Kapolda Banten Beberkan Ancaman Baru, Pengamanan Objek Vital Kini Tak Bisa Lagi Cara Lama

Avatar photo

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang, Metrosiar – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Banten menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Tahun Anggaran 2026 di Hotel Aston Serang, Rabu (22/07). Kegiatan yang mengusung tema “Optimalisasi Peran Ditpamobvit Polda Banten dalam Pemeliharaan Kamtibmas Guna Mendukung Asta Cita” ini menjadi forum strategis untuk memperkuat pengamanan objek vital di Provinsi Banten.

Rakernis dibuka langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki. Kegiatan tersebut turut dihadiri Pejabat Utama Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria, narasumber dari Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Dinas Perindustrian Provinsi Banten, para Kapolsek yang wilayahnya memiliki Objek Vital Nasional, serta peserta Rakernis Ditpamobvit Polda Banten.

Dalam sambutannya, Kapolda Banten menegaskan bahwa Rakernis Ditpamobvit merupakan forum penting untuk menyamakan arah kebijakan, mengevaluasi pelaksanaan tugas, sekaligus memperkuat kesiapan organisasi dalam menghadapi dinamika keamanan yang terus berkembang.

“Rakernis ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan arah kebijakan, mengevaluasi pelaksanaan tugas, serta memperkuat kesiapan organisasi dalam menghadapi dinamika keamanan yang terus berkembang. Saya berharap forum ini mampu melahirkan gagasan, inovasi, dan langkah nyata yang dapat diimplementasikan secara optimal di lapangan,” ujar Kapolda Banten.

Baca juga:  Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tinjau Daerah Langganan Banjir di Karawang, Janjikan Rumah Panggung untuk Warga

Kapolda menjelaskan, Provinsi Banten memiliki posisi yang sangat strategis sebagai gerbang utama Pulau Jawa dan Sumatera. Keberadaan berbagai objek vital nasional, kawasan industri, pelabuhan, pembangkit listrik, hingga pusat-pusat kegiatan ekonomi menjadikan stabilitas keamanan sebagai faktor penting dalam menjaga kelancaran aktivitas masyarakat, keberlangsungan investasi, serta mendukung pembangunan nasional.

“Pengamanan objek vital harus terus ditingkatkan melalui pendekatan yang adaptif, berbasis analisis risiko, serta didukung pemanfaatan teknologi. Selain itu, kemampuan personel dalam merespons cepat setiap potensi gangguan dan memperkuat sinergi dengan pengelola objek vital maupun seluruh pemangku kepentingan harus terus ditingkatkan agar setiap kerawanan dapat diantisipasi sejak dini,” jelas Kapolda.

Lebih lanjut, Kapolda mengungkapkan bahwa perkembangan lingkungan strategis saat ini menghadirkan tantangan yang semakin kompleks, mulai dari ancaman siber, potensi sabotase, bencana alam, hingga dinamika sosial yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut sistem pengamanan yang tidak hanya mampu merespons gangguan, tetapi juga mampu mendeteksi, mencegah, dan mengelola risiko secara efektif.

Baca juga:  895 Jembatan Presisi Dibangun, Banten Jadi yang Terbanyak

Di akhir arahannya, Kapolda Banten mengajak seluruh peserta Rakernis menjadikan forum tersebut sebagai wadah memperkuat kapasitas, meningkatkan profesionalisme, serta menyusun langkah-langkah konkret dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sejalan dengan tema Rakernis tahun ini, saya berharap seluruh jajaran Ditpamobvit semakin memperkuat kontribusinya dalam memelihara kamtibmas. Keamanan yang kita wujudkan bukan hanya melindungi objek vital, tetapi juga memberikan kepastian bagi dunia usaha, meningkatkan kepercayaan investor, serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Manfaatkan forum ini untuk bertukar pengalaman, memperkaya wawasan, dan menyusun rekomendasi yang implementatif sehingga Ditpamobvit Polda Banten semakin profesional, adaptif, dan mampu menjawab berbagai tantangan di masa mendatang,” tutup Kapolda Banten.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Serukan Perang Total terhadap Narkoba, Anggota Polri Dilarang Jadi Pelindung Bandar!
Kapolri Mutasi Lima Pejabat Polri, Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti
Bukan Sekadar Kunjungan, Kapolda NTT Bawa Perhatian Khusus untuk Polairud
Bukan Sekadar Tangkap Pelaku, Brigjen Irhamni Bidik Jaringan di Balik Kejahatan SDA
Poliran Disiapkan, Polri Bidik Solusi Pengangguran Lewat Pelatihan dan Lapangan Kerja
Polsek Pasar Kemis Gandeng TNI dan Petani, Lahan 1 Hektare Mulai Ditanami Jagung
Dandim 0506/Tgr Buka Jalan Sinergi Ojol, Baksos hingga Rencana Program Usaha
Kapolsek Pasar Kemis Tekankan 3K, Personel Diminta Siaga Antisipasi Tawuran
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:15 WIB

Kapolri Serukan Perang Total terhadap Narkoba, Anggota Polri Dilarang Jadi Pelindung Bandar!

Senin, 2 November 2026 - 00:33 WIB

Kapolri Mutasi Lima Pejabat Polri, Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti

Minggu, 1 November 2026 - 17:39 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan, Kapolda NTT Bawa Perhatian Khusus untuk Polairud

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Bukan Sekadar Tangkap Pelaku, Brigjen Irhamni Bidik Jaringan di Balik Kejahatan SDA

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Poliran Disiapkan, Polri Bidik Solusi Pengangguran Lewat Pelatihan dan Lapangan Kerja

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, unsur pemerintah kelurahan, tokoh lingkungan, dan para pemuda RW 003 berfoto bersama usai kegiatan Deklarasi Damai Pemuda di halaman Kantor Kelurahan Kutabumi, Sabtu (31/10/2026).

Sosial Kemasyarakatan

Tak Ingin Pemuda Terjerumus Tawuran, Lurah Kutabumi Tegaskan Lima Komitmen Damai!

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:55 WIB