Kapolda Banten Turun Langsung ke Jalur Pelabuhan, Ada Apa Jelang Mudik Lebaran 2026?

Avatar photo

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki berfoto bersama jajaran kepolisian dan pihak terkait di area dermaga saat pengecekan kesiapan fasilitas penyeberangan di Pelabuhan Merak.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki berfoto bersama jajaran kepolisian dan pihak terkait di area dermaga saat pengecekan kesiapan fasilitas penyeberangan di Pelabuhan Merak.

Cilegon, Metrosiar – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki melakukan pengecekan langsung kesiapan jalur Operasi Ketupat Maung 2026 di wilayah hukum Polres Cilegon dengan rute Pelabuhan KBS hingga Merak pada Rabu (04/03).

Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan serta Pejabat Utama (PJU) Polda Banten. Pengecekan difokuskan pada kesiapan jalur utama menuju pelabuhan, titik-titik rawan kepadatan, serta kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan bagi masyarakat.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki berdialog dengan pihak pengelola pelabuhan dan stakeholder terkait saat meninjau kesiapan operasional pelabuhan menjelang arus mudik Lebaran.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan Operasi Ketupat Maung 2026 berjalan optimal, khususnya dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah hukum Polda Banten.

Dalam keterangannya, Kapolda Banten menegaskan bahwa secara umum kesiapan telah berjalan dengan baik dan saat ini tinggal tahap penyempurnaan sebelum pelaksanaan gelar pasukan.

Baca juga:  Mobil Dihentikan Paksa di Jalan Raya Cikupa, Polisi Bongkar Dugaan Aksi Matel yang Picu Kecelakaan
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki didampingi pejabat utama Polda Banten melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran 2026.

“Hari ini kami melakukan pengecekan langsung di empat pelabuhan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi dengan seluruh stakeholder. Secara umum sudah siap, tinggal perapian-perapian dan kami pastikan sebelum gelar pasukan tanggal 12 semuanya optimal,” ujar Kapolda Banten.

Kapolda juga menjelaskan bahwa Polda Banten telah menyiapkan berbagai fasilitas pengamanan, mulai dari pos pengamanan (Pospam), pos pelayanan (Posyan), hingga pos terpadu yang melibatkan unsur TNI-Polri, SAR, BPBD, Dinas Kesehatan, Damkar, Polairud, Brimob, serta instansi terkait lainnya.

“Kami juga menyiapkan pos terpadu penanggulangan bencana untuk mengantisipasi kemungkinan banjir, laka laut, maupun kondisi darurat lainnya. Walaupun kita berharap tidak terjadi, namun kesiapsiagaan harus tetap maksimal,” tegasnya.

Baca juga:  Rumah Zakat Tangerang Salurkan 100 Paket Makan Fidyah dan Buka Layanan Kesehatan di Khitanan Massal PKK RW 05 Kutabaru
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki bersama jajaran Polda Banten meninjau langsung area Pelabuhan KBS guna memastikan kesiapan jalur dan pengamanan menjelang Operasi Ketupat Maung 2026.

Untuk mengantisipasi antrean panjang akibat cuaca maupun tingginya gelombang, Polda Banten telah menyiapkan sistem delaying dan buffer zone di sejumlah titik, seperti KM 43, KM 68, Indah Kiat, Wilmar, serta kawasan Bojonegara dan Jalur Lingkar Selatan (JLS).

Di akhir keterangannya, Kapolda Banten mengimbau masyarakat yang akan mudik agar memanfaatkan layanan penitipan kendaraan gratis di Polda, Polres, maupun Polsek jajaran dengan membawa fotokopi STNK.

“Kami membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang mudik. Cukup membawa fotokopi STNK, kendaraan akan kami amankan dan diberikan tanda terima. Layanan ini sudah bisa dimanfaatkan mulai sekarang,” pungkasnya.

Dengan pengecekan ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026 di wilayah Polda Banten dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu
Tak Kunjung Dibongkar, Bangli di Kutabaru Terancam Ditertibkan Paksa
PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu
Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa
Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi
Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Selasa, 15 September 2026 - 09:19 WIB

Tak Kunjung Dibongkar, Bangli di Kutabaru Terancam Ditertibkan Paksa

Selasa, 15 September 2026 - 05:56 WIB

PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu

Minggu, 13 September 2026 - 07:03 WIB

Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas

Minggu, 13 September 2026 - 06:21 WIB

Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa

Berita Terbaru

Keuangan & Perpajakan

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:01 WIB

Rapat tindak lanjut penataan lahan fasos dan fasum di wilayah RW 03 dan 04 Kelurahan Kutabaru, dihadiri unsur pemerintah, TNI-Polri, serta perwakilan warga.

Tata Kelola & Konservasi

Tak Kunjung Dibongkar, Bangli di Kutabaru Terancam Ditertibkan Paksa

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:19 WIB

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB