Bajawa.Metrosiar- Kecelakaan maut terjadi di Desa Kezewea I, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (23/9/2026) malam.
Sebuah mobil bemo minibus bernomor polisi EB 1539 DI terjun ke jurang sedalam sekitar 50 meter setelah mengalami kecelakaan tunggal. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WITA.
Minibus yang dikemudikan M W (39) itu membawa delapan orang, termasuk pengemudi. Kendaraan tersebut diketahui sedang dalam perjalanan dari Maubawa menuju Were.

Saat melintas di lokasi kejadian, minibus diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Pengemudi kemudian kehilangan kendali hingga kendaraan keluar dari badan jalan dan terjun ke jurang.
Kecelakaan itu mengakibatkan 2 orang penumpang meninggal dunia. Sementara pengemudi dan enam penumpang lainnya mengalami luka ringan.
Selain menyebabkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan minibus mengalami kerusakan. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.

Laporan kecelakaan diterima sekitar pukul 22.20 WITA. Personel Unit Gakkum Subnit Laka Satlantas Polres Ngada langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan, mendata korban, mengamankan barang bukti serta melengkapi administrasi penyidikan.
Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., melalui Kasat Lantas Polres Ngada IPTU Yoseph D. Tote, S.A.P., mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan saat berkendara.
“Jangan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi yang dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain,” ujar IPTU Yoseph D. Tote.

Ia mengatakan, dugaan kelalaian dalam kecelakaan tersebut masih dalam proses penanganan dan penyidikan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Ngada.
Kasat Lantas juga mengingatkan pengendara untuk memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan situasi di sekitar.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan. Pengendara harus selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas,” tegasnya.
Satlantas Polres Ngada mengajak seluruh masyarakat membangun budaya tertib berlalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar kewajiban.*
Polres Ngada – Nyata Giat, Aman Damai dan Amanah.









