Peringatan Dirjen GTKPG Hindari Penipuan Sertifikasi PPG 2025, Ini Pesan Nunuk Suryani

Avatar photo

Kamis, 8 Mei 2025 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi/ppg.dikdasmen.go.id

Foto: Ilustrasi/ppg.dikdasmen.go.id

Metrosiar – Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) adalah salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru di Indonesia.

Namun, belakangan muncul praktik tidak etis berupa penawaran “kelulusan instan” dengan iming-imim bayar tertentu.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah mengingatkan agar calon peserta PPG tidak mudah tergiur janji-janji palsu semacam ini.

Apa Itu Program PPG?

PPG adalah program pendidikan yang dirancang untuk mempersiapkan lulusan sarjana (S1/D4) kependidikan maupun non-kependidikan agar memiliki kompetensi guru sesuai standar nasional.

Program ini diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) terakreditasi di bawah pengawasan Kemendikbudristek.

Tujuan PPG

1. Meningkatkan kualitas guru di Indonesia.
2. Memastikan guru memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.
3. Menghasilkan guru yang mampu memenuhi standar nasional pendidikan.

Modus Penipuan Janji Kelulusan PPG dengan Bayar

Beberapa pihak tidak bertanggung jawab memanfaatkan keinginan calon guru untuk lulus PPG dengan mudah. Berikut modus yang kerap terjadi:

Baca juga:  Jalan Bagus, Warga Desa Banyu Asih Rasakan Dampak Positif Pembangunan Infrastruktur

1. Penawaran “Jaminan Lulus” dengan Biaya Tambahan

o Beberapa oknum menawarkan kelulusan tanpa harus mengikuti proses pembelajaran atau ujian dengan imbalan sejumlah uang.

2. Penyedia Jasa Pembuatan Portofolio Palsu

o Ada yang menjanjikan pembuatan dokumen portofolio palsu untuk memenuhi syarat kelulusan.

3. Calo Pendaftaran PPG

o Menawarkan pendaftaran jalur khusus dengan biaya tinggi, padahal pendaftaran PPG harus melalui proses resmi.

Peringatan Resmi dari Kemendikbudristek

Kemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) telah mengeluarkan peringatan keras terhadap praktik penipuan ini. Beberapa poin penting yang disampaikan:

• PPG tidak menjual kelulusan. Kelulusan hanya ditentukan melalui proses pembelajaran dan evaluasi yang ketat.
• Peserta yang terbukti melakukan kecurangan akan dikenakan sanksi, termasuk pembatalan kelulusan dan sanksi hukum.
• Pendaftaran PPG hanya melalui jalur resmi di laman https://ppg.kemdikbud.go.id/.

Dampak Negatif Jika Terjerat Penipuan

Baca juga:  Larangan Kendaraan Dinas untuk Mudik, KPK Minta Pengawasan Ditingkatkan

1. Risiko Hukum – Terlibat dalam praktik kecurangan dapat berujung pada tuntutan pidana.
2. Pemborosan Biaya – Uang yang dikeluarkan tidak akan menjamin kelulusan.
3. Diblacklist dari Program PPG – Peserta yang ketahuan curang bisa dilarang mengikuti PPG selamanya.

Tips Menghindari Penipuan PPG

1. Selalu ikuti informasi resmi dari Kemendikbudristek atau LPTK terakreditasi.
2. Jangan percaya tawaran “jalur cepat” dengan biaya tertentu.
3. Laporkan jika menemukan praktik mencurigakan melalui kanal pengaduan Kemendikbudristek.

Program PPG dirancang untuk mencetak guru profesional, bukan sebagai ajang mencari keuntungan ilegal.

Calon peserta harus waspada terhadap penipuan berkedok “jaminan lulus” dan tetap mengutamakan integritas.

Selalu ikuti prosedur resmi dan hindari praktik tidak etis yang dapat merugikan diri sendiri dan masa depan pendidikan Indonesia.(*)

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: ppg.dikdasmen.go.id, gtk.dikdasmen.go.id, kemdikbud.go.id

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ada yang Teriak, Ada yang Ketawa! Keseruan Anak TK Saat Edukasi Damkar
Janjian Lewat Instagram, Tawuran Pelajar di Pandeglang Berujung Bacokan
Viral! Kapolres Serang Ikut Bangun Kelas Baru untuk Santri di Carenang
Tangis Haru Warnai Pelepasan Siswa SMPN 6 Pasar Kemis, Pesan Kepala Sekolah Bikin Tersentuh
SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Transparan dan Obyektif Tegas Bupati Tangerang
Lebih Dari 150 Siswa MI Al-Husna Desa Lontar, Kini Belajar Tenang Tanpa Khawatir Gangguan Banjir
“SPENDU Menggila!” SMP Negeri 2 Bajawa Resmi Buka PPDB 2026/2027, Saatnya Generasi Muda Ngada Rebut Kursi Sekolah Penuh Prestasi
Pecah! SPENDU CUP I Sulap Bajawa Jadi Neraka Voli Putri, Tribun Berguncang oleh Teriakan dan Semangat Juang
Berita ini 19 kali dibaca
Program PPG (Pendidikan Profesi Guru) adalah jalur resmi pemerintah untuk mencetak guru profesional. Kemendikbudristek memperingatkan agar calon peserta tidak tergiur tawaran 'kelulusan instan dengan bayar' karena merupakan penipuan. Proses kelulusan PPG hanya melalui uji kompetensi ketat tanpa jalur khusus. Artikel ini membahas: modus penipuan PPG terbaru, sanksi bagi pelaku kecurangan, cara daftar PPG yang benar melalui situs resmi ppg.kemdikbud.go.id, serta tips menghindari penipuan. Simak juga peringatan resmi dari Ditjen GTK Kemendikbudristek tentang bahaya menggunakan jasa calo atau pembuat portofolio palsu. Dapatkan informasi lengkap syarat, biaya, dan alur PPG Prajabatan/Dalam Jabatan yang sah sesuai Permendikbud terbaru.

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:27 WIB

Ada yang Teriak, Ada yang Ketawa! Keseruan Anak TK Saat Edukasi Damkar

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:10 WIB

Janjian Lewat Instagram, Tawuran Pelajar di Pandeglang Berujung Bacokan

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:10 WIB

Viral! Kapolres Serang Ikut Bangun Kelas Baru untuk Santri di Carenang

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:37 WIB

Tangis Haru Warnai Pelepasan Siswa SMPN 6 Pasar Kemis, Pesan Kepala Sekolah Bikin Tersentuh

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:14 WIB

SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Transparan dan Obyektif Tegas Bupati Tangerang

Berita Terbaru

Foto : Mantan Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya

Hukum & Kriminal

Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi

Rabu, 10 Jun 2026 - 13:35 WIB

Foto : Wamenlu RI Anis Matta

Nusantara

Tanda Tanda Keruntuhan Israel Ungkap Wamenlu RI

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:38 WIB

Foto : Victor Lai

Olahraga

Menyenangkan Bertanding di Istora

Rabu, 10 Jun 2026 - 10:48 WIB