Kunjungan Wisatawan Mancanegara Juli 2025 Tembus 1,48 Juta, Wisatawan Nusantara Naik 29,72%

Avatar photo

Minggu, 7 September 2025 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi - Pariwisata Indonesia Juli 2025 tumbuh positif: kunjungan wisman 1,48 juta (+13,01%), perjalanan wisnus 100,2 juta (+29,72%), menurut data BPS. (AI Generated/Metrosiar)

Foto Ilustrasi - Pariwisata Indonesia Juli 2025 tumbuh positif: kunjungan wisman 1,48 juta (+13,01%), perjalanan wisnus 100,2 juta (+29,72%), menurut data BPS. (AI Generated/Metrosiar)

Metrosiar – Kementerian Pariwisata melaporkan capaian positif sektor pariwisata nasional pada (7/25).

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 1,48 juta orang, tumbuh 13,01% dibandingkan (7/24).

Malaysia tetap menjadi penyumbang terbesar dengan 212.113 kunjungan, disusul Australia (173.241) dan Tiongkok (144.531).

Secara kumulatif Januari–Juli 2025, jumlah kunjungan wisman meningkat 10,04% menjadi 8,53 juta orang, jauh lebih tinggi dibanding pertumbuhan wisatawan nasional (+1,79%, total 5,44 juta kunjungan).

“Kami optimistis tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir 2025,” ujar Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat menyampaikan Laporan Kinerja Bulanan bersama Wamenparekraf Ni Luh Puspa, Kamis (4/9/25).

Lonjakan Wisatawan Nusantara

Pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) juga menunjukkan pertumbuhan signifikan.

Pada (7/25), tercatat 100,2 juta perjalanan, naik 29,72% dibandingkan Juli tahun lalu.

Faktor libur sekolah turut mendorong peningkatan ini, sekaligus mengangkat kinerja kumulatif Januari–Juli 2025 sebesar +19,25%.

Sebaliknya, perjalanan wisatawan nasional ke luar negeri justru menurun -5,24% YoY, dari 918,05 ribu perjalanan (Juli 2024) menjadi 869,93 ribu perjalanan (Juli 2025). Hal ini mencerminkan preferensi masyarakat yang lebih memilih destinasi dalam negeri.

Baca juga:  Sambut Bulan suci Ramadhan, Ketua Pendekar Banten Korcam & Perguruan Silat Terumbu Banten Kemiri Adakan Ziarah ke Banten Lama

Okupansi Hotel dan Akomodasi

Pariwisata Indonesia Juli 2025 tumbuh positif: kunjungan wisman 1,48 juta (+13,01%), perjalanan wisnus 100,2 juta (+29,72%), menurut data BPS.
Foto Ilustrasi – Pariwisata Indonesia Juli 2025 tumbuh positif: kunjungan wisman 1,48 juta (+13,01%), perjalanan wisnus 100,2 juta (+29,72%), menurut data BPS. (AI Generated/Metrosiar)

Meski jumlah wisatawan meningkat, tingkat okupansi hotel turun 3,57 poin persentase pada (7/25) dibandingkan tahun lalu. Secara kumulatif Januari–Juli, penurunan tercatat 3,54 poin persentase.

Penyebab utama adalah pergeseran ke akomodasi alternatif dan pertumbuhan jumlah kamar hotel yang lebih cepat dari jumlah wisatawan.

Namun jumlah kamar terisi tetap meningkat, yakni +13,18% pada Juli (7,56 juta kamar) dan +11,79% secara kumulatif (45,73 juta kamar).

Wamenparekraf Ni Luh Puspa menilai penyelenggaraan event besar dan MICE berperan menghidupkan industri perhotelan.

Surat Edaran Akomodasi

Sebagai langkah penguatan tata kelola, Kemenparekraf menerbitkan Surat Edaran SE/4/HK.01.03/MP/2025 tentang pendaftaran perizinan usaha akomodasi pariwisata.

Pemerintah daerah diminta mendata, membina, dan mengawasi penyedia akomodasi pariwisata yang belum berizin, sekaligus menerapkan sanksi administratif bila diperlukan.

Program Unggulan: KEN, Halo Wonderful, dan S’RASA
Pariwisata Indonesia Juli 2025 tumbuh positif: kunjungan wisman 1,48 juta (+13,01%), perjalanan wisnus 100,2 juta (+29,72%), menurut data BPS.
Foto Ilustrasi – Pariwisata Indonesia Juli 2025 tumbuh positif: kunjungan wisman 1,48 juta (+13,01%), perjalanan wisnus 100,2 juta (+29,72%), menurut data BPS. (AI Generated/Metrosiar)

Karisma Event Nusantara (KEN): Hingga (1/9/25), tercatat 61 event di 31 provinsi, menarik 9,05 juta pengunjung dengan transaksi Rp691,30 miliar. Salah satunya festival Pacu Jalur yang menghadirkan lebih dari 1,65 juta wisatawan dan perputaran ekonomi Rp165 miliar.

Baca juga:  Hari Pertama 2026, Kapolda Banten Turun ke Anyer: Ada Apa di Jalur Wisata Favorit Ini?

Halo Wonderful: Layanan terpadu baru untuk informasi, pengaduan, dan konsultasi pariwisata, tersedia melalui WhatsApp, call center, aplikasi, hingga front desk Kemenparekraf.

S’RASA (Rasa Rempah Indonesia): Kolaborasi lintas Kementerian memperkenalkan kuliner dan budaya Indonesia ke dunia melalui restoran di Amsterdam, London, New York, Tokyo, dan Sydney.

Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi Nasional

Dengan tren positif ini, selisih kunjungan antara wisman dan wisatawan nasional bertambah dari 2,41 juta (2024) menjadi 3,09 juta (2025). Kondisi tersebut menegaskan peran pariwisata sebagai penghasil devisa bersih bagi Indonesia.

“Pariwisata Indonesia tumbuh karena kolaborasi, promosi, dan inovasi. Mari kita jaga bersama demi pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Menteri Pariwisata Widiyanti.*

Editor : Nedu Wodo

Sumber Berita: kemenpar.go.id

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kode Alam di Balik Bukit Hijau Enrekang
Pantai Anyer Padat! Polisi Terapkan One Way, Orang Tua Diminta Siaga
Waterpark Annisa Jaya Bagi-Bagi THR, Jadi Destinasi Favorit Libur Lebaran 2026
Menyusuri Lereng Gunung Bunder Menikmati Pemandangan Kawah Ratu Yang Eksotis
Video: Kapolsek Kronjo, AKP I Nyoman Nariana, S.M., S.Pd. melakukan pemantauan di obyek wisata Pulau Cangkir
Libur Nataru Ramai, Polisi Siaga di Pulau Cangkir untuk Jamin Keamanan Wisatawan
Hari Pertama 2026, Kapolda Banten Turun ke Anyer: Ada Apa di Jalur Wisata Favorit Ini?
Bamboo Park, Destinasi Hijau di Tangerang yang Sejuk ala Pedesaan
Berita ini 16 kali dibaca
Pariwisata Indonesia mencatat kinerja positif pada Juli 2025. Data BPS menunjukkan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,48 juta orang atau naik 13,01% dibandingkan Juli 2024, dengan Malaysia, Australia, dan Tiongkok sebagai penyumbang terbesar. Pergerakan wisatawan nusantara juga melonjak hingga 100,2 juta perjalanan, tumbuh 29,72%. Tren ini menegaskan pariwisata Indonesia terus menjadi motor penggerak ekonomi nasional.

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:32 WIB

Kode Alam di Balik Bukit Hijau Enrekang

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:24 WIB

Pantai Anyer Padat! Polisi Terapkan One Way, Orang Tua Diminta Siaga

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:45 WIB

Waterpark Annisa Jaya Bagi-Bagi THR, Jadi Destinasi Favorit Libur Lebaran 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:10 WIB

Menyusuri Lereng Gunung Bunder Menikmati Pemandangan Kawah Ratu Yang Eksotis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 06:58 WIB

Video: Kapolsek Kronjo, AKP I Nyoman Nariana, S.M., S.Pd. melakukan pemantauan di obyek wisata Pulau Cangkir

Berita Terbaru

Internasional

Bentuk Penghormatan Terhadap Bendera Arab Saudi Pada Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:50 WIB