Kolaborasi Strategis Pemprov Banten dan ITI Dorong Peningkatan SDM

Avatar photo

Jumat, 23 Mei 2025 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan jajaran Rektorat Institut Teknologi Indonesia (ITI) di Gedung Negara Provinsi Banten. (Biro Adminprov Banten).

Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan jajaran Rektorat Institut Teknologi Indonesia (ITI) di Gedung Negara Provinsi Banten. (Biro Adminprov Banten).

Metrosiar Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan Program Sarjana Penggerak Desa yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Banten bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah perdesaan.

Program ini juga diharapkan menjadi pendorong peningkatan kapasitas SDM di seluruh Provinsi Banten.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Andra Soni saat menerima kunjungan jajaran Rektorat Institut Teknologi Indonesia (ITI) di Gedung Negara Provinsi Banten, Jalan Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, pada Kamis (22/5/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Andra menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi.

“Kami berdiskusi dengan Institut Teknologi Indonesia terkait dengan berbagai kerja sama. Salah satunya kerja sama di bidang pendidikan terkait dengan program Sarjana Penggerak Desa,” ujar Andra.

Ia juga menambahkan program studi yang dimiliki oleh ITI sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan desa di Banten, khususnya di bidang teknologi industri pertanian dan pengolahan pangan.

Baca juga:  Perang Melawan Narkoba di Banten: Wagub A. Dimyati Natakusumah Tegaskan Komitmen Bersama
Ia juga menambahkan program studi yang dimiliki oleh ITI sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan desa di Banten, khususnya di bidang teknologi industri pertanian dan pengolahan pangan.
Gubernur Banten Andra Soni bersama Rektor ITI (Dok. Biro Adminprov Banten).

“Mudah-mudahan diskusi hari ini bisa kita tindaklanjuti. Kolaborasi bersama ITI ini merupakan kolaborasi menuju Banten Maju,” lanjutnya.

Program Sarjana Penggerak Desa merupakan langkah strategis dari Pemprov Banten dalam menempatkan lulusan perguruan tinggi di desa-desa untuk mendorong pembangunan dan inovasi lokal.

Inisiatif ini bertujuan menjembatani kesenjangan teknologi dan pengetahuan antara wilayah perkotaan dan perdesaan, serta mendorong pemberdayaan masyarakat desa secara menyeluruh.

Kerja sama ini juga mendukung visi “Banten Maju, Adil dan Merata” yang menjadi misi utama kepemimpinan Andra-Dimyati.

Pemerintah Provinsi Banten optimis bahwa melalui peningkatan kualitas SDM perdesaan, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara merata dan berkelanjutan, sejalan dengan pembangunan yang inklusif.

Rektor ITI, Prof. Sopiansyah Jayaputra, mengungkapkan sinergi antara ITI dan Pemerintah Provinsi Banten telah terjalin cukup lama.

“Sekarang ini kita perkuat kembali kerjasamanya,” ujarnya.

Baca juga:  Musyawarah Desa Kemiri Kecamatan Kemiri: Wujudkan Koperasi Merah Putih Sebagai Pilar Ekonomi Warga

Ia juga menjelaskan ITI memiliki sejumlah program unggulan yang dapat mendukung penuh pelaksanaan Program Sarjana Penggerak Desa.

“Salah satunya program kami ada Teknologi Industri Pertanian dan kebetulan kami memiliki smart farming, smart greenhouse, dan agribisnis farming sistem,” ujar Sopiansyah.

“Jadi tidak hanya di bidang Sumber Daya Manusianya, termasuk di bidang smart farming sistemnya yang bisa kita implementasikan untuk mendukung program Pak Gubernur yang sampai kepada pertanian terpadu di level desa,” terang Sopiansyah.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga lokal di Provinsi Banten.

“Kita ingin meningkatkan kompetensi SDM lokal Banten sehingga bisa bekerja di industri atau membangun desa.

Jadi petani tidak hanya berkutat pada urusan pertanian, tetapi juga bisa mendukung program-program lainnya seperti ekonomi kreatif, program makan gizi gratis, dan lainnya,” tutupnya.(*)

Sumber Berita: Siaran pers

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontingen MAS Nurul Falah Sepatan Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026
Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah
Penggiat Lingkungan Tangsel Soroti Sampah: “Masalah Sampah Bukan Soal Anggaran!”
Plafon SDN Kutajaya 2 Nyaris Ambruk, Kepsek Minta Segera Direhab
Electrical Skill Competition Vol. 2 PNM Buka Kompetisi PLC untuk Mahasiswa, Pendaftaran Gelombang 2 Segera Berakhir
Pengawas Sekolah Pakuhaji H. Nanang Kusnadi Kobarkan Semangat Pramuka di Sekolah
Lingkungan SDN Buaran Mangga 4 Pakuhaji Makin Asri Bersih dan Nyaman
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:26 WIB

Kontingen MAS Nurul Falah Sepatan Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026

Jumat, 4 September 2026 - 22:59 WIB

Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital

Jumat, 4 September 2026 - 04:34 WIB

Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Penggiat Lingkungan Tangsel Soroti Sampah: “Masalah Sampah Bukan Soal Anggaran!”

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Plafon SDN Kutajaya 2 Nyaris Ambruk, Kepsek Minta Segera Direhab

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB