Sudarsono Sujud Syukur di Depan KPK Usai Praperadilan Hasto Ditolak, Mengapa?

Avatar photo

Senin, 17 Februari 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sudarsono melakukan sujud syukur di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada 17 Februari 2025, sebagai bentuk ungkapan syukur atas penolakan gugatan praperadilan yang diajukan oleh Hasto Kristiyanto. (Facebook PDIP- Hasto Kristiyanto)

Sudarsono melakukan sujud syukur di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada 17 Februari 2025, sebagai bentuk ungkapan syukur atas penolakan gugatan praperadilan yang diajukan oleh Hasto Kristiyanto. (Facebook PDIP- Hasto Kristiyanto)

Metrosiar – Mantan kader PDI-P, Sudarsono, melakukan sujud syukur di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Senin (17/2/2025).

Aksi tersebut dilakukan sebagai ungkapan syukur atas penolakan gugatan praperadilan yang diajukan oleh Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Saya datang ke KPK hari ini untuk sujud syukur karena gugatan praperadilan yang diajukan oleh Hasto ditolak,” ujar Sudarsono di lokasi.

Dalam aksinya, ia membawa karangan bunga yang bertuliskan ‘mendukung KPK memproses hukum Hasto Kristiyanto’.

Baca juga:  Partai Gelora Kota Tangerang Rayakan HUT ke-6 dengan Nuansa Hangat dan Penuh Kebersamaan

Ia juga mengenakan baju hitam dengan gambar wajahnya sendiri yang mengenakan blangkon, serta tulisan ‘mari kita cari jalan kebenaran yang hakiki’.

Sudarsono menjelaskan tindakan tersebut dilakukan untuk menyambut pemeriksaan Hasto yang dijadwalkan pada hari tersebut.

“Namun, sepertinya Hasto belum hadir, dan saya berharap Hasto tidak mempermainkan nasib bangsa dan masyarakat,” tambahnya.

Ia juga mengajak Hasto untuk taat pada proses hukum dan mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan.

“Jika sidang praperadilan sudah ditolak, silakan ikuti proses selanjutnya,” ujarnya.

Baca juga:  Fahri Hamzah: Ramadan Momentum Rekonsiliasi Bangsa Hadapi Ketidakpastian Global

Sudarsono mengungkapkan ia dipecat dari PDI-P pada Januari 2025 setelah sering mengkritik Hasto.

“Sebagai kader partai, saya mengkritisi banyak pernyataan Hasto yang tidak menguntungkan PDI Perjuangan dalam enam bulan terakhir,” kata Sudarsono.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan yang diajukan oleh Hasto, yang bertujuan untuk menggugurkan statusnya sebagai tersangka dalam kasus suap terkait pergantian antarwaktu anggota DPR dan perintangan penyidikan terhadap Harun Masiku.***

Sumber Berita: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana
DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara
13 Tindak Pidana Masuk RUU Perampasan Aset, Korupsi hingga Pertambangan Jadi Sasaran
Lurah Pakuhaji Pastikan Penyaluran Bansos Beras Lancar dan Tertib
Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 09:57 WIB

PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka

Selasa, 1 September 2026 - 15:02 WIB

Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakatan

Meta AI WhatsApp Bikin Ibu-Ibu PKK Gempol Sari Punya Cara Baru Promosi UMKM

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:11 WIB

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, S.H. (tengah) bersama jajaran Polresta Tangerang, Polsek Pasar Kemis, dan unsur terkait saat berada di lokasi penyaluran bantuan air bersih bagi warga Kampung Kendal Wetan, Desa Sindang Panon.

Peristiwa & Bencana

Polisi Datang Saat Sumur Warga Kering, Ini yang Terjadi di Sindang Panon

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:39 WIB