Kawasan Indutri Cikande Serang Banten Terpapar Nuklir Berbahaya,

Avatar photo

Rabu, 1 Oktober 2025 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah teka-teki nuklir berbahaya kini menghantui kawasan industri Cikande, Serang, Banten.

Semua bermula ribuan kilometer jauhnya, saat Bea Cukai Amerika Serikat menemukan udang beku asal Indonesia yang anehnya terkontaminasi zat radioaktif Cesium-137.

Jejak pun ditelusuri kembali ke Serang, awalnya kecurigaan hanya tertuju pada satu pabrik udang.

Namun tim Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) yang turun ke lapangan justru menemukan kenyataan horor yang lebih luas.

Ternyata sebaran radiasinya ada di tujuh hingga delapan lokasi berbeda, termasuk sebuah lapak warung warga, yang semuanya berada di luar area pabrik udang tersebut.

Setelah penyisiran besar-besaran oleh tim gabungan (KLHK, Polri, BRIN, Bapeten), jejak akhirnya mengarah ke sumber utama yang diduga kuat menjadi ‘pasien nol’.

Dosis radiasi tertinggi ditemukan di PT Peter Metal Technology Indonesia (PMT), sebuah pabrik peleburan baja.

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pun langsung menyegel perusahaan tersebut untuk menghentikan “pendarahan” radioaktif lebih lanjut.

Menteri Lingkungan Hidup menduga zat berbahaya ini berasal dari luar negeri dan lolos dari pengawasan impor.

Kini Cikande menjadi lokasi operasi dekontaminasi besar-besaran, sementara publik menanti jawaban atas misteri besar ini.

Bagaimana bisa sebuah material nuklir, berakhir di pabrik baja yang ada di Banten?



**

Baca juga:  Relawan KSB dan Petugas UPTD Puskesmas Kemiri Kunjungi Warga Desa Klebet yang Diduga Alami Gizi Buruk dan Lumpuh Kaki

Sumber Berita: https://money.kompas.com/read/2025/09/30/135702426/pemerintah-tetapkan-cikande-jadi-daerah-terpapar-radioaktif-cs-137

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Gelap Menuju Terang, Takatunga 1 Menyala: Bupati Ngada Resmikan Listrik Desa, Bangun Poskesdes dan Pastikan Pembangunan Menjangkau Pelosok
Terbongkar! Modus “Sedot Tangki” BBM Subsidi di Hutan Wolobobo Berakhir, Polres Ngada Sita 670 Liter Pertalite
158 Mahasiswa GENTASKIN Diterjunkan ke Desa-Desa Ngada, Wabup Berni Dhey: Jangan Pulang Hanya Membawa Laporan, Tinggalkan Warisan Perubahan
Di Tengah Gempuran Zaman, Dadawea Menolak Lupa: Ka Sao Weti Wali Menjadi Benteng Terakhir Warisan Leluhur Ngada
Pendidikan Menembus Pelosok! Wabup Ngada Resmikan SMPS Matago Christian College, Sekolah Berasrama Buka Harapan Baru bagi Anak Desa
Di Balik Penghargaan Nugraha Sakanti, Kapolda Banten Apresiasi Dedikasi Seluruh Personel
Polda Banten Edukasi Bahaya Balap Liar Demi Keselamatan Bersama.
Ratusan Mahasiswa KKN “Serbu” Desa-Desa Ngada, Bupati dan Wabup Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Akselerasi Pembangunan Berbasis Masyarakat
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:32 WIB

Dari Gelap Menuju Terang, Takatunga 1 Menyala: Bupati Ngada Resmikan Listrik Desa, Bangun Poskesdes dan Pastikan Pembangunan Menjangkau Pelosok

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:15 WIB

Terbongkar! Modus “Sedot Tangki” BBM Subsidi di Hutan Wolobobo Berakhir, Polres Ngada Sita 670 Liter Pertalite

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:48 WIB

Di Tengah Gempuran Zaman, Dadawea Menolak Lupa: Ka Sao Weti Wali Menjadi Benteng Terakhir Warisan Leluhur Ngada

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:28 WIB

Pendidikan Menembus Pelosok! Wabup Ngada Resmikan SMPS Matago Christian College, Sekolah Berasrama Buka Harapan Baru bagi Anak Desa

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:57 WIB

Di Balik Penghargaan Nugraha Sakanti, Kapolda Banten Apresiasi Dedikasi Seluruh Personel

Berita Terbaru

Internasional

Israel Ditantang Turki, Segini Teknologi Perangnya

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:47 WIB