Harga Bawang Stabil, Enrekang Jadi Ladang Emas Petani

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani merawat kebun bawang di Saruran, Enrekang, dengan latar pegunungan yang asri, mencerminkan harapan dan kesejahteraan dari hasil panen yang menjanjikan.

Petani merawat kebun bawang di Saruran, Enrekang, dengan latar pegunungan yang asri, mencerminkan harapan dan kesejahteraan dari hasil panen yang menjanjikan.

Enrekang, Metrosiar – Hamparan hijau kebun bawang di wilayah Saruran, Kecamatan Anggeraja, tak hanya memanjakan mata, tetapi juga menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat.

Dikelilingi panorama pegunungan dan udara yang sejuk, kawasan ini kini kian dikenal sebagai salah satu lumbung bawang potensial di daerah.

Keindahan alam Saruran berbanding lurus dengan hasil panennya. Saat ini, harga bawang terpantau stabil dan menguntungkan, yakni berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram. Kondisi tersebut mendorong semangat petani untuk terus mengelola lahan secara optimal.

Baca juga:  Pesan Terakhir Eyang Meri untuk Polri, Kapolri Ungkap Amanah yang Menggetarkan

Salah satu petani, Bang Ippal, menyebut kemajuan infrastruktur sebagai faktor penting yang menunjang produktivitas.

“Infrastruktur jalan tani dan jalan desa sangat memudahkan mobilitas petani dan pengangkutan hasil tani,” ujarnya.

Perbaikan akses jalan membuat distribusi hasil panen menjadi lebih cepat dan efisien. Selain menekan biaya transportasi, kondisi ini juga membantu menjaga kualitas bawang hingga sampai ke pasar.

Baca juga:  Situasi Terkini Jalur ke Pelabuhan Merak, Polda Banten: Lalu Lintas Aman dan Terkendali

Ke depan, Anggeraja diharapkan terus berkembang sebagai sentra produksi bawang yang mampu bersaing di pasar regional hingga nasional. Dukungan infrastruktur yang memadai serta harga yang stabil menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi
Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap
Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata
Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS
Harga Emas semakin Menguat dalam 1 bulan terakhir
Bukan Lagi Beban, ATKARBONIST: Emisi Karbon Kini Jadi Aset Strategis Perusahaan!
Lupakan Greenwashing! Atkarbonist-Sucofindo Tegaskan Data Kredibel Adalah ‘Mata Uang’ Baru di Pasar Karbon
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:12 WIB

Harga Bawang Stabil, Enrekang Jadi Ladang Emas Petani

Senin, 20 April 2026 - 07:46 WIB

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Rabu, 15 April 2026 - 06:50 WIB

Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi

Rabu, 15 April 2026 - 00:41 WIB

Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap

Selasa, 14 April 2026 - 21:14 WIB

Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata

Berita Terbaru

Petani merawat kebun bawang di Saruran, Enrekang, dengan latar pegunungan yang asri, mencerminkan harapan dan kesejahteraan dari hasil panen yang menjanjikan.

Bisnis & Investasi

Harga Bawang Stabil, Enrekang Jadi Ladang Emas Petani

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:12 WIB

Anggota DPRD Provinsi Banten H. Taufik Arahman (tengah) menyampaikan sambutan saat kegiatan silaturahmi bersama warga RW 017 Bumi Asri Kutabumi, didampingi para tokoh dan pengurus wilayah.

Politik & Pemerintahan

Warga Kutabumi Tak Tinggal Diam, Infrastruktur Jadi Tuntutan ke DPRD!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:12 WIB

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, S.H. (tengah) bersama Danramil Pasar Kemis Mayor Sidik Afriansah dan unsur pemerintah serta kelompok tani berfoto usai kegiatan penanaman jagung serentak di Desa Sukamantri.

Tata Kelola & Konservasi

Polisi Turun Tangan Tanam Jagung 2 Hektare, Ada Apa di Sukamantri?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:57 WIB

Barisan siswa dari berbagai sekolah mengikuti upacara Hardiknas dengan penuh semangat.

Pendidikan

Hardiknas 2026 di Bajawa Utara, Antusiasme Peserta Bikin Kagum

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:41 WIB