syarikah yang melayani jemaah Indonesia, yaitu Al Bait Guests, Rakeen Mashariq, Sana Mashariq, Rehlat & Manafea, Al Rifadah, Rawaf Mina, MCDC, dan Rifad. Masing-masing syarikah akan menangani 11 ribu hingga 36 ribu jemaah.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, WNI Diminta Waspada
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Markas Baru Ronaldinho di Italia: Stadio Bruno Benelli Siap Jadi Panggung Comeback R10
Ronaldinho Comeback di Usia 46 Tahun, Bidik Gol ke-300 Bersama Ravenna FC
Sungguh Malang Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol
Piala Dunia 2026 Jelang Perancis vs Inggris Perebutan Tempat ke 3
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Ada 10 Fakta Menarik
Semi Final Piala Dunia 2026, Perancis Nilai Paling Tinggi, Argentina Paling Subur, Spanyol Paling Minim Kebobolan dan Inggris Dengan Supporter Yang Sangat Berisik.
Berita ini 19 kali dibaca
Aturan ketat haji 2025 diberlakukan setelah jemaah haji Indonesia ditangkap Arab Saudi karena menggunakan visa ziarah ilegal. Kemenag melalui Dirjen PHU Hilman Latief menjelaskan bahwa syarikah haji akan meningkatkan pengawasan...

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 10:32 WIB

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, WNI Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Markas Baru Ronaldinho di Italia: Stadio Bruno Benelli Siap Jadi Panggung Comeback R10

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Ronaldinho Comeback di Usia 46 Tahun, Bidik Gol ke-300 Bersama Ravenna FC

Senin, 20 Juli 2026 - 19:35 WIB

Sungguh Malang Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol

Berita Terbaru

Bisnis & Investasi

Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!

Jumat, 25 Sep 2026 - 14:05 WIB