Bajawa.Metrosiar- Di tengah banyaknya janji tentang perhatian terhadap dunia pendidikan, Anggota DPRD Kabupaten Ngada dari Fraksi Gerindra, Karel Maku, memilih menunjukkan aksi nyata.
Dengan mengerahkan bantuan alat berat untuk memperluas arena bermain dan lapangan sekolah, Karel turun langsung membantu penataan lingkungan SDN Late, demi menciptakan ruang belajar yang lebih nyaman dan representatif bagi para siswa.
Langkah tersebut menjadi bukti bahwa kepeduliannya terhadap pendidikan tidak berhenti pada wacana. Karel menegaskan dirinya berkomitmen penuh untuk terus mengawal dan membantu pengembangan SDN Late hingga kebutuhan mendasar sekolah itu dapat terpenuhi.
“Pendidikan adalah fondasi masa depan daerah. Karena itu saya tidak ingin hanya hadir saat ada kegiatan seremonial. Saya berkomitmen membantu SDN Late secara total agar anak-anak memiliki lingkungan belajar dan bermain yang lebih layak,” tegas Karel Maku kepada Metrosiar, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, perhatian terhadap SDN Late menjadi sangat penting karena sekolah tersebut telah ditunjuk sebagai tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat Kecamatan Golewa Barat yang akan berlangsung pada November mendatang.
Momentum tersebut, kata Karel, harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk mempercepat pembenahan fasilitas sekolah sehingga mampu memberikan wajah terbaik pendidikan di wilayah itu.
Tak hanya untuk kepentingan kegiatan PGRI, perluasan lapangan juga dipandang sebagai investasi jangka panjang. Karel menilai posisi SDN Late akan semakin strategis ketika RSUD Late mulai beroperasi dan kawasan tersebut berkembang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
“Ketika RSUD Late sudah berjalan, kawasan ini akan tumbuh lebih cepat. SDN Late akan menjadi salah satu sekolah yang banyak diminati masyarakat. Karena itu, fasilitasnya harus dipersiapkan dari sekarang agar mampu menjawab kebutuhan ke depan,” ujarnya.
Ia pun mengajak pemerintah daerah, masyarakat, alumni, dan berbagai pihak untuk bersama-sama membangun pendidikan melalui semangat gotong royong.
“Ini baru langkah awal. Saya berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama, dan masa depan anak-anak kita tidak boleh menunggu,” tandasnya.
Kepedulian Karel Maku mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan komite. Ketua Komite SDN Late, Ferdinandus Gou, menyampaikan terima kasih atas bantuan alat berat yang dinilai sangat membantu menyelesaikan persoalan keterbatasan lahan sekolah.
“Saya sebagai Ketua Komite menyampaikan terima kasih kepada Bapak Karel Maku atas bantuan alat berat ini. Kehadiran beliau memberikan solusi nyata bagi kebutuhan sekolah kami,” ungkap Ferdinandus yang akrab disapa Nas.
Ia bahkan mengakui bahwa selama ini SDN Late belum banyak tersentuh perhatian pembangunan. Namun melalui kepedulian anggota DPRD dari Dapil Golewa tersebut, salah satu kebutuhan mendesak sekolah kini mulai teratasi.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala SDN Late, Johanes Berchmans Neta. Menurutnya, perluasan arena bermain merupakan kebutuhan penting bagi perkembangan siswa sekaligus mendukung berbagai kegiatan sekolah.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan ini. Lapangan yang diperluas akan memberikan ruang yang lebih aman dan nyaman bagi anak-anak untuk bermain serta beraktivitas,” ujar pria yang akrab disapa Joni Neta itu.
Selain menunjang aktivitas harian siswa, lapangan yang diperluas juga akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan upacara dan berbagai kegiatan dalam rangka peringatan HUT PGRI tingkat Kecamatan Golewa Barat pada November mendatang.
Dengan aksi nyata tersebut, Karel Maku kembali menunjukkan bahwa perhatian terhadap pendidikan tidak cukup diwujudkan melalui kata-kata, melainkan melalui kerja konkret yang langsung dirasakan manfaatnya oleh sekolah dan para peserta didik.*









