Institut Kemandirian dan Dompet Dhuafa Genjot SDM Mandiri, Produktif, dan Siap Bersaing Global

Avatar photo

Rabu, 28 Mei 2025 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peresmian platform dalam rangka milad ke-20 untuk Institut Kemandirian Dompet Dhuafa. (Dok Istimewa)

Peresmian platform dalam rangka milad ke-20 untuk Institut Kemandirian Dompet Dhuafa. (Dok Istimewa)

Metrosiar – Dalam rangka memperingati dua dekade kiprah pemberdayaan, Institut Kemandirian (IK) yang berada di bawah naungan Dompet Dhuafa merayakan 20 tahun dedikasi membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang mandiri dan produktif.

Acara bertajuk “20 Tahun Inspirasi Kebermanfaatan” digelar di Teras Kota, Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, Banten, pada (27/5/2025).

Kegiatan ini menandai tonggak penting dalam perjuangan menekan angka pengangguran di Indonesia.

Sejak berdiri, IK telah memberikan pelatihan vokasional kepada lebih dari 8.600 peserta dari berbagai latar belakang ekonomi di 29 provinsi.

Lulusan IK tidak hanya siap kerja, namun juga banyak yang sukses menjadi wirausahawan mandiri.

Mengatasi Pengangguran Lewat Pendidikan Vokasional

Direktur Institut Kemandirian, Abdurrahman Usman, menegaskan bahwa pendidikan vokasional dan program inkubasi bisnis adalah solusi strategis untuk memutus rantai pengangguran.

“Di usia ke-20 ini, kami ingin mengingatkan bahwa membangun manusia adalah kunci mengatasi pengangguran. Kami fokus pada pelatihan yang terukur, sistematis, dan sesuai kebutuhan dunia kerja,” ujar Abdurrahman dalam sambutannya.

Baca juga:  Cara Efektif Hadapi Anak Tantrum Menurut Terapis RSJD Atma Husada Mahakam

Ia juga menekankan bahwa momen milad bukan sekadar perayaan, tetapi bentuk komitmen untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang tangguh, adaptif, dan siap bersaing secara global

Milad 20 Tahun Institut Kemandirian
Milad 20 Tahun Institut Kemandirian (dok Istimewa).

Peluncuran Platform Baru dan Diskusi Inovatif

Dalam perayaan tersebut, IK meluncurkan platform digital pasukagercep.ID serta memperkenalkan TEKUN (Training Lifecycle Management System) sebagai sistem manajemen pelatihan terbaru.

Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas proses pembelajaran dan pemantauan hasil pelatihan.

Acara juga diramaikan dengan forum diskusi interaktif bertema “0% Pengangguran”, menghadirkan narasumber seperti Dr. Baban Sarbana dan Perawati, yang membahas strategi konkret dalam menciptakan lapangan kerja berbasis keterampilan.

Kisah Sukses Alumni dan Hiburan Inspiratif

Beberapa alumni Institut Kemandirian turut hadir dan membagikan kisah inspiratif mereka. Melisa dan Wandi merupakan contoh nyata bagaimana pelatihan di IK mampu mengubah hidup menjadi lebih mandiri dan bermakna.

Salah satu alumni, Ratna Jumila (28), lulusan program pelatihan Maternity Spa, mengungkapkan bahwa pembinaan dari IK telah membuka jalan karier hingga ke luar negeri.

Baca juga:  Mau Masuk SMA/SMK Favorit di Jawa Barat? Ini Info Resmi SPMB Jabar 2025!

“Berkat pelatihan dari Institut Kemandirian, tiga dari kami kini bekerja di luar negeri, seperti di Qatar dan Arab Saudi. Saya berharap ke depan, Institut Kemandirian bisa membantu mengurangi pengangguran di Indonesia hingga 0 persen,” ujar Ratna penuh semangat.

Ratna Jumila salah satu alumni Institut Kemandirian
Ratna Jumila salah satu alumni Institut Kemandirian (dok. Istimewa).

Tak hanya itu, suasana acara makin semarak dengan kehadiran penyanyi Hanin Dhiya, yang memberikan sentuhan hiburan yang membangkitkan semangat peserta dan undangan.

Membangun Masa Depan Lewat Kolaborasi dan Inovasi

Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, dan Direktur Program Pendidikan Dompet Dhuafa, Asep Herdiana, turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap peran strategis IK dalam pembangunan SDM Indonesia.

Dengan menyeimbangkan hardskill, softskill, dan life skill, Institut Kemandirian menjadi model pemberdayaan yang menjawab tantangan zaman.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, langkah-langkah inovatif dan kolaboratif seperti ini membuktikan bahwa masa depan bangsa dapat dibentuk dari investasi pada manusia.(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
Bukan Sekadar Ngopi, Alumni UI Banten Bakal Gelar Pertemuan Spesial
Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas
Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi
Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028
Tinggal di Pinggir Cisadane, Anak-anak Kampung Cacing Disorot! Ada Apa?
PSMTI Banten Bidik Kerja Sama Pendidikan hingga Pertukaran Mahasiswa dengan UT
10 Sesat Pikir yang Diam-Diam Bisa Menjebak Cara Berpikir
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Rabu, 30 September 2026 - 10:50 WIB

Bukan Sekadar Ngopi, Alumni UI Banten Bakal Gelar Pertemuan Spesial

Selasa, 29 September 2026 - 13:10 WIB

Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas

Senin, 28 September 2026 - 09:59 WIB

Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi

Minggu, 27 September 2026 - 23:37 WIB

Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028

Berita Terbaru