Melempar Jamrah: Saat Diri Menjadi Musuh Terbesar

Avatar photo

Senin, 9 Juni 2025 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrosiar – Di padang Mina, di antara jutaan langkah yang bertakbir dan bertalbiyah, seorang hamba berdiri mematung. Di telapak tangannya, tujuh batu kecil menggigil bersama jari-jarinya. Tak besar, tak berat. Tapi setiap batu itu membawa beban: luka yang tak sembuh, dosa yang tak sempat diucap, dan air mata yang tak terlihat.

Beginikah Nabi Ibrahim dahulu menepis godaan iblis? Demi cinta pada Tuhan yang tak kasat mata, demi perintah yang tak masuk logika? Beginikah seorang ayah menyerahkan anaknya bukan karena tak sayang, tapi justru karena terlalu cinta—pada Tuhannya?

Kini, di hadapan tiga jamrah yang berdiri bisu, kita pelan-pelan menyadari: setan yang kita lawan bukan lagi sosok luar. Tapi sesuatu yang jauh lebih dekat—diri sendiri.

Baca juga:  Boneka Gajah Ramah Lingkungan, Simbol Dukungan Permata Bank untuk Disabilitas

Jamrah Ula adalah suara di kepala yang terus berbisik: “Kau gagal. Kau tak layak. Tak ada yang peduli.”

Jamrah Wustha adalah luka yang tak sembuh: iri yang membusuk, cinta yang salah tempat, kecewa yang tak selesai.

Jamrah Aqabah, yang paling besar, adalah tindakan: amarah yang menyakiti, kata-kata yang menyesakkan, keputusan yang membunuh nurani.

 

Mina: Bukan Hanya Lokasi, Tapi Kondisi Jiwa

Mina bukan hanya tempat di tanah Arab. Mina adalah ruang sunyi dalam diri kita, tempat di mana setiap hari kita diuji:

Apakah kita berani melempar ego?

Berani meninggalkan luka yang kita peluk terlalu lama?

Baca juga:  Pengumuman Hasil SNBP 2025, Cek Kelulusanmu Hari Ini

Berani berkata, “Ya Allah, aku kalah oleh diriku sendiri. Tapi aku ingin pulang.”

Lemparlah.

Biar Allah menyaksikan air matamu yang jatuh pelan.

Biar langit mencatat zikir yang tak sempat dilafalkan.

Biar bumi menjadi saksi, bahwa hari ini, ada seorang hamba yang berusaha menang melawan dirinya sendiri.

 

Tujuh Batu, Tujuh Nilai

Jika tak sanggup melempar semuanya hari ini, tak apa. Simpan tujuh batu itu dalam hati—bukan untuk dilukai, tapi untuk disembuhkan:

Kejujuran. Keteguhan. Kesabaran. Syukur. Tawakal. Cinta. Taubat.

Karena jihad terbesar bukanlah mengangkat senjata, tapi memilih tetap berjalan kepada Allah—

meski tertatih, meski sendirian, meski tak dimengerti siapa pun.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah
Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan Calon Penggantinya: “Adik Saya”
Langkah Nyata Ray Bena Mencetak Generasi Unggul: 4.500 Siswa Terima Seragam Gratis, Kontingen Jambore Emban Misi Daerah
158 Mahasiswa GENTASKIN Diterjunkan ke Desa-Desa Ngada, Wabup Berni Dhey: Jangan Pulang Hanya Membawa Laporan, Tinggalkan Warisan Perubahan
Pendidikan Menembus Pelosok! Wabup Ngada Resmikan SMPS Matago Christian College, Sekolah Berasrama Buka Harapan Baru bagi Anak Desa
Ratusan Mahasiswa KKN “Serbu” Desa-Desa Ngada, Bupati dan Wabup Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Akselerasi Pembangunan Berbasis Masyarakat
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
SPENSA Bajawa Gelar Festival Talenta Terbesar, Akademik, Olahraga dan Seni Bersatu dalam Satu Panggung
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:38 WIB

Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50 WIB

Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan Calon Penggantinya: “Adik Saya”

Senin, 20 Juli 2026 - 15:53 WIB

Langkah Nyata Ray Bena Mencetak Generasi Unggul: 4.500 Siswa Terima Seragam Gratis, Kontingen Jambore Emban Misi Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:20 WIB

158 Mahasiswa GENTASKIN Diterjunkan ke Desa-Desa Ngada, Wabup Berni Dhey: Jangan Pulang Hanya Membawa Laporan, Tinggalkan Warisan Perubahan

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:28 WIB

Pendidikan Menembus Pelosok! Wabup Ngada Resmikan SMPS Matago Christian College, Sekolah Berasrama Buka Harapan Baru bagi Anak Desa

Berita Terbaru

Menko Polkam Djamari Chaniago (tengah) memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor.

Hukum & Kriminal

3,37 Ton Narkoba Dimusnahkan, Pesan Menko Polkam Langsung Jadi Sorotan

Jumat, 24 Jul 2026 - 18:57 WIB