Jakarta, Metrosiar – Kapolri Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri mantan Kapolri Jenderal (purn) Hoegeng Iman Santoso, di Taman Pemakaman Bukan Umum (tpbu) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat.
Sigit mengungkapkan, dalam beberapa kali pertemuan, Eyang Meri selalu menyampaikan pesan untuk seluruh keluarga besar Polri. Menurutnya, pesan tersebut menjadi sumber semangat sekaligus inspirasi keteladanan bagi seluruh personel Korps Bhayangkara.

“Beliau selalu berpesan di setiap acara kami, jadilah polisi yang baik, memiliki integritas, dan polisi yang bisa melindungi dan mengayomi,” kata Sigit usai mengikuti prosesi pemakaman.
Bahkan, lanjut Sigit, saat melayat ke rumah duka, pihak keluarga memutar rekaman berisi pesan Eyang Meri untuk keluarga besar Polri.
“Bahkan tadi malam kami dengarkan langsung suara beliau yang direkam oleh Mas Rama bagaimana beliau selalu sampaikan pesan jadilah contoh teladan dan mulailah dari dirimu sendiri. Saya kira hal-hal tersebut tentunya menjadi spirit bagi kami keluarga besar Polri,” ujar Sigit.
Pesan tersebut, kata Sigit, merupakan amanah atau wasiat Eyang Meri yang harus terus dikumandangkan dan dijadikan semangat bersama oleh seluruh keluarga besar Polri di mana pun berada.
“Karena setiap beliau menyampaikan Eyang Meri saat terakhir dan pesannya tolong jaga titip institusi Polri, tolong jaga dan titip Polri,” ucapnya.
Sigit menegaskan, pesan Eyang Meri memiliki makna yang sangat mendalam. Ke depan, Polri harus terus meneladani nilai-nilai tersebut dengan memberikan perlindungan, pengayoman kepada masyarakat, serta bertanggung jawab dalam menjaga keamanan.
“Sebagaimana tugas pokok kami dan doktrin kami untuk menjaga tata tentrem kerta rahardja. Saya kira banyak hal kami kenang dari Eyang Hoegeng. Selamat jalan Eyang Meri, kami terima kasih atas apa yang telah beliau berikan kepada kami. Warisan dari pendahulu, utamanya almarhum Hoegeng Iman Santoso, akan terus menjadi api yang menggelora di seluruh keluarga besar Polri untuk menjaga wasiat dan warisan tersebut,” tutup Sigit.









