MBG Jangan Cuma Jadi Wacana! DPRD Golkar Desak Pemda dan SPPG Percepat Operasional Dapur Gizi di Utara Ngada

Avatar photo

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Ngada, Sain Songkares bersama Siswa/Siswi SD. (Foto: Elfrat Frans Dhena).

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Ngada, Sain Songkares bersama Siswa/Siswi SD. (Foto: Elfrat Frans Dhena).

Bajawa.Metrosiar- Lambannya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ngada menuai sorotan tajam.

Anggota DPRD Kabupaten Ngada dari Fraksi Golkar, Sain Songkares, mendesak Pemerintah Daerah dan Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) segera mempercepat pembangunan dan pengoperasian dapur MBG, khususnya di wilayah Utara Ngada yang hingga kini belum merasakan manfaat program unggulan Presiden tersebut.

Menurut Sain, dari target sekitar 38 hingga 40 dapur MBG yang direncanakan dibangun di Kabupaten Ngada, hingga saat ini baru sekitar delapan dapur yang terealisasi. Kondisi tersebut dinilai sangat jauh dari harapan masyarakat yang menantikan kehadiran program strategis nasional itu.

“Program MBG tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Karena itu, keterlambatan ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,” tegas Sain, Senin (26/5).

Ia menyoroti ketimpangan pelaksanaan program yang masih terjadi. Wilayah Utara Ngada yang meliputi Kecamatan Wolomeze, Bajawa Utara, Riung, dan Riung Barat hingga kini belum memiliki dapur MBG yang beroperasi. Bahkan di Kecamatan Riung, pembangunan gedung dapur MBG disebut belum rampung.

Akibatnya, ribuan siswa yang menjadi sasaran program masih menunggu realisasi yang nyata.

Sementara sejumlah wilayah lain seperti Bajawa, Golewa, Soa, dan Inerie telah mulai menikmati manfaat MBG, masyarakat di Utara Ngada baru sebatas mendengar informasi tanpa merasakan dampaknya secara langsung.

Baca juga:  Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kemiri Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Ukhuwah dan Kebersamaan

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Utara Ngada, Sain mengaku terus melakukan komunikasi dengan pemerintah dan pihak SPPG baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan untuk mendorong percepatan program tersebut.

“Kalau ini adalah program prioritas Presiden, maka pelaksanaannya juga harus menjadi prioritas utama di daerah. Jangan sampai ada wilayah yang tertinggal terlalu lama,” ujarnya.

Sain mengungkapkan, berdasarkan penjelasan Korwil SPPG yang diterimanya, kehadiran dapur MBG akan memberikan dampak ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat.

Selain memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah, program ini juga membuka peluang usaha dan peningkatan pendapatan bagi petani, nelayan, peternak, pelaku UMKM, hingga tenaga kerja yang terlibat dalam pengelolaan dapur.

Karena itu, ia mempertanyakan lambannya progres pembangunan dan pengoperasian dapur MBG di Ngada.

“Kalau program KDMP bisa bergerak cepat dan pembangunan gedungnya terlihat hampir di semua kecamatan, mengapa percepatan MBG tidak menunjukkan semangat yang sama? Ini yang perlu dijelaskan kepada publik,” katanya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Sain mendorong Pemerintah Kabupaten Ngada segera menggelar rapat koordinasi lintas sektor yang secara khusus membahas hambatan pembangunan dan operasional dapur MBG.

Langkah itu dinilai penting agar setiap kendala dapat diidentifikasi dan diselesaikan secara cepat.

Baca juga:  Semangat Nasionalisme Menggema di Kecamatan Kemiri pada Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-97

Ia juga meminta pimpinan DPRD Kabupaten Ngada segera memfasilitasi rapat dengar pendapat bersama pemerintah daerah dan Korwil SPPG guna membuka ruang diskusi yang transparan terkait penyebab keterlambatan program tersebut.

“RDP perlu dilakukan agar publik mengetahui persoalan yang sebenarnya sekaligus memastikan ada solusi konkret untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Sain meminta agar akses informasi dan peluang kemitraan dalam pembangunan dapur MBG dibuka seluas-luasnya bagi masyarakat yang memiliki kemampuan dan komitmen untuk terlibat. Dengan demikian, percepatan program dapat berjalan lebih efektif dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan sektor pendukung seperti kelompok tani, nelayan, peternak, dan pelaku hortikultura agar mampu menangkap peluang ekonomi yang lahir dari program MBG.

“Program ini berpotensi menciptakan perputaran ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, OPD terkait harus mulai menyiapkan masyarakat agar mampu menjadi bagian dari rantai pasok MBG,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Sain menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh berhenti sebagai bahan diskusi di ruang rapat atau sekadar pemberitaan di media.

“MBG harus benar-benar hadir di meja makan anak-anak sekolah di Utara Ngada. Semua anak bangsa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dan manfaat pembangunan, tanpa dibedakan oleh letak geografisnya,” pungkasnya.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Kemiri Pimpin Apel PAM Malam Takbir Idul Adha 1447 H, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Wilayah
Tak Hanya Bicara, Karel Maku Bertindak! Kerahkan Alat Berat Perluas Lapangan SDN Late, Siap Kawal Pendidikan Hingga Tuntas
KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat
Damkar Unit Mauk dan RedKar Evakuasi Sarang Tawon di SD 3 Kemiri Tangerang
127 Kasus Terungkap, Dukungan Kompolnas ke Polda Metro Jaya Jadi Sorotan
Pesan Kasat Binmas Ini Bikin Calon Bhayangkara Cilegon Makin Siap Diklatsar
70 Sapi dan 5 Domba Siap Disalurkan, Langkah Polda Banten Jadi Sorotan
Keuskupan Agung Merauke Sebut Film ‘Pesta Babi’ Hanya Berdasarkan Keinginan Penyandang Dana
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:31 WIB

Camat Kemiri Pimpin Apel PAM Malam Takbir Idul Adha 1447 H, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Wilayah

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:31 WIB

Tak Hanya Bicara, Karel Maku Bertindak! Kerahkan Alat Berat Perluas Lapangan SDN Late, Siap Kawal Pendidikan Hingga Tuntas

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:49 WIB

MBG Jangan Cuma Jadi Wacana! DPRD Golkar Desak Pemda dan SPPG Percepat Operasional Dapur Gizi di Utara Ngada

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:03 WIB

KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat

Senin, 25 Mei 2026 - 21:14 WIB

Damkar Unit Mauk dan RedKar Evakuasi Sarang Tawon di SD 3 Kemiri Tangerang

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakatan

Damkar Unit Mauk dan RedKar Evakuasi Sarang Tawon di SD 3 Kemiri Tangerang

Senin, 25 Mei 2026 - 21:14 WIB