Rapat RUU TNI Di Hotel Mewah Dijagat Rantis Koopssus, Puan Buka Suara

Avatar photo

Selasa, 18 Maret 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Ketua DPR Puan Maharani. (Kredit foto via Kompas.com)

Potret Ketua DPR Puan Maharani. (Kredit foto via Kompas.com)

Metrosiar – Ketua DPR Puan Maharani menyatakan rapat mengenai Revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang diadakan di Hotel Fairmont, Jakarta, diawasi oleh pasukan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI.

Puan menjelaskan kehadiran Koopssus diperlukan karena ada pihak yang berusaha memasuki area rapat tanpa izin.

“Teman-teman juga tahu ada yang mencoba masuk tanpa izin,” kata Puan saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Senin (17/3/2025).

Baca juga:  Reshuffle Kabinet Merah Putih 2025: Gerindra Dominan, Ini Daftar Lengkap Menteri Baru

Puan menekankan tindakan masuk tanpa izin adalah hal yang tidak dapat diterima.

Ia menambahkan seseorang tidak seharusnya memasuki tempat yang bukan miliknya.

“Jadi, apa pun acara yang ada, masuk tanpa izin itu tidak boleh. Tidak pantas untuk masuk ke tempat yang bukan miliknya,” lanjutnya.

Baca juga:  Berikut ini Rekayasa Lalin Malam Muhasabah di Monas

Sebelumnya, sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan Hotel Fairmont, tempat berlangsungnya rapat Revisi UU TNI, dijaga oleh kendaraan taktis.

Di sisi kendaraan tersebut terlihat tulisan Koopssus TNI, dengan sejumlah tentara berbaret merah tampak berjaga sekitar kendaraan tersebut.(*)

Editor : Konrad

Sumber Berita: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana
DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara
13 Tindak Pidana Masuk RUU Perampasan Aset, Korupsi hingga Pertambangan Jadi Sasaran
Lurah Pakuhaji Pastikan Penyaluran Bansos Beras Lancar dan Tertib
Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 09:57 WIB

PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka

Selasa, 1 September 2026 - 15:02 WIB

Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara

Berita Terbaru

Peristiwa & Bencana

Sumur Mengering, Warga Legok Dadap Krisis Air Bersih

Sabtu, 19 Sep 2026 - 07:14 WIB

Wakapolsek Kalideres AKP Aep Haryaman, S.H., M.H. (tengah) bersama Direktur PT MBK Ventura Susanti Gandaatmaja (kiri) dan Camat Kalideres Ziki Zulkarnain (kanan) dalam kegiatan edukasi literasi keuangan dan pemberian tempat sampah pilah.

Tata Kelola & Konservasi

Urusan Uang dan Sampah Jadi Perhatian di Kalideres

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:35 WIB

Petugas gabungan melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan kerangka manusia di lahan kosong Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Peristiwa & Bencana

Misteri Kerangka Manusia di Sukamantri, Polisi Temukan HP dan Sandal

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:53 WIB