Metrosiar – Umat Muslim di berbagai daerah tengah bersiap menyambut bulan suci Ramadan dengan tradisi munggahan, sebuah momen penuh makna yang dilakukan menjelang puasa.
Tradisi ini menjadi ajang silaturahmi, saling memaafkan, serta mempersiapkan diri secara spiritual dan fisik sebelum memasuki bulan suci.
Warga Kp Kemiri RtRw 001/001 Desa Kemiri Kecamatan Kemiri juga melaksanakan munggahan yang dilakukan tiap tahun menjelang bulan suci Ramadhan.
Tradisi ini menjadi salah satu momentum supaya mempererat tali silaturahmi dan juga mendoakan para leluhur yang telah tiada.
Acara ini berlangsung dengan khidmat yang dilaksanakan di kediaman ketua Ormas Pendekar Banten Korcam Kemiri, Kusnadi atau yang biasa dikenal dengan sapaan akrab Bokir, Jum’at 28 Februari 2025.
Di berbagai daerah, munggahan dilakukan dengan berbagai cara, seperti berkumpul bersama keluarga, makan bersama, hingga berziarah ke makam keluarga untuk mendoakan leluhur.
Tak hanya itu, banyak masyarakat juga memanfaatkan momen ini untuk membersihkan rumah dan tempat ibadah, sebagai simbol penyucian diri sebelum Ramadan.
Salah satu warga, Rizky mengungkapkan munggahan adalah tradisi yang selalu dinantikan setiap tahun.
“Ini saat yang tepat untuk berkumpul dengan keluarga dan saling bermaafan. Kami juga biasa makan bersama, sebagai bentuk syukur menyambut Ramadan,” ujarnya.
Selain itu, di beberapa daerah, tradisi munggahan juga diisi dengan pengajian, doa bersama, dan berbagi dengan sesama, seperti membagikan makanan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk persiapan spiritual agar Ramadan dijalani dengan hati yang lebih bersih dan penuh keberkahan.
Dengan semangat munggahan, umat Muslim diharapkan dapat memasuki Ramadan dengan hati yang ikhlas dan jiwa yang lebih tenang.
Ramadan yang tinggal menghitung hari pun semakin terasa kehadirannya, membawa harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dekat dengan Sang Pencipta.
Selamat menyambut Ramadan, semoga ibadah kita diterima dan diberikan kelancaran dalam menjalankannya.(*)
Editor : Kun









