Ribuan Warga Kota Tangerang Larut dalam Zikir Bersama Majelis Mumtaz

Avatar photo

Sabtu, 13 September 2025 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maulid Nabi bersama Majelis Zikir Mumtaz. (Dok Istimewa)

Maulid Nabi bersama Majelis Zikir Mumtaz. (Dok Istimewa)

Metrosiar – Upaya memperkuat keimanan dan ketakwaan umat Muslim terus digelorakan.

Hal ini diwujudkan melalui kehadiran Majelis Zikir Mumtaz (Malam untuk Munajat dengan Ta’lim dan Zikir) yang resmi menggelar pengajian perdananya di Masjid Al Adzom, Kota Tangerang, pada Jumat (12/9/25).

Acara berlangsung penuh khidmat dengan dihadiri ratusan jemaah yang mengikuti tausiyah dan zikir bersama.

Wakil Wali Kota Apresiasi Kehadiran Majelis Zikir Mumtaz

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, menyampaikan Mumtaz memiliki makna luar biasa, istimewa, unggul, atau sempurna. Kata tersebut mencerminkan sesuatu yang menonjol dan memiliki nilai lebih.

“Seseorang dengan nama Mumtaz biasanya memiliki bakat dan keahlian yang menonjol, sehingga mampu menjadi pribadi sukses dan bermanfaat bagi lingkungannya,” tutur Maryono Hasan.

Baca juga:  Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya

Pengasuh Mumtaz Tekankan Silaturahmi dan Persaudaraan

Sementara itu, Pengasuh Mumtaz, Dr. K.H. Arif Hidayat, S., MA.Hum, menjelaskan kegiatan ini tidak hanya berfokus pada zikir dan tausiyah, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga.

“InsyaAllah Majelis Zikir Mumtaz akan digelar rutin setiap bulan. Selain meningkatkan iman dan takwa, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat akhlak serta mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman umat,” ujar Dr. K.H. Arif Hidayat.

Ia menambahkan, keberadaan majelis ini diharapkan mampu memperkokoh persatuan umat Islam sekaligus menghadirkan ketenangan jiwa bagi setiap jemaah yang mengikuti zikir.

Para pemimpin Majelis Zikir Mumtaz. (Dok Istimewa)
Para Pemimpin Majelis Zikir Mumtaz. (Dok Istimewa)

Mengenal TQN: Landasan Spiritual Majelis Mumtaz

Majelis Zikir Mumtaz berlandaskan pada Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah (TQN), sebuah tarekat sufi mu’tabarah yang menggabungkan metode Tarekat Qadiriyah dan Naqsyabandiyah.

Baca juga:  7.000 Mahasiswa Baru UNG Dibekali Strategi Tangguh Cegah Radikalisme di PKKMB 2025

Tarekat ini memiliki banyak pengikut, khususnya di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Amalan TQN meliputi zikir, khataman, manaqiban, dan riyadhah, yang bertujuan memperbaiki akhlak, menumbuhkan ketenangan batin, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Tokoh-Tokoh Hadir Meriahkan Acara Perdana

Selain Wakil Wali Kota Tangerang, acara perdana Majelis Zikir Mumtaz juga dihadiri oleh K.H. Sofyan Rosada selaku DKM Masjid Al Adzom, serta sejumlah ketua DKM se-Kota Tangerang.

Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan yang mempererat ukhuwah Islamiyah.

Dengan hadirnya Majelis Zikir Mumtaz, masyarakat Kota Tangerang kini memiliki wadah spiritual yang diharapkan mampu menjadi benteng moral sekaligus sumber ketenangan rohani.*

Editor : Konradus Fedhu

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
Bukan Sekadar Ngopi, Alumni UI Banten Bakal Gelar Pertemuan Spesial
Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas
Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi
Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028
Tinggal di Pinggir Cisadane, Anak-anak Kampung Cacing Disorot! Ada Apa?
PSMTI Banten Bidik Kerja Sama Pendidikan hingga Pertukaran Mahasiswa dengan UT
10 Sesat Pikir yang Diam-Diam Bisa Menjebak Cara Berpikir
Berita ini 124 kali dibaca
Mengenal TQN: Landasan Spiritual Majelis Mumtaz Majelis Zikir Mumtaz berlandaskan pada Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah (TQN), sebuah tarekat sufi mu’tabarah yang menggabungkan metode Tarekat Qadiriyah dan Naqsyabandiyah. Tarekat ini memiliki banyak pengikut, khususnya di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Amalan TQN meliputi zikir, khataman, manaqiban, dan riyadhah, yang bertujuan memperbaiki akhlak, menumbuhkan ketenangan batin, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Rabu, 30 September 2026 - 10:50 WIB

Bukan Sekadar Ngopi, Alumni UI Banten Bakal Gelar Pertemuan Spesial

Selasa, 29 September 2026 - 13:10 WIB

Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas

Senin, 28 September 2026 - 09:59 WIB

Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi

Minggu, 27 September 2026 - 23:37 WIB

Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028

Berita Terbaru

Dokumentasi mediasi kekeluargaan Polsek Pasar Kemis bersama kedua belah pihak, Bhabinkamtibmas Bripka Hendrasari (kedua dari kiri), dan Babinsa Kopda Gelar (kanan), sebagai upaya penyelesaian perselisihan secara damai.

Hukum & Kriminal

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:35 WIB

Hukum & Kriminal

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Senin, 26 Okt 2026 - 11:31 WIB

Pemerintahan

Mantan Panglima TNI Widodo AS Dimakamkan, Sejumlah Tokoh Hadir

Senin, 26 Okt 2026 - 11:16 WIB

Hukum & Kriminal

BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim

Senin, 26 Okt 2026 - 11:01 WIB