Kerja Sama Energi Indonesia – Denmark Diperpanjang, Fokus pada Energi Bersih

Avatar photo

Selasa, 22 April 2025 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia–Denmark Perluas Aliansi Energi Terbarukan Lewat Tiga MoU Baru (Ilustrasi lp2m.uma.ac.id)

Indonesia–Denmark Perluas Aliansi Energi Terbarukan Lewat Tiga MoU Baru (Ilustrasi lp2m.uma.ac.id)

Metrosiar – Indonesia dan Denmark resmi memperpanjang dan memperluas kerja sama strategis di sektor energi dengan menandatangani Protokol Perubahan dan tiga nota kesepahaman (MoU) baru.

Penandatanganan ini dilakukan dalam pertemuan bilateral antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen.

Bahlil menjelaskan bahwa perjanjian ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang sudah berlangsung selama satu dekade.

“Kami sangat mengapresiasi selama kurang lebih 10 tahun pemerintah Indonesia dan Denmark telah melakukan banyak hal dalam melakukan kerja sama, khususnya pengembangan energi dan lebih khusus lagi energi baru dan terbarukan,” ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (21/4).

Baca juga:  Presiden Prabowo Minta Penghapusan Kuota Impor untuk Komoditas Penting

Protokol Perubahan Ketiga memperpanjang masa berlaku Indonesia Denmark Energy Partnership Programme (INDODEPP) sekaligus memperluas ruang lingkup kerja sama di bidang energi bersih, energi terbarukan, dan konservasi energi.

Bahlil menilai kolaborasi ini berperan penting dalam mempercepat target transisi energi nasional. Ia juga menekankan pengalaman Denmark dalam pengembangan energi angin dan efisiensi energi sebagai aset penting dalam kemitraan ini.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan bukti nyata kerja sama strategis yang berkelanjutan.

Baca juga:  Gubernur Banten: Daihatsu Kumpul Sahabat Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

“Hari ini kita merayakan 10 tahun kerja sama yang erat di sektor energi, dan hal ini benar-benar dapat membuka jalan bagi kemitraan strategis komprehensif,” ungkapnya.

Selain Protokol Perubahan, tiga MoU juga ditandatangani oleh pelaku usaha dari kedua negara.

  • Pertama, MoU antara PLN Indonesia Power dan Vestas untuk studi bersama terkait pemenuhan permintaan listrik hijau di Indonesia.
  • Kedua, MoU antara PLN Nusantara Power dan Vestas mengenai studi pengembangan proyek pembangkit energi terbarukan.
  • Ketiga, MoU antara PLN Indonesia Power dan Saltfoss Energy mengenai pengembangan teknologi energi nuklir di Indonesia.(*)

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangkok Bank Bawa 37 Investor Thailand, Ada Apa dengan Indonesia?
Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar
Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas
Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW
AMDAL Jadi Kunci Proyek Aman, Ini Risiko Jika Diabaikan!
Pakons Prime Hotel Tangerang Gelar Wedding Showcase, Paket Pernikahan Mulai Rp32 Juta!
Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!
Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur
Berita ini 28 kali dibaca
Indonesia dan Denmark resmi memperpanjang kemitraan strategis di sektor energi melalui penandatanganan Protokol Perubahan dan tiga MoU baru. Kerja sama ini mencakup pengembangan energi bersih, terbarukan, serta efisiensi energi, dan menandai 10 tahun kolaborasi kedua negara dalam transisi energi.

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Bangkok Bank Bawa 37 Investor Thailand, Ada Apa dengan Indonesia?

Selasa, 29 September 2026 - 13:19 WIB

Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar

Selasa, 29 September 2026 - 13:10 WIB

Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW

Senin, 28 September 2026 - 08:29 WIB

AMDAL Jadi Kunci Proyek Aman, Ini Risiko Jika Diabaikan!

Berita Terbaru