Gandeng Atkarbonist, Sucofindo Dorong Monetisasi Karbon di Seminar Nasional Perbanas

Avatar photo

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tingkatkan Nilai Perusahaan, Sucofindo Gelar Seminar Nasional Strategi Monetisasi Karbon. (Foto: Atkarbonist)

Tingkatkan Nilai Perusahaan, Sucofindo Gelar Seminar Nasional Strategi Monetisasi Karbon. (Foto: Atkarbonist)

Jakarta, Metrosiar – Memasuki pertengahan Februari tahun 2026, PT Sucofindo memperkuat posisinya sebagai pionir dalam mendukung keberlanjutan industri di Indonesia.

Bekerja sama dengan Atkarbonist, Perbanas Institute, DMB Global, dan Ecobiz.asia, Sucofindo resmi mensponsori Seminar Nasional bertajuk “Monetisasi Emisi Karbon: Strategi Baru Meningkatkan Nilai Perusahaan”.

Seminar yang akan digelar pada Jumat (13/2) di Auditorium Perbanas Institute, Jakarta Selatan ini, hadir sebagai jawaban atas tantangan pelaku usaha dalam menghadapi regulasi emisi yang semakin ketat.

Melalui acara ini, Sucofindo berupaya memberikan edukasi bahwa emisi karbon kini bukan lagi sekadar beban operasional, melainkan aset strategis yang mampu meningkatkan valuasi perusahaan.

Baca juga:  Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis

Sinergi Strategis Launching Atkarbonist dan MoU

Tingkatkan Nilai Perusahaan, Sucofindo Gelar Seminar Nasional Strategi Monetisasi Karbon. (Foto: Atkarbonist)
Tingkatkan Nilai Perusahaan, Sucofindo Gelar Seminar Nasional Strategi Monetisasi Karbon. (Foto: Atkarbonist)

Acara ini menjadi sangat krusial karena akan menjadi saksi peluncuran (launching) Atkarbonist, sebuah entitas baru yang fokus pada ekosistem karbon.

Selain itu, agenda utama lainnya adalah penandatanganan MoU antara Sucofindo, Atkarbonist, dan Perbanas Institute.

Kolaborasi ini menciptakan ekosistem yang solid antara lembaga sertifikasi, pengembang teknologi karbon, dan institusi akademis untuk mendukung implementasi nilai ekonomi karbon (NEK) di Indonesia.

Mengupas Tuntas Monetisasi Karbon

Para pembicara berkompeten akan hadir untuk membagikan keahlian mereka dalam beberapa poin kunci, di antaranya:

  • Insight Praktis: Pemahaman mendalam mengenai mekanisme MRV (Measurement, Reporting, and Verification) dan sertifikasi yang menjadi domain utama Sucofindo.
  • Peningkatan Valuasi: Bagaimana perusahaan dapat mengakses pembiayaan hijau (green financing) melalui pengelolaan emisi yang transparan.
  • Jejaring Bisnis: Membuka peluang kolaborasi riset dan pilot project yang mempertemukan pihak industri dengan perbankan serta BUMN.
Baca juga:  Energi Terbarukan Mengancam, Presiden Ghana Minta Perusahaan Migas Bertindak Cepat

“Melalui seminar ini, kami ingin memastikan bahwa sektor industri memiliki kesiapan teknis dan strategis untuk mengubah jejak karbon menjadi peluang bisnis yang menguntungkan,” tulis pernyataan resmi penyelenggara.

Dengan partisipasi aktif Sucofindo, seminar ini menjadi katalisator bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk lebih kompetitif di pasar global yang kini sangat memprioritaskan standar ESG (Environmental, Social, and Governance).*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: penaBICARA.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangkok Bank Bawa 37 Investor Thailand, Ada Apa dengan Indonesia?
Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar
Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas
Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW
AMDAL Jadi Kunci Proyek Aman, Ini Risiko Jika Diabaikan!
Pakons Prime Hotel Tangerang Gelar Wedding Showcase, Paket Pernikahan Mulai Rp32 Juta!
Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!
Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur
Berita ini 39 kali dibaca
Mengupas Tuntas Monetisasi Karbon Para pembicara berkompeten akan hadir untuk membagikan keahlian mereka dalam beberapa poin kunci, di antaranya: Insight Praktis: Pemahaman mendalam mengenai mekanisme MRV (Measurement, Reporting, and Verification) dan sertifikasi yang menjadi domain utama Sucofindo. Peningkatan Valuasi: Bagaimana perusahaan dapat mengakses pembiayaan hijau (green financing) melalui pengelolaan emisi yang transparan. Jejaring Bisnis: Membuka peluang kolaborasi riset dan pilot project yang mempertemukan pihak industri dengan perbankan serta BUMN. "Melalui seminar ini, kami ingin memastikan bahwa sektor industri memiliki kesiapan teknis dan strategis untuk mengubah jejak karbon menjadi peluang bisnis yang menguntungkan," tulis pernyataan resmi penyelenggara. Dengan partisipasi aktif Sucofindo, seminar ini menjadi katalisator bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk lebih kompetitif di pasar global yang kini sangat memprioritaskan standar ESG (Environmental, Social, and Governance).

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Bangkok Bank Bawa 37 Investor Thailand, Ada Apa dengan Indonesia?

Selasa, 29 September 2026 - 13:19 WIB

Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar

Selasa, 29 September 2026 - 13:10 WIB

Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW

Senin, 28 September 2026 - 08:29 WIB

AMDAL Jadi Kunci Proyek Aman, Ini Risiko Jika Diabaikan!

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.M. (kiri), bersama Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin, S.IP., M.Si. (kanan), meninjau kesiapan alat berat untuk pembangunan tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Tata Kelola & Konservasi

Jelang Pembangunan Tanggul Cipangodokan, Lurah Kutabumi Tekankan Hal Ini!

Selasa, 27 Okt 2026 - 18:40 WIB