Metrosiar – Seorang remaja terlibat insiden yang membuatnya menangis setelah mencoba mengejek petugas polisi yang sedang melakukan patroli.
Kejadian ini terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial setelah diposting oleh akun Pak Eko Menyapa (Polisi Menyapa) pada Selasa (11/3/2025).
Dalam video tersebut, tampak petugas polisi yang sedang melaksanakan patroli menggunakan mobil.
Informasi dalam video menunjukkan peristiwa ini terjadi di kawasan Pasirian, Lumajang, Jawa Timur.
“Antisipasi balap liar di Jalan Lintas Selatan Pasirian Lumajang. Jangan balap liar!” tulis Pak Eko Menyapa yang dikutip Metrosiar.com pada Rabu (12/3/2025).
Pada video tersebut, terlihat dua sepeda motor yang dikendarai oleh remaja sedang siap untuk adu balap. Tapi balapan tersebut tidak terjadi setelah polisi membunyikan sirine.
Salah satu remaja kemudian terlihat mengejek mobil patroli polisi yang berada di belakangnya.
Remaja tersebut mengenakan kopiah hitam, kemeja hitam, dan celana pendek jins, serta melakukan ejekan dengan cara mengangkat dan menggoyangkan bokongnya ke arah mobil patroli sambil tersenyum lebar dan melihat ke arah polisi.
Menangis Dalam Mobil Patroli
Pada bagian selanjutnya dalam video, terlihat remaja tersebut menangis sesenggukan di dalam mobil patroli.
Polisi yang bernama Aiptu Eko Budi Laksono langsung meminta remaja itu untuk menghubungi orang tuanya.
“Nangis sekarang, abis jedig-jedig, abis eceng-eceng, nangis, apaan?” ujar Pak Eko, sambil menunjukkan remaja itu yang menangis di dalam mobil patroli.
“Panggil orang tuamu nanti, biar kamu taubat. Gak usah cengeng, berani berbuat, berani bertanggung jawab,” tambahnya.
Video selanjutnya memperlihatkan remaja itu berada di kantor polisi dan semakin menangis saat menghubungi orang tuanya.
“Orang tua sudah melarang, masih saja,” kata Pak Eko.
Di bagian akhir video, remaja tersebut terlihat bersujud meminta maaf di depan ibunya di kantor polisi.
Aiptu Eko Budi Laksono, yang dikenal sebagai Pak Eko, adalah anggota Polsek Pasirian.
Dalam keterangannya kepada media, Pak Eko menjelaskan remaja tersebut diamankan saat patroli balap liar dilakukan.
Remaja itu kemudian dibina di Polsek Pasirian dan dipulangkan setelah dijemput oleh orang tuanya.
Meskipun demikian, remaja pengejek polisi tetap ditilang karena tidak memakai helm dan tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan.(*)
Editor : Kun Nedu
Sumber Berita: media sosial










