Poliran Disiapkan, Polri Bidik Solusi Pengangguran Lewat Pelatihan dan Lapangan Kerja

Avatar photo

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Metrosiar – Polri menyiapkan langkah pendekatan sosial melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Program ini diarahkan untuk membantu masyarakat yang belum memiliki pekerjaan agar mendapatkan pelatihan keterampilan sekaligus membuka akses menuju dunia kerja melalui kerja sama dengan perusahaan.

Gagasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas peran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kepolisian tidak hanya dituntut hadir dalam penegakan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga diharapkan mampu mengambil peran dalam membantu mengatasi berbagai persoalan sosial.

Melalui program Poliran, persoalan pengangguran diharapkan mendapat perhatian lebih luas. Masyarakat yang membutuhkan pekerjaan didorong untuk meningkatkan kompetensi melalui pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Pemberdayaan Masyarakat Jadi Perhatian

Pengangguran masih menjadi persoalan sosial dan ekonomi yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Keterbatasan keterampilan, minimnya informasi lowongan pekerjaan, hingga ketidaksesuaian kompetensi dengan kebutuhan industri menjadi sejumlah tantangan yang dihadapi para pencari kerja.

Dalam konteks tersebut, Poliran diharapkan dapat menjadi jembatan antara masyarakat yang membutuhkan pekerjaan dengan perusahaan yang memerlukan tenaga kerja.

Pelatihan keterampilan menjadi salah satu aspek penting agar calon pekerja tidak hanya mendapatkan kesempatan mengikuti proses rekrutmen, tetapi juga memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Baca juga:  Mau Mudik Lebaran, Intip Jadwal Kapal Pelni Bulan Maret 2025, Rute, Harga hingga Cara Pesan Tiket

Apabila dilaksanakan secara konsisten, pendekatan ini berpotensi memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama mereka yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh akses pekerjaan.

Pencegahan Kriminalitas Melalui Pendekatan Sosial

Menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan tindakan penegakan hukum. Upaya pencegahan melalui pemberdayaan ekonomi dan penguatan kondisi sosial juga memiliki peran penting.

Kesempatan memperoleh pekerjaan dapat membantu masyarakat membangun kemandirian ekonomi, memenuhi kebutuhan keluarga, serta meningkatkan kualitas hidup.

Meski demikian, pengangguran tidak boleh secara otomatis dikaitkan dengan tindak kriminalitas. Karena itu, Poliran perlu ditempatkan sebagai program pemberdayaan dan pencegahan sosial, bukan sebagai bentuk stigma terhadap masyarakat yang belum memiliki pekerjaan.

Dengan membuka akses pelatihan dan kesempatan kerja, Polri diharapkan turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih produktif dan kondusif.

Perusahaan Diharapkan Ikut Berpartisipasi

Keberhasilan program Poliran membutuhkan dukungan lintas sektor, khususnya dari dunia usaha dan industri. Perusahaan diharapkan dapat berpartisipasi melalui penyediaan informasi lowongan pekerjaan, pelatihan sesuai kebutuhan industri, hingga proses perekrutan tenaga kerja secara transparan.

Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi ketenagakerjaan, dan lembaga pelatihan juga diperlukan agar pelaksanaan program tepat sasaran.

Masyarakat yang mengikuti program ini harus memperoleh informasi yang jelas mengenai persyaratan pekerjaan, upah, jam kerja, serta hak dan kewajiban sebagai pekerja.

Baca juga:  Polda Banten Perketat Penertiban Kendaraan ODOL, Kapolda Tegaskan Angkutan Tambang Wajib Taat Aturan.

Dengan demikian, program tidak hanya berorientasi pada penempatan tenaga kerja, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan kesempatan bekerja secara layak.

Jangan Berhenti pada Gagasan

Tantangan terbesar program Poliran adalah memastikan gagasan tersebut benar-benar diwujudkan dalam kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Keberhasilannya perlu diukur melalui sejumlah indikator, mulai dari jumlah masyarakat yang memperoleh pelatihan, jumlah peserta yang berhasil mendapatkan pekerjaan, hingga keberlanjutan mereka dalam dunia kerja.

Transparansi pelaksanaan dan evaluasi secara berkala juga menjadi hal penting agar masyarakat dapat mengetahui sejauh mana program tersebut memberikan hasil.

Pada akhirnya, keamanan bukan hanya tentang seberapa kuat aparat melakukan penindakan, tetapi juga tentang bagaimana berbagai pihak mampu membangun kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang lebih baik.

Program Poliran diharapkan menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Melalui kolaborasi, pelatihan keterampilan, dan perluasan kesempatan kerja, upaya membangun masyarakat produktif sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban dapat berjalan beriringan.

Kini, tantangannya adalah bagaimana program tersebut diwujudkan secara konkret agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Tangkap Pelaku, Brigjen Irhamni Bidik Jaringan di Balik Kejahatan SDA
Polsek Pasar Kemis Gandeng TNI dan Petani, Lahan 1 Hektare Mulai Ditanami Jagung
Dandim 0506/Tgr Buka Jalan Sinergi Ojol, Baksos hingga Rencana Program Usaha
Kapolsek Pasar Kemis Tekankan 3K, Personel Diminta Siaga Antisipasi Tawuran
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan
Mantan Panglima TNI Widodo AS Dimakamkan, Sejumlah Tokoh Hadir
54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap
Bukan Sekadar Sholat Jumat, Kapolsek Pasar Kemis Sampaikan Pesan Penting Ini
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Bukan Sekadar Tangkap Pelaku, Brigjen Irhamni Bidik Jaringan di Balik Kejahatan SDA

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Poliran Disiapkan, Polri Bidik Solusi Pengangguran Lewat Pelatihan dan Lapangan Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Polsek Pasar Kemis Gandeng TNI dan Petani, Lahan 1 Hektare Mulai Ditanami Jagung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Kapolsek Pasar Kemis Tekankan 3K, Personel Diminta Siaga Antisipasi Tawuran

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Berita Terbaru