Metrosiar- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngada, Yosef Filius David Jawa (Jois Jawa), mengapresiasi suksesnya Pacuan Kuda Bupati Cup 2025, yang digelar pada Jumat, (5/9/25), di arena Sirkuit Turewuda, Kecamatan Soa.
Ribuan penonton memadati arena pacuan, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap ajang olahraga ini.
Dalam pernyataannya, Jois Jawa yang mewakili Lembaga DPRD, menyampaikan bahwa pacuan kuda bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan masyarakat serta memperkenalkan potensi daerah kepada wisatawan.
“Kami sangat mengapresiasi Pacuan Kuda Bupati Cup 2025 yang bukan hanya sekadar ajang olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat serta mempromosikan potensi daerah. Ngada memiliki daya tarik wisata olahraga yang kuat dan berpotensi untuk terus berkembang,” ujarnya.
Pria asal Naru Kecamatan Bajawa ini menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya berkuda di Kabupaten Ngada yang merupakan warisan leluhur yang tidak pernah pudar.
“Pacuan kuda ini bukan hanya sekadar ajang kejuaraan, tetapi lebih dari itu adalah kita dituntut untuk selalu menjaga, melestarikan dan mewarisi budaya leluhur khususnya budaya berkuda,” ungkap Jois Jawa.

Ia menjelaskan, berkuda bagi orang ngada adalah simbol perjuangan, optimisme, dan jiwa ksatria. Ini nilai yang diwariskan secara turun temurun dan kewaijban generasi sekarang yang harus dijaga dan selanjutnya diwariskan ke generasi selanjutnya selaras visi Pemerintah Kabupaten Ngada 2025 – 2030 ” Terwujudnya Masyarakat Ngada Yang Unggul, Mandiri, dan Berbudaya, Berbasis Pengelolaan Sumber Daya Manusia Berkualitas dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan ” tambah dia.
Lembaga DPRD tentunya lanjut Jois, berkomitmen bersama Pemerintah mewujudkan visi tersebut, dan Pacuan Kuda ini menjadi salah satu langkah kongkrit mewujudkannya.
Ia juga menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam mempertahankan serta meningkatkan kualitas acara ini agar manfaat ekonomi bagi masyarakat semakin besar.
“Ke depan, kami berharap acara seperti ini mendapatkan dukungan lebih besar, baik dari pemerintah maupun sektor swasta, sehingga dampaknya bagi perekonomian lokal semakin terasa,” tambahnya.

Selain Jois Jawa, acara ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, di antaranya Bupati Ngada Raymundus Bena, Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, Dandim 1625/Ngada Kol.Inf. Imam Subekti, Penjabat Sekda Ngada Yohanes C. Watu Ngebu, serta sejumlah pengurus organisasi Pordasi Cabang Ngada.
Pantauan media di laga Final, setiap race berlangsung sengit, dengan persaingan ketat antara para joki terbaik.
Pacuan Kuda Bupati Ngada Cup 2025 tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat tradisi dan kebanggaan daerah dalam dunia pacuan kuda di Indonesia.
Jois Jawa berharap keberhasilan acara ini dapat menjadi pijakan untuk penyelenggaraan yang lebih besar di masa mendatang, menjadikan Ngada sebagai salah satu pusat pacuan kuda terbaik di Indonesia, khususnya di Provinsi NTT.
Editor : Frans Dhena
Sumber Berita: Metrosiar









