Metrosiar – Timnas Indonesia baru saja meraih prestasi yang membanggakan di ajang sepak bola internasional. Pada Kamis (3/4/2025), FIFA mengumumkan peringkat terbaru dan menempatkan Indonesia di posisi ke-123 dunia.
Peningkatan empat peringkat dari posisi sebelumnya di peringkat 127 ini menjadi pencapaian terbaik dalam 15 tahun terakhir.
Kemenangan dramatis 1-0 atas Bahrain dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia menjadi faktor kunci atas keberhasilan ini, meskipun Indonesia sebelumnya harus menyerah 1-5 dari Australia.
Prestasi ini disambut gembira oleh seluruh elemen sepak bola Indonesia. Kemenangan atas Bahrain, yang sempat dianggap akan sulit dicapai, menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam performa dan strategi Timnas Indonesia.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras para pemain, pelatih, dan seluruh tim yang mendukung di belakang layar.
Perjuangan panjang dan usaha keras yang telah dilakukan akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan rasa syukur dan optimisme terhadap pencapaian Timnas di peringkat FIFA.
“Ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi seluruh tim. Kami berharap peringkat ini dapat terus meningkat hingga masuk 100 besar dunia,” ungkap Erick Thohir dalam pernyataan resminya.
Peningkatan peringkat FIFA ini menjadi sejarah bagi Timnas Indonesia, dengan posisi ke-123 merupakan yang terbaik dalam 15 tahun terakhir.
Hal ini mencerminkan tren positif dan perkembangan yang signifikan dalam kualitas permainan Timnas Indonesia. Tentu, ini menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk terus berusaha dan meningkatkan performa mereka.
Meski demikian, Indonesia masih berada di bawah negara-negara ASEAN lainnya seperti Thailand dan Vietnam. Tetapi, hal ini tidak mengurangi semangat Timnas Indonesia untuk terus berjuang.
Mereka menyadari bahwa masih banyak aspek yang perlu diperbaiki untuk bisa bersaing dengan negara-negara kuat di Asia Tenggara dan dunia.
Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan datang akan menjadi ujian nyata bagi Timnas Indonesia.
Pertandingan melawan China dan Jepang pada Juni 2026 mendatang akan menjadi peluang emas bagi Timnas untuk kembali menunjukkan perkembangan kualitas mereka dan meraih hasil positif untuk meningkatkan peringkat FIFA lebih lanjut.
Kemenangan dalam pertandingan ini akan menjadi langkah penting menuju target masuk 100 besar dunia.
Meskipun telah mencatatkan peringkat terbaik dalam 15 tahun terakhir, Timnas Indonesia masih memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.
Persaingan internasional yang semakin ketat membutuhkan kerja keras dan strategi yang lebih matang untuk terus memperbaiki peringkat.
Juga peningkatan kualitas pemain, pelatihan intensif, dan dukungan penuh dari berbagai pihak menjadi faktor krusial.
Pembinaan usia muda juga menjadi elemen penting dalam perkembangan sepak bola Indonesia. Dengan melahirkan bibit-bibit unggul sejak dini, Timnas Indonesia dapat memiliki pemain berkualitas yang mampu bersaing di level internasional dalam jangka panjang.
Investasi pada infrastruktur dan pengembangan sepak bola usia muda sangat penting untuk diperhatikan.
Tak kalah penting, dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia juga menjadi kunci.
Semangat nasionalisme dan dukungan dari para suporter akan memberikan motivasi tambahan bagi para pemain untuk berjuang lebih keras.
Dukungan moral dan materi dari berbagai pihak akan sangat membantu dalam kemajuan sepak bola Indonesia.
Seiring kerja keras, strategi yang tepat, dan dukungan penuh dari semua pihak, Timnas Indonesia optimis dapat terus meningkatkan peringkat FIFA dan mencapai target masuk 100 besar dunia. Meskipun perjalanan masih panjang, semangat dan tekad untuk meraih prestasi gemilang tetap menyala.
Peringkat 123 dunia saat ini menjadi batu loncatan bagi Timnas Indonesia untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Semoga pencapaian ini dapat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk menekuni dunia sepak bola dan membawa nama bangsa harum di kancah internasional.
Pembagian Tiket Piala Dunia 2026 USA – Meksiko – Kanada:
Setiap zona kontinental atau konfederasi akan mendapatkan tambahan alokasi tiket untuk putaran final. Berikut rinciannya:
- Asia: 8,5 (8 tiket langsung, 1 tiket melalui play-off antar zona)
- Afrika: 9,5
- Amerika Tengah dan Utara (CONCACAF): 3+3+2 (3 tiket tuan rumah, 3 tiket kualifikasi, 2 play-off)
- Amerika Selatan (CONMEBOL): 6,5
- Eropa: 16
- Oseania: 1,5.
Peluang Timnas Indonesia

Timnas Indonesia mendapat keuntungan karena penambahan empat tiket untuk zona Asia. Ini memberi peluang yang lebih besar untuk lolos, meskipun tetap bukan hal yang mudah.
Perebutan tiket di zona Asia dibagi dalam lima tahap. Indonesia memulai dari putaran pertama dan berhasil mengalahkan Brunei dengan agregat 12-0.
Di putaran kedua, Indonesia bersaing memperebutkan dua tiket ke putaran ketiga dari Grup F. Tim Garuda berhasil bersaing untuk berada di dua besar klasemen bersama Irak, Vietnam, dan Filipina.
Indonesia pun berhasil lolos ke putaran ketiga, di mana tiket untuk putaran final mulai didistribusikan. Sebanyak 18 tim yang lolos akan dibagi dalam tiga grup.
Dua tim teratas di setiap grup langsung lolos ke putaran final (sekarang Jepang sudah memastikan lolos).
Indonesia saat ini berada di posisi ke-4 dengan 9 poin dari 8 laga dari total 10 laga yang dijadwalkan.
Tim yang berada di urutan tiga dan empat masih memiliki kesempatan lolos dan akan maju ke putaran keempat. Enam tim akan dibagi dalam dua grup, dengan masing-masing juara grup lolos ke putaran final.
Tim yang menjadi runner-up berhak melaju ke putaran kelima untuk berebut tiket play-off. Di play-off, tim dari seluruh zona kontinental akan bersaing untuk merebut dua tiket menuju putaran final.(*)
Editor : Wodo Ndaya Coya
Sumber Berita: Liputan 6










